Channel9.id – Jakarta. Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Kawendra Lukistian mendukung gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan ambulans udara dan dokter terbang. Menurutnya, layanan tersebut dapat menjadi alternatif untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil yang menghadapi kendala geografis dan keterbatasan akses transportasi darat.
Kawendra menilai ambulans udara dan dokter terbang dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi kesenjangan akses kesehatan akibat kondisi geografis Indonesia. Ia mengatakan layanan tersebut diperlukan terutama untuk masyarakat yang tinggal di wilayah pelosok dan membutuhkan penanganan medis secara cepat.
“Di berbagai negara, ambulans dan dokter terbang itu standar keselamatan, bukan gaya-gayaan. Indonesia negara kepulauan, bagi warga pelosok, akses udara adalah harapan penyambung nyawa,” tulis Kawendra dalam unggahannya, Minggu (16/8/26).
Menurut dia, karakter Indonesia sebagai negara kepulauan membuat pemerataan pelayanan kesehatan tidak dapat sepenuhnya bergantung pada jalur darat. Transportasi udara untuk kebutuhan medis dinilai dapat membantu mempercepat proses evakuasi dan penanganan pasien dalam kondisi tertentu.
Kawendra juga memandang perluasan layanan kesehatan hingga wilayah pelosok sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan pelayanan dasar dapat dijangkau masyarakat. Ia menilai pembangunan infrastruktur dan layanan kesehatan perlu mempertimbangkan tantangan geografis yang dihadapi sejumlah daerah.
“Mencibir komitmen Presiden Prabowo dalam menghadirkan fasilitas tersebut cuma memperlihatkan betapa tumpulnya kecerdasan dan empati para pembenci. Negara ingin hadir hingga pelosok negeri, berbagai layanan sedang dibenahi,” sambung Kawendra.
Selain ambulans udara, pemerintah juga merencanakan program dokter terbang untuk menjangkau masyarakat di wilayah yang sulit diakses maupun daerah yang membutuhkan layanan medis secara cepat.
Adapun rencana tentang ambulans udara itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya terkait RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Gedung DPR RI, Jumat (14/8/2026). Prabowo mengatakan pemerintah akan menyiapkan ambulans udara menggunakan helikopter maupun pesawat kecil yang dapat beroperasi di wilayah dengan infrastruktur terbatas.
“Kita juga akan membuat ambulans udara dengan helikopter, dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit,” ujar Prabowo.
Prabowo juga menyinggung laporan mengenai masyarakat yang harus menempuh perjalanan berjam-jam untuk memperoleh layanan kesehatan. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk mencari alternatif pelayanan kesehatan bagi daerah dengan akses yang sulit.
Istana sebelumnya menjelaskan konsep tersebut sebagai bagian dari upaya mengatasi kesenjangan pelayanan kesehatan yang dipengaruhi kondisi geografis.
Rencana tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk memperkuat layanan kesehatan dasar. Pemerintah juga menargetkan perbaikan ribuan puskesmas dan penguatan rumah sakit daerah untuk memperluas akses pelayanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia.
HT



