Connect with us

Lifestyle & Sport

Beberapa Kegiatan yang Membikin Otak Cemerlang

Tayang

,

Channel9.id-Jakarta. Mobilitas masyarakat tentu terhambat di masa pandemi virus corona (SARS-CoV-2) karena mereka harus tetap di rumah.

Terlebih lagi dengan penerapan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang.

Tindakan itu memang diharuskan demi menghambat penyebaran virus.

Di sisi lain, bagi sejumlah orang, terlalu banyak di rumah justru menghambat otak untuk mengeksplorasi sesuatu hal. Sebab kegiatan menjadi sangat terbatas. Jika terbatas, ada kemungkinan otak menjadi ‘menyusut’ atau terhambat, bahkan pelupa.

Namun, jangan khawatir. Otak memang harus ditantang agar selalu cemerlang. Disarankan untuk melakukan hal berikut ini selama di rumah.

1. Olahraga
Rutin berolahraga bisa meningkatkan fokus dan daya ingat otak. Sebab zat protein bernama Brain Derived Neurotrophic Factor (BDNF) muncul dalam darah.

Saat darah mengalir melalui otak, sel-sel yang menyerap protein ini bertanggung jawab untuk meningkatkan memori dan fokus.

2. Membaca
Membaca bisa merangsang pertumbuhan jalur saraf baru. Pasalnya, membaca meningkatkan hubungan di korteks temporal kiri otak, yaitu bagian yang berhubungan dengan penyerapan informasi.

Selain itu, membaca juga melatih bagian otak yang berurusan dengan pemecahan masalah hingga menafsirkan perkataan orang lain.

3. Bermain gim
Gim yang dimaksud ialah gim yang otak untuk berpikir dan memecahkan masalah, seperti teka-teki silang, puzzle, rubik, dan lainnya.

Bermain gim tersebut bisa mengembangkan sistem otak yang bertugas untuk memproses dan menyimpang informasi, baik yang baru maupun yang lama. Pun bisa memperbaiki performa navigasi ruang, perencanaan strategis, dan performa motorik.

4. Bermain musik.
Bermain musik meningkatkan fungsi kognitif memori, pemecahan masalah, serta pengenalan pola. Efek ini berlaku pada orang-orang di usia dewasa, setengah baya, dan tua.

Kegiatan ini pun mempengaruhi kecepatan otak dalam memproses informasi kegiatan yang menuntut otak berpikir.

(LH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle & Sport

Kiat-Kiat Agar Tetap Aman di Masa New Normal

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Indonesia akan ada di fase new normal atau normal baru, setelah beberapa bulan menjalani physical distancing dan PSBB.

Di masa ini, sangatlah penting bagi masyarakat untuk mempelajari kiat-kiat hidup aman, agar terhindar dari infeksi virus corona SARS-CoV-2. Terlebih lagi, vaksin virus ini belum kunjung ditemukan.

Keluarga menjadi salah satu agen penting untuk mengedukasi dan saling menjaga setiap anggotanya di masa pandemi ini. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap aman di masa new normal.

Pertama, hal terpenting yaitu mengedukasi anggota keluarga perihal new normal dan Covid-19. Pembaca bisa memberi gambaran saat ini kepada anggota keluarga. Apalagi jika ada anggota yang belum memahami situasi pandemi.

Kedua, berkomunikasi dengan baik. Komunikasi di masa pandemi sangat penting agar new normal bisa dijalankan dengan aman. Antaranggota keluarga harus tahu kondisi kesehatan masing-masing.

Ketiga, pastikan protokol kesehatan harus selalu dijaga kendatipun di rumah. Cuci tangan selama 20 detik, hindari menyentuh wajah, dan cek suhu tubuh. Terlebih jika ada anggota keluarga yang mulai bekerja di kantor.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Beli Makan di Luar Rumah, Wajib Jalani Protokol Kesehatan

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Tidak semua orang mampu menyediakan makanan untuk dirinya sendiri atau keluarganya. Alasannya beragam, dari ketiadaan dapur bagi mereka yang hidup indekos hingga tidak bisa memasak. Mereka lantas terpaksa membeli makanan, entah melalui online ataupun langsung.

Di situasi pandemi Covid-19 ini, membeli makanan di mana pun membikin khawatir terinfeksi virus corona SARS-CoV-2. Khawatir tertular dari mitra pengantar makanan atau dari penjual makanan.

Oleh karena itu, ketika membeli makanan harus memerhatikan protokol kesehatan agar mencegah infeksi virus corona SARS-CoV-2.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bahkan menerbitkan pedoman “Serba Covid-19”, guna mencegah penyebaran virus.

Pedoman ini menjelaskan hal apa saja yang mesti dilakukan oleh penyedia dan pembeli makanan. Berikut beberapa poinnya.

1. Utamakan kebersihan. Warung, tempat memasak dan peralatan makan bersih harus bersih.

2. Tetap jalani physical distancing atau jaga jarak fisik, minimal satu meter dengan pengunjung lain.

3. Pastikan penjual atau penyaji makanan menggunakan masker dan sarung tangan.

4. Penyedia dan pembeli makanan harus selalu cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, selama 20 detik. Terlebih bila terpaksa makan di tempat. Jika sulit kedapatan air, bisa gunakan hand sanitizer.

5. Memilih makanan yang terlihat segar atau baru dimasak.

6. Bawa pulang makanan dan makan di rumah.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Cara Tenang Hadapi ‘New Normal’

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pandemi virus corona (SARS-CoV-2) memaksa segala aspek kehidupan untuk berubah atau beradaptasi.

Proses ini pun salah satunya berdampak pada kondisi psikologis seseorang. Banyak di antaranya yang selalu waspada bahkan hingga stres untuk mencegah infeksi, kini mereka harus berdamai dengan situasi baru untuk menghadapi ‘new normal’.

Sayangnya, tak semua orang bisa menerima dan menghadapi situasi baru ini. Menurut ahli kesehatan jiwa dari RSPI, Leonardi Gunawan, seseorang yang biasanya mudah tertekan, akan merasakan dampak pandemi ini lebih berat.

Untuk terhindar dari stres dan rasa tertekan berkepanjangan dalam menghadapi situasi baru imi, Leonardi menyarankan beberapa hal.

1. Menjaga kesehatan
Disarankan berolahraga ringan secara rutin. Juga disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat dan gizi seimbang.

Selain itu, tidur teratur dalam waktu yang cukup. Orang dewasa disarankan tidur 7-8 jam setiap malam.

1. Istirahat dari berita soal pandemi
Berikan diri Anda istirahat dari menonton, membaca, atau mendengarkan berita soal Covid-19, termasuk media sosial. Mendapatkan informasi mengenai pandemi berulang kali dapat menimbulkan perasaan cemas berlebih.

2. Beraktivitas fisik
Semakin rutin beraktivitas fisik, maka semakin rendah tingkat stres yang dimiliki.

Aktivitas fisik dan olahraga terbukti berperan penting dalam manajemen stres karena dapat menurunkan kadar hormon stres, seperti adrenalin dan kortisol dalam tubuh. Di saat yang sama, aktivitas fisik juga menstimulasi produksi endorfin yang emberi rileks.

3. Selalu terhubung dengan orang lain
Berbicara lah dengan orang yang dipercayai tentang perasaan dan kekhawatiran. Bercerita akan meringankan beban seseorang.

4. Bersantai
Luangkan waktu untuk bersantai. Lakukan aktivitas lain yang disukai, yang dapat membantu mengalihkan perhatian yang selalu terfokus pada pandemi.

5. Pahami fakta Covid-19
Memahami fakta yang akurat dan benar tentang Covid-19, akan membuat terhindar dari stres berlebih.

6. Istirahat dari berita tentang pandemi
Setelah upaya tersebut dilakukan, seseorang akan terbiasa dengan ‘new normal’ atau situasi yang baru ini. Pada tahap ini, mestinya seseorang tak lagi merasa terganggu dan sudah merasa nyaman dengansemua perubahan akibat pandemi.

“Kehidupan Anda sudah mulai kembali produktif dan menyenangkan untuk dijalani,” ujar Leonardi.

(LH)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC