Channel9.id – Surabaya. Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan memerintahkan jajarannya untuk tak segan menembak pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di tempat. Pasalnya, ia menilai aksi curanmor telah meresahkan masyarakat Surabaya.
“Saya sudah perintahkan ke Satreskrim. Sudahlah tidak usah ragu-ragu. Pada para Kapolsek, enggak usah ragu-ragu. Pelaku curanmor yang membahayakan keselamatan petugas, membahayakan masyarakat. Tembak saja,” kata Luthfie saat memberikan sambutan gelaran Bazar Ranmor di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (21/1/2026).
Ia pun memberikan ancaman keras kepada para pelaku curanmor di Surabaya. Ia memastikan jajarannya akan melakukan tindakan keras terhadap para pelaku curanmor yang masih berkeliaran di Kota Pahlawan.
“Para pelaku curanmor, saya ingatkan sekali lagi ya. Polrestabes Surabaya akan melakukan tindakan keras. Karena para pelaku yang masih melakukan aksi curanmor ini. Hentikan. Berhenti. Atau kami yang menghentikan kalian,” ucapnya.
Luthfie menilai aksi curanmor telah membuat resah masyarakat Surabaya. Tindakan keras tersebut, kata dia, dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Sekali lagi ini untuk menjamin pada warga masyarakat yang sudah begitu resah dengan adanya curanmor ya. Rasanya tidak pernah berhenti dari hari ke hari,” ucapnya.
Adapun dalam acara Bazar Ranmor tersebut Polrestabes Surabaya menyerahkan kembali 1.050 unit sepeda motor hasil sitaan kepada pemilik sahnya. Kendaraan-kendaraan tersebut berasal dari hasil pengungkapan kasus curanmor, razia balap liar, hingga pelanggaran lalu lintas lainnya.
Luthfie mengungkapkan dalam satu tahun belakangan, pemberantasan sindikat curanmor menjadi prioritas pihaknya. Upaya ini membuahkan hasil signifikan dengan ratusan pelaku yang berhasil diringkus.
“Memang saya prioritaskan dalam 1 tahun ini terutama sama untuk curanmor, saya perintahkan seluruh jajaran untuk terus menjadi prioritas pengungkapannya dan Alhamdulillah sampai dengan saat ini 540 kasus yang kita tangani terkait curanmor dan untuk pelakunya total ada 470 yang sudah kita proses dan kendaraan secara keseluruhan ini ada 1050 unit,” ujarnya.
HT





