Channel9.id, Jakarta — TNI menyiapkan operasi besar-besaran untuk mempercepat penanganan bencana alam yang melanda tiga provinsi terdampak—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sejumlah alutsista udara dan laut dikerahkan untuk memperlancar distribusi bantuan logistik, tenaga kesehatan, dan peralatan pendukung mulai 28 November 2025.
Pengerahan Alat Angkut Udara
TNI mengerahkan 14 unit pesawat dan helikopter untuk mendukung mobilisasi bantuan.
1. Pesawat angkut (Fixed Wing): 5 unit
3 unit Hercules C-130
1 unit A-400
1 unit Boeing 737 Camar
Pesawat Hercules dan A-400 akan membawa logistik dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju tiga wilayah terdampak.
2. Helikopter (Rotary Wing): 9 unit
TNI AU: 4 Heli Caracal
TNI AD: 1 Mi-17, 1 Bell 412
TNI AL: 2 Panther
BNPP: 1 Dolphin
Penempatan helikopter di tiga provinsi:
Aceh: 1 Mi-17, 1 Panther, 1 Caracal
Sumatera Utara: 3 Caracal
Sumatera Barat: 1 Bell 412, 1 Dolphin, 1 Panther
Seluruh alat angkut udara dijadwalkan berangkat Jumat, 28 November 2025.
Pengiriman Bantuan Melalui Laut
TNI AL juga mengerahkan empat kapal perang (KRI) untuk memperkuat distribusi logistik ke wilayah pesisir dan pulau-pulau terdampak. Keempat kapal akan berangkat Minggu, 30 November 2025.
KRI Suharso-990: Jakarta–Sibolga
KRI Semarang-594: Jakarta–Nias
KRI Teluk Banten-516: Surabaya–Jakarta–Sibolga
KRI Teluk Gilimanuk-531: Jakarta–Nias
Jenis Bantuan Logistik
Pesawat Hercules membawa berbagai kebutuhan mendesak, antara lain:
3.000 paket Naraga
10.000 Eprokal
1.200 paket Food Family
2.000 dus Indomie
2.000 dus Pop Mie Cup
100 unit Genset
100 unit Starlink
64 unit LCR
150 set tenda
2 unit kompresor
Rencana Distribusi Bantuan di Tiga Provinsi
1. Kodam IM – Aceh
Naraga 1.000 paket
Eprokal 3.500 buah
Food Family 400 paket
Genset 28 unit
Starlink 28 unit
LCR 20 unit
Mie instan 1.000 dus
Tenda 130 set
Kompresor 1 unit
2. Kodam I/BB – Sumatera Utara
Naraga 1.000 paket
Eprokal 3.500 buah
Food Family 400 paket
LCR 14 unit
Mie instan 2.000 dus
Tenda 129 set
Starlink 33 set
Genset 33 unit
Kompresor 1 set
3. Kodam XX/TIB – Sumatera Barat
Naraga 1.000 paket
Eprokal 3.000 buah
Food Family 400 paket
LCR 30 unit
Mie instan 1.000 dus
Tenda 41 set
Starlink 39 set
Genset 39 unit
Selain itu, tiga tim kesehatan Puskesad—masing-masing berjumlah 10 personel yang terdiri dari dokter, tenaga kesehatan (Bakes), dan paramedis lapangan (Takes)—akan diterjunkan lengkap dengan peralatan medis dan obat-obatan.
Komando dan Pengendalian Operasi
Operasi penanganan bencana dipimpin oleh:
Pangkogabwilhan I sebagai pengendali utama operasi TNI
Pangkoopsudnas yang menugaskan Pangkodau I sebagai koordinator alat angkut udara
Para Danlanud di wilayah terdampak bertugas membentuk posko penerima bantuan dan mengatur pergerakan pesawat
Kodam IM, Kodam I/BB, dan Kodam XX/TIB mengoordinasikan penanganan bencana di wilayah masing-masing
Kostrad menyiapkan satu brigade PRCPB yang standby bila dibutuhkan





