Nasional

Percepatan Jembatan Armco dan Bailey Dipulihkan Akses Transportasi Warga

Channel9.id – Aceh. Pemerintah mempercepat pemulihan akses transportasi di Aceh melalui pembangunan jembatan Armco dan Bailey pascabencana banjir dan longsor. Langkah ini ditujukan untuk memulihkan mobilitas warga sekaligus mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.

Di Desa Alue Capli, Kecamatan Seunudon, Kabupaten Aceh Utara, per Selasa (20/1/2026) pembangunan jembatan Armco telah mencapai sekitar 75 persen. Meski belum rampung, jembatan tersebut sudah dapat dilalui terbatas dan menjadi akses penting bagi warga.

Salah seorang warga setempat, Suhari, menyampaikan rasa syukurnya atas pembangunan jembatan yang menghubungkan antarkecamatan dan antardesa. Ia menilai keberadaan jembatan tersebut akan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan akses pendidikan.

“Insyaallah desa kami ini menerima manfaat yang sebesar-besarnya atas terbangunnya jembatan ini, karena jembatan ini adalah akses penghubung antarkecamatan juga antar desa, juga untuk meningkatkan kegiatan ekonomi untuk perlintasan anak-anak sekolah kita ke depan,” ucapnya.

Di Desa Alue Gadeng Dua, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, jembatan Armco telah selesai dibangun dan digunakan warga untuk aktivitas harian. Jembatan tersebut dilengkapi pembatas semen di kedua sisi untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan.

Pembangunan jembatan Armco juga berlangsung di Desa Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, dengan melibatkan gotong royong warga dan personel TNI. Sinergi tersebut tampak dalam perakitan lempengan baja sebagai struktur utama jembatan.

Selain Armco, pembangunan jembatan Bailey dikebut di sejumlah titik, termasuk di Bener Pepanyi yang masih berada pada tahap penyambungan rangka. Personel TNI bersama warga setempat aktif menyusun rangka agar jembatan segera difungsikan.

Di wilayah Gosong Telaga Barat, pembangunan jembatan Bailey hampir rampung dengan pemasangan alas lintasan baja. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Sementara itu, di jembatan Bailey PLTA Angkup, personel TNI bekerja menyempurnakan penggabungan rangka dengan dukungan alat berat. Upaya ini diharapkan segera memulihkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, dan menggerakkan kembali aktivitas sosial ekonomi masyarakat Aceh.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2  +  7  =