Channel9.id – Jakarta. Pemulihan akses dan infrastruktur di wilayah terdampak bencana di Sumatra terus dilakukan dengan melibatkan personel TNI. Di Sumatra Barat, TNI membangun jembatan bailey dan jembatan armco di sejumlah titik untuk memulihkan konektivitas antarwilayah.
Sebanyak tujuh titik di Sumatra Barat saat ini dalam proses pembangunan jembatan guna menunjang mobilitas masyarakat. Jembatan bailey dibangun di Muaro Busuk Nagari Koto Hilalang Kabupaten Solok, Kubu Sarunai Canduang dan Aia Taganang Kabupaten Agam, serta Durian Kilangan Koja Kabupaten Pasaman Barat.
Sementara itu, jembatan armco dikerjakan di Sampia Jorong Sungai Rangeh Nagari Bayur dan Nagari Bancah Maninjau di Kabupaten Agam, serta di Salimpauang Kecamatan Malalak. Pembangunan tersebut ditujukan untuk membuka kembali akses yang terputus akibat bencana alam.
Selain pembangunan jembatan, personel TNI juga melakukan pembersihan akses jalan yang masih tertutup material longsor. Kegiatan tersebut dilakukan di Desa Limau Gadang Kabupaten Pesisir Selatan dan Kelurahan Lambung Bukit Kota Padang.
Pembersihan juga menyasar fasilitas umum dan rumah warga yang terdampak lumpur serta sisa material banjir dan longsor. Lokasi yang ditangani meliputi Lubuk Minturun Kabupaten Padang, Surau Gadang Kota Padang, dan Gurun Laweh Kota Padang.
Upaya pemulihan infrastruktur tidak hanya dilakukan di Sumatra Barat, tetapi juga di Sumatra Utara dengan progres yang dinilai signifikan. Pembangunan jembatan bailey dan armco dilaksanakan di Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kabupaten Tapanuli Selatan.
Di Desa Hutanabolong, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, personel TNI turut memperbaiki jalan yang terdampak bencana dengan membersihkan lumpur yang telah mengeras. Selain itu, fasilitas pendidikan seperti SDN 152892 dan SDN 152981 juga dibersihkan untuk mendukung aktivitas belajar mengajar.
Baca juga: Lanjutkan Bersih-bersih Rumah Warga, Personel Brimob Buat Saluran Air di Sumbar
HT





