Nasional

Wamendagri Wiyagus Minta Pemkab Bogor Percepat Pembentukan Desa Siaga TBC

Channel9.id – Bogor. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mewakili Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis (TBC). Ia menargetkan pembentukan Desa Siaga TBC di Kabupaten Bogor dapat dirampungkan pada semester pertama 2026 karena angka kasus TBC di wilayah tersebut termasuk tertinggi secara nasional.

Permintaan itu disampaikan dalam Pertemuan Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata dalam Upaya Percepatan Eliminasi TBC di Gedung Serbaguna I Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, Kamis (26/2/2026). Wiyagus juga menilai progres pendataan Desa Siaga TBC yang masih di bawah 50 persen perlu segera dievaluasi oleh jajaran Pemkab Bogor.

“Nah, ini menjadi PR kita bersama Pak Sekda ya, kemudian Pak Camat, Pak Kades yang belum ya. Ini menjadi bahan evaluasi tersendiri,” kata Wiyagus dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (28/2/2026).

Wiyagus menyebut Indonesia saat ini berada di posisi kedua dunia dalam jumlah kasus TBC setelah India. Ia menegaskan Kementerian Dalam Negeri akan terus mendorong pelayanan kesehatan dasar menjadi tolok ukur keberhasilan kepala daerah serta melakukan evaluasi langsung ke lapangan.

“Saya juga akan melakukan evaluasi secara langsung ke lapangan nanti ya, tentang Desa Siaga TBC ini. Baik yang sudah ada maupun progres dari desa-desa yang belum ada Desa Siaga TBC ya,” ujar Wiyagus.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar penanggulangan TBC berjalan maksimal, termasuk dalam perencanaan dan penganggaran daerah. Ia juga meminta semua pihak meluruskan stigma negatif terhadap penderita TBC karena penyakit tersebut dapat disembuhkan melalui pengobatan yang tepat.

“Upaya penanganan TBC di Kabupaten Bogor dapat terus dipacu sehingga berkontribusi terhadap penurunan angka TBC secara nasional,” tutupnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Zahera Mega Utama, dan Tenaga Ahli Madya Kantor Staf Presiden Adele Hutapea. Sejumlah pihak terkait lainnya juga hadir dalam agenda tersebut.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4  +  3  =