Channel9.id – Donggala. Banjir dan longsor melanda Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu (11/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng mencatat puluhan desa terdampak hingga menyebabkan gangguan akses serta aktivitas warga.
“Banjir dan longsor di Kabupaten Donggala tercatat ada 6 kecamatan dan 27 desa serta dua kelurahan terdampak,” kata Plt Kepala BPBD Sulteng, Asbudianto, Selasa (13/1/2026).
BPBD Sulteng melaporkan sejumlah wilayah sempat terisolasi akibat terputusnya jembatan penghubung antardesa. Kerusakan infrastruktur juga meliputi jaringan listrik dan sarana air bersih yang mengganggu aktivitas masyarakat terdampak.
“Dua jembatan gantung yang menjadi urat nadi penghubung antar desa dilaporkan putus total, di jalur Labuan Lumbubaka-Labuan Toposo serta akses Sumari-Kumbasa. Kemudian tiang listrik yang tumbang dan rusaknya sarana air bersih turut mengganggu aktivitas warga,” ungkapnya.
BPBD saat ini memprioritaskan pemulihan akses jalan serta pendirian pos kesehatan untuk melayani warga terdampak banjir dan longsor. Upaya ini dilakukan seiring mulai surutnya banjir di sejumlah lokasi.
“(Selasa) hari ini banjir mulai surut, tapi ancaman belum sepenuhnya hilang, karena di Kecamatan Banawa Tengah, Desa Limboro tanggul sungai sepanjang 20 meter rusak dan mengancam keselamatan warga sekitar jika turun hujan,” katanya.
HT





