Connect with us

Techno

Kominfo Kembali Buru Situs Film Bajakan

Tayang

,

Channel9.id-Jakarta. Ancaman denda dan pidana Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terhadap IndoXXI agar segera tutup, rupanya tidak membuat situs lain yang serupa kapok. Misalnya, ada bioskopkeren.show, premierxxi.org, cinematrans7.net, movieajip.com, juraganfilm.tv, movies21.watch, nontonfilmdrama.com, bioskopgo.com, filmapik.de, hingga dramaserial.biz.

Tahu tentang kabar itu, Kominfo lantas memburunya.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu menuturkan bahwa telah ada tujuh domain yang dihimpun di database pemerintah. Adapun di antaranya yaitu bioskopkeren.live, bioskopkeren.tech, bioskopkeren.space, nontonfilmdrama.com, juraganfilm.tv, dan movieajip.com.

Namun, masih ada 11 domain yang belum masuk database Kominfo. Yakni movies21.watch, bioskopgo.com, cinematrans7.com, filmapik.de,muvidhd21.xyz, dramaserial.biz, juraganfilm.licd, premierxxi.org, bioskopkeren. show, bioskopkeren.we, dan bioskopkeren.fun.

Menurut Ferdinandus, situs yang masuk ke dalam datase Kominfo ini sudh diblokir pemerintah. Sementara itu, situs yang di luar database belum diblokir. “Yang tidak ada di database akan kami verifikasi. Kalau memang melanggar akan kami blokir,” ungkapnya.

Kominfo pun turut menjanjikan akan segera menutup akses ke situs tersebut dalam waktu dekat ini.

“Jangan biasakan hidup melawan dengan melanggar aturan, jangan biasakan beraktivitas melanggar aturan. mengakses menonton film bajakan atau film dari situs ilegal adalah perbuatan pidana,” tutur Ferdinandus.

lutfia harizuandini

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Techno

WhatsApp Rilis Cek Kebenaran Pesan Viral

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. WhatsApp merilis fitur baru yang akan memungkinkan pengguna untuk memeriksa kebenaran pesan yang diteruskan oleh pengguna lain. Fitur cek fakta mandiri itu akan muncul dalam bentuk kaca pembesar di sebelah pesan viral yang diterima pengguna.

Dengan cara mengetuk ikon kaca pembesar, WhatsApp akan menanyakan kepada pengguna apakah mereka ingin mencari pesan yang diteruskan oleh pengguna lain di Google.

Dilansir Gizmochina, ikon kaca pembesar akan muncul di sebelah pesan apapun yang telah diteruskan ke lima orang atau lebih. Ikon itu juga bertujuan memberi para penggunanya kemampuan untuk segera memeriksa fakta dari pesan viral yang diterimanya.

Dalam sebuah contoh yang ditampilkan Whatsapp, situs pencarian menampilkan tiga situs cek fakta menyangkal sebuah situs web yang mengklaim bahwa minum air bawang putih segar akan menyembuhkan Covid-19.

Mengutip The Verge, WhatsApp sempat diperumit oleh fitur enkripsi end-to-end, yang mencegahnya dapat melihat konten dari setiap pesan yang dikirim pada layanan.

Dengan fitur pencarian baru, WhatsApp memberi pengguna kemampuan untuk memeriksa fakta sendiri, bukan perusahaan secara proaktif memindai pesan mengecek.

WhatsApp mengatakan bahwa pesan apa pun yang dipilih pengguna untuk dicari dikirim langsung ke peramban mereka tanpa diketahui oleh WhatsApp.

Fitur pencarian itu baru bisa dinikmati pengguna iOS, Android, dan Web di Brasil, Italia, Irlandia, Meksiko, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat. Namun, fitur tersebut belum bisa dinikmati di Indonesia.

IG

Continue Reading

Techno

Langgar Kebijakan YouTube, Video Anji-Hadi Pranoto Ditarik

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pihak YouTube buka suara soal penghapusan video Anji yang bertajuk ‘BISA KEMBALI NORMAL? OBAT COVID-19 SUDAH DITEMUKAN !! (Part 1)”. Diketahui, video yang diunggah pada 31 Juli ini, sudah tidak bisa diakses sejak Minggu (2/8).

Pihak Youtube menjelaskan bahwa penghapusan video tersebut merupakan perwujudan komitmen perusahaan, yakni memberi info yang tepat kepada masyarakat luas di situasi kritis, seperti pandemi Covid-19 ini.

“Kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang tepat waktu dan bermanfaat pada saat yang kritis ini, termasuk meningkatkan konten otoritatif,” terang Youtube melalui keterangan tertulisnya, Senin (3/8).

Pihak layanan berbagi video ini menambahkan, hal terbaik yang dilakukan saat ini yaitu dengan menggunakan data dari otoritas setempat sebagai cara untuk ‘memerangi’ informasi keliru.

“Mengurangi penyebaran informasi yang berbahaya dan menampilkan panel informasi, menggunakan data WHO atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, untuk membantu memerangi informasi yang salah,” sambungnya.

Selain itu, sebagaimana kebijakannya, YouTube pun melarang video yang mempromosikan metode medis tidak berdasar kepada masyarakat. “Dan kami dengan cepat menghapus video yang melanggar kebijakan ini ketika ditandai kepada kami,” sambungnya.

Diketahui sebelumnya, video Anji yang mewawancarai Hadi Pranoto yang mengklaim sebagai ahli mikrobiologi, sempat viral dan jadi topik pembahasan di sejumlah media sosial karena materi yang dibawa cukup sensitif.

Di video ini Hadi mengklaim telah menemukan obat berupa antibodi Covid-19. Tak hanya itu, ia menyampaikan informasi yang tidak akurat terkait titik leleh baja.

(LH)

Continue Reading

Techno

Terancam Diblokir di AS, TikTok Akan Diakuisisi Microsoft

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. TikTok terancam diblokir di Amerika Serikat (AS). Pasalnya, ada kekhawatiran bahwa anak dari perusahaan ByteDance ini merupakan kepanjangan tangan pemerintah Cina.

Beberapa lama kemudian, Microsoft dikabarkan akan mengakuisisi TikTok di AS. CEO Microsoft Satya Nadella memastikan tengah berdiskusi dengan ByteDance, untuk membicarakan hal ini.

Pengakuisisian kemungkinan menjadi jalan agar TikTok tetap bisa beroperasi di AS.

Tak hanya itu, Microsoft pun berniat membeli bisnis TikTok di Kanada, Australia dan Selandia Baru. Perusahaan ini pun kemungkinan akan menawarkan investor Amerika lain untuk terlibat dalam akuisisi itu.

“Struktur baru ini akan dibangun berdasarkan pengalaman yang saat ini disukai user TikTok, sembari menambahkan sekuriti kelas dunia, privasi, dan perlindungan keamanan digital,” ujar Microsoft, dikutip dari CNBC.

Berdasarkan sumber terkait, Presiden AS Donald Trump setuju dan memberi waktu 45 hari bagi Microsoft untuk mencapai kesepakatan membeli TikTok.

Microsoft mengatakan pihaknya akan memastikan data pengguna TikTok akan disimpan di AS. Sementara, data warga AS yang disimpan di lokasi negara lain akan dihapus.

Diketahui, sistem penyimpanan data itulah yang kerap dipermasalahkan oleh otoritas AS, kendati TikTok menegaskan pihaknya melindungi data pengguna dengan ketat.

Jika diskusi Microsoft dan TikTok berjalan mulus, tekad otoritas AS untuk memblokir TikTok bisa dibatalkan.

Sebelumnya, Trump memberi pernyataan tentang TikTok kepada reporter di Air Force One, saat penerbangan dari Florida ke Washington.

“Selama terkait TikTok, kami melarangnya dari Amerika Serikat,” pungkas Trump.

(LH)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC