Kebakaran kios di Purwakarta
Nasional

80 Kios Pasar Rebo Purwakarta Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp24 Miliar

Channel9.id, Purwakarta. Kebakaran hebat melanda Pasar Rebo, Kabupaten Purwakarta, dan menghanguskan sedikitnya 80 kios pedagang pada Selasa (24/2/2026). Insiden tersebut memicu duka mendalam bagi Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) serta para pelaku usaha kecil yang menggantungkan hidup di pasar tradisional tersebut.

Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan, mengatakan jajaran pengurus pusat langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi pedagang sekaligus menghimpun informasi awal terkait peristiwa itu.

“Hari ini kami berduka. Delapan puluh kios di Pasar Rebo Purwakarta ludes terbakar. Ketua Umum bersama jajaran DPP, termasuk saya sebagai Sekjen dan beberapa ketua bidang, turun langsung meninjau lokasi dan bertemu dengan ketua serta pengurus IWAPA Pasar Rebo,” ujar Reynaldi dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata yang melihat awal mula kebakaran. Meski penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang, kerugian materiil diperkirakan sangat besar.

“Ada 80 kios yang terbakar habis. Jika kita asumsikan satu kios mengalami kerugian sekitar Rp300 juta, maka total kerugian akibat kebakaran ini bisa mencapai kurang lebih Rp24 miliar,” katanya.

Menurut Reynaldi, kebakaran pasar menjadi ancaman berulang yang kerap terjadi menjelang dan selama Ramadan hingga pasca-Lebaran. Pada periode tersebut, aktivitas perdagangan meningkat sehingga risiko korsleting listrik maupun kelalaian penggunaan peralatan memasak juga ikut naik.

“Kami mengingatkan seluruh pedagang pasar di Indonesia agar lebih berhati-hati dan waspada. Biasanya musim kebakaran terjadi menjelang puasa, saat puasa, hingga setelah Lebaran. Aktivitas meningkat, penggunaan listrik bertambah, dan potensi risiko ikut naik,” ujarnya.

IKAPPI juga mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk membantu para korban. Bantuan darurat, relokasi sementara, hingga skema pemulihan usaha dinilai mendesak agar pedagang bisa kembali beraktivitas.

“Kami meminta pemerintah daerah segera memberikan bantuan kepada para korban. Pedagang ini tulang punggung ekonomi keluarga. Tanpa intervensi cepat, mereka akan kesulitan bangkit,” kata Reynaldi.

Hingga kini, para pedagang terdampak masih berupaya menyelamatkan sisa barang dan membersihkan puing-puing kebakaran. Mereka berharap dukungan pemerintah dan solidaritas berbagai pihak dapat mempercepat pemulihan aktivitas perdagangan di Pasar Rebo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7  +  2  =