Channel9.id – Aceh Tamiang. Proses evakuasi seorang bayi berusia dua minggu yang mengalami patah tulang bahu bersama ibunya berlangsung dalam situasi penuh ketegangan dari lokasi pengungsian di Desa Rongoh, Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang. Keduanya harus segera dipindahkan ke Rumah Sakit Adam Malik, Medan, dari area perkebunan sawit yang dihuni sekitar 40 pengungsi lainnya.
Kondisi darurat itu mendorong relawan kemanusiaan sekaligus Tim Pakar Badan Komunikasi Pemerintah RI, Dr. Muhammad Hidayat, bergerak cepat setelah menerima laporan. Ia bersama relawan Sekolah Relawan dan tim medis langsung menyusun langkah evakuasi di tengah keterbatasan fasilitas di lokasi pengungsian.
Setibanya di lokasi, relawan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap ibu dan bayi. Selain bayi mengalami patah tulang, sang ibu diketahui memiliki kadar hemoglobin rendah dan membutuhkan transfusi darah, meski sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Dengan kondisi medis yang rentan, evakuasi dilakukan menggunakan ambulans Puskesmas Aceh Tamiang menuju Rumah Sakit Adam Malik, Medan, pada Jumat (31/12/2025). Perjalanan berlangsung sejak pagi hingga malam hari dengan fokus menjaga stabilitas kondisi ibu dan bayi selama di perjalanan.
“Proses evakuasi dilakukan sejak pagi hingga pukul 20.00 WIB. Semoga anak ini tumbuh menjadi pribadi yang kuat, tangguh, dan bermanfaat,” ujar Hidayat.
Sebelum evakuasi dilakukan, Hidayat lebih dulu memastikan kesiapan rumah sakit rujukan agar penanganan medis dapat segera diberikan. Direktur RS Adam Malik, dr. Zainal, memberikan atensi terhadap kondisi darurat ibu dan bayi tersebut.
“Bayi sudah aman dan nyaman sedang tidur. Terima kasih seluruh pihak yang sudah membantu,” ujar Hidayat.
Di tengah situasi penuh ketegangan tersebut, keluarga bayi menyampaikan rasa lega dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka menilai evakuasi cepat itu sangat menentukan keselamatan ibu dan anak.
“Saya mewakili keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada para relawan dan pemerintah yang telah membawa kami dari Aceh hingga ke RS Adam Malik di Medan. Semoga bencana di Aceh segera membaik, dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ujar perwakilan keluarga.
HT





