Connect with us

Lifestyle & Sport

Sego Tempong, Ikon Kuliner Khas Banyuwangi

Tayang

,

Channel9.id-Banyuwangi. Tak pus rasanya, bila tak mencicipi kuliner khas Banyuwangi. Salah satunya ialah Sego Tempong. Kuliner ini adalah makanan tradisional berupa sajian nasi yang disajikan dengan berbagai lauk pauk, lalapan, dan sambal yang khas.

Sekilas, makanan ini tampak sangat sederhana. Namun, kesederhanaan itu lah yang memberi rasa dan kenikmatan yang sangat khas.

Sego Tempong atau nasi tempong kuliner pedas muncul di tahun 1980an. Nama Sego Tempong sendiri diambil dari kata “tempong” yang dalam bahasa asing berarti “tampar”. Makanan ini dinamakan demikian karena memang ciri khas dari Sego Tempong ini adalah sambalnya yang pedas seakan menampar mulut kita.

Karena rasanya yang khas, kini Sego Tempong telah menjadi salah satu ikon kuliner di Banyuwangi. Sehingga juga dapat dinikmati oleh masyarakat kota maupun para wisatawan yang datang ke sana.

Sego Tempong ini terdiri dari sajian nasi, lauk pauk, sambal dan sayuran sebagai lalapan. Untuk sambal yang disajikan merupakan sambal tomat pedas yang diolah dari bahan seperti cabai rawit, tomat, terasi dan lain-lain.

Satu porsi nasi tempong biasanya disajikan aneka lauk pauk seperti tahu, tempe, ikan asin dan perkedel jagung. Untuk sayuran juga terdapat sayur bayam rebus, terong rebus, mentimun dan daun kemangi sebagai lalapan. Selain itu ada juga menu tambahan seperti telur dadar, hati, pepes, ayam goreng dan beberapa jenis makanan laut lainnya. Dan tidak lupa juga sambal tempong yang menjadi ciri khas dari sajian Sego Tempong ini.

virdika rizky utama

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle & Sport

Lisa Marie Presley: Aku Menikahi Michael Jackson Demi Menyelamatkannya

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Selama hidupnya, Michael Jackson sudah menikah dua kali. Pertama dengan Lisa Marie Presley pada 1994 hingga 1996, kemudian dengan Debbie Rowe pada 1996 hingga 1999.

Lisa mengaku, meski hanya menjalin hubungan rumah tangga selama dua tahun, memiliki banyak kenangan yang dibagikannya pada media.

Di 2003, Lisa sempat menceritakan awal mula keduanya bertemu hingga akhirnya menikah. Awalnya, Lisa menyatakan pertemuan pertama dengan Michael Jackson tak memberikan kesan apa-apa untuknya.

Saat itu ia masih remaja dan sedang menjalin hubungan dengan Danny Keough (yang menjadi suami pertamanya). Bertahun-tahun kemudian mereka pun kembali bertemu. Menurut Lisa, Michael jadi orang yang berbeda saat bersamanya.

“Ia menjadi sangat nyata saat bersamaku,” tutur Lisa sebagaimana dikutip Rolling Stones.

“Aku rasa hal itu berfungsi untuknya saat berusaha mengubah imej dirinya untuk sementara,” tambahnya.

Tak hanya itu, Lisa pun menyebut sosok Michael Jackson amat berbeda dengan apa yang orang-orang tahu. Ia tampak lucu dan selalu mengumpat, bahkan ada persona yang ditampilkan olehnya yang membuatnya jadi jatuh hati,

“Aku percaya kepadanya, karena ia sangat meyakinkan. Aku tak tahu…Ia mengaku baru sadar akan semuanya, untuk sebuah alasan,” ujarnya.

Lisa Marie Presley dan Michael Jackson.Lisa Marie Presley dan Michael Jackson. Foto: Getty Images

Saat Lisa menikahi Michael Jackson pada 1994 lalu, saat itu sang pelantun ‘Heal The World’ itu sedang dituding melakukan pelecehan seksual. Putri penyanyi Elvis Presley itupun merasa jika dirinya akan menyelamatkannya dengan menikah.

“Aku masuk ke dalam hal ‘Aku akan menyelamatkanmu’. Ok, (ternyata) aku hanya delusi. Aku mendapatkan sebuah ide romantis di kepalaku bahwa aku bisa menyelamatkannya dan kita bisa menyelamatkan dunia,” ungkapnya.

Ia merasakan hal tersebut usai hidup bersama Michael Jackson setelah sebelumnya terpukau dengan segala hal baik yang dilakukannya untuk dunia.

Meski begitu Lisa selalu membela suaminya itu saat terkena kasus pelecehan seksual dan tak ada satupun pengakuan dari Lisa yang membuktikan jika Michael Jackson benar-benar melakukan pelecehan.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Mencicipi Getuk Pisang Khas Kediri

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Penikmat kuliner, tak akan puas mengunjungi Kabupaten Kediri bila tak membawa oleh-oleh khas untuk di bawa pulang. Salah satu kuliner khas yang layak di bawa pulang itu adalah Getuk Pisang SHR.

Sahri pemilik usaha Getuk Pisang SHR menjelaskan Getuk Pisang ini dibuat dari pisang raja nangka.

“Bahan-bahan lainnya pun masih alami dan tanpa bahan pengawet. Soal rasa, dijamin mantap,” katanya.

Sebelum menekuni bisnis ini, Sahri pernah bekerja di bidang penggemukan sapi. Dengan berjalannya waktu, Sahri diajak temannya untuk belajar membuat gethuk pisang.

Pada akhirnya ia pun tertarik menekuni usaha ini. Menurutnya, menjalankan usaha gethuk pisang sangatlah menguntungkan. Proses pembuatannya juga mudah dan tidak memakan waktu yang lama.

“Saya mengawali usaha ini pada tahun 2016. Di setiap perjalanan usaha pasti ada kendala yang dihadapi. Tapi harus tetap tekun dan pantang menyerah. Saat ini ada 6 orang karyawan yang membantu saya,” katanya.

Dalam satu minggu Sahri bisa memproduksi kurang lebih 6000 gethuk pisang. Selain dijual di tokonya sendiri, ia juga menitipkan di pusat oleh-oleh dan memasarkan melalui media sosial. Karena tidak menggunakan bahan pengawet, gethuk pisang SHR hanya tahan 3 – 4 hari.

Harga yang dibandrol bervariasi, tergantung ukuran kemasan. Gethuk kemasan 50 gram dijual dengan harga Rp 1.100, kemasan 100g harga Rp 3.000 dan ukuran 250g harga Rp 6.500. Bagi Anda yang tak sabar mencicipi enaknya Gethuk SHR, bisa memborongnya di kios penjualan, Jl. Pamenang Desa Ngasem Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

(virdika rizky utama)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Lima Destinasi Wisata Pantai Di Lamongan

Published

on

By

Channel9.id – Lamongan. Wilayah utara Kabupaten Lamongan Jawa Timur, memang surganya tempat liburan. Desa-desa di wilayah Pantura Lamongan menyimpan banyak potensi wisata, mulai dari destinasi wisata alam hingga edukasi. Semua yang ada kini digarap secara serius dalam bentuk program Desa Wisata Bahari (Dewi Bahari).

Menurut MS Heru Widi, Kepala Dinas Perikanan Lamongan, di Kabupaten Lamongan telah ada sejumlah desa di wilayah Pantura yang memiliki prospek cerah untuk dikembangkan menjadi Dewi Bahari.

“Ada beberapa dewi di pantura yang perlu dikembangkan dan prospektif. Saat ini yang sudah ada dan prospektif ada lima,” ujar Heru, Kamis, (20/2/2020). 

Bahkan, satu dari lima Desa Wisata Bahari, sangat hits dan menjadi jujukan untuk berlibur ke Lamongan, yakni Pantai Kutang di Desa Labuhan, Kecamatan Brondong. “Desa Labuhan juga ada kampung Kerapu,” katanya. 

Ia pun merinci, tiga destinasi Desa Wisata Bahari lainnya, yakni Pantai Tunggul, Desa Tunggul, Pantai Klayar Desa Sidokelar Kecamatan Paciran, Pantai Joko Mursodo Desa Lohgung Kecamatan Brondong, dan Dewi Pemancingan German, di Desa German Kecamatan Sugio. 

Desa Wisata Bahari ini merupakan program pengembangan yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini, dikatakan Heru merupakan program unggulan Dinas Perikanan Lamongan sebagai bentuk riil dalam pengembangan desa. 

“Dewi Bahari itu memang sebutan secara nasional dari Kementerian KKP, di daerah tinggal menambah sesuai nama wisata atau desa lokasi,” katanya. 

Menurut Heru, hadirnya Desa Wisata Bahari ini akan semakin mengembangan wilayah Pantura Lamongan, terutama dari sektor ekonomi pesisir yang di dalamnya juga didukung wisata. “Perlu dikembangkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya peningkatan ekonomi masyarakat dari sektor wisata saja, namun juga ditunjang dengan hadirnya berbagai jenis makanan olahan dan kerajinan tangan. 

“Pengembangan ekonomi utamanya sebagai market untuk UKM olahan ikan dan kerajinan bernuansa laut, ikan, nelayan dan kehidupan pesisir,” tuturnya. 

Lebih lanjut tambah Heru, hadirnya sejumlah  Desa Wisata Bahari (Dewi Bahari) ini akan menjadi wajah Kabupaten Lamongan di wilayah Pantura. “Ke depan dengan pengembangan dewi diharapkan bisa menjadi etalase Kabupaten Lamongan,” katanya. 

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC