Kasatgas Tito Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Pastikan Pengungsi Hidup Layak
Nasional

Kasatgas Tito Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Pastikan Pengungsi Hidup Layak

Channel9.id-Aceh Tamiang. Mendagri Muhammad Tito Karnavian yang juga  Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera meninjau hunian sementara (huntara) di belakang Kantor DPRK Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (3/2/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pengungsi dapat hidup layak dan bantuan tersalurkan dengan baik.

Dalam kunjungan tersebut, Tito mengecek langsung sarana dan prasarana huntara. Ia juga berinteraksi dengan para penghuni, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak, untuk mendengar langsung kondisi mereka.

Usai peninjauan, Tito menyerahkan bantuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada warga penghuni huntara. Penyerahan bantuan dilakukan setelah Mendagri memimpin Apel Pemulangan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendagri Gelombang I.

Bantuan yang disalurkan berjumlah 80 paket. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, mi instan satu kardus, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, serta biskuit. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga.

Di sisi lain, Tito menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan pascabencana salah satunya diukur dari kembalinya fungsi pemerintahan dan pelayanan publik. Menurutnya, pemerintahan merupakan pusat pengambilan keputusan dan kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Karena pemerintahan [adalah] pusat sumber daya, pusat pengambilan keputusan, kekuasaan, kebijakan, pembuatan kebijakan, policy making yang mempengaruhi kepada masyarakat luas,” ujar Tito di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

Ia menekankan pentingnya memastikan roda pemerintahan daerah tetap berjalan pascabencana. Pemulihan fungsi kantor pemerintahan dan semangat ASN, kata Tito, menjadi kunci agar pelayanan publik tidak terhenti.

“Kalau pemerintahannya sudah enggak jalan, maka pengambilan kebijakan [kurang optimal], masyarakat akan bingung,” ucapnya.

Baca juga: Percepatan Huntara Pascabencana Berjalan, Sumbar Catat Progres Tertinggi hingga 77 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5  +  1  =