Olla Ramlan Ungkap Pengalaman Syuting dalam Serial ‘Walid: Heaven's Reign’Olla Ramlan Ungkap Pengalaman Syuting dalam Serial ‘Walid: Heaven's Reign’
Lifestyle & Sport

Olla Ramlan Ungkap Pengalaman Syuting dalam Serial ‘Walid: Heaven’s Reign’

Channel9.id-Jakarta. Masyarakat tentu ingat pada tahun lalu, nama Walid begitu fenomenal dan viral di Tanah Air. Karakter dari serial ‘Bidaah’ ini jadi pembicaraan gara-gara penokohannya sebagai predator wanita berkedok pemuka agama.

Tahun ini, tokoh tersebut kembali ke musim keduanya yang berjudul ‘Walid: Heaven’s Reign’. Istimewanya, musim terbaru yang mulai tayang pada Kamis (26/2/2026), menghadirkan Olla Ramlan sebagai salah satu pemainnya.

Olla Ramlan mengungkap sejumlah pengalaman menariknya di balik layar Walid: Heaven’s Reign.

Sejak awal mendapat tawaran tampil di serial ini, Olla mengaku penasaran dengan karakter yang akan ia mainkan.

“Tapi waktu itu tidak langsung diberi tahu, apakah aku akan jadi istrinya Walid yang ke berapa atau sebagai karakter lain, aku pun masih bertanya-tanya. Tapi aku antusias karena tahu respon masyarakat yang luar biasa terhadap Bidaah,” kata Olla Ramlan, beberapa waktu yang lalu.

Rupanya dalam serial ini Olla Ramlan berperan sebagai Raras Kartika, dan proses syuting membuatnya mesti masuk hutan. Syutingnya sendiri berlangsung selama 20 hari. “Ada lokasi syuting di kawasan Perak, Malaysia, yang berada di tengah hutan, dan aku harus menempuh jalan kaki sekitar 70 meter untuk ke kamar mandi yang dipakai bersama kru lain,” kata wanita 46 tahun tersebut.

Olla Ramlan menerangkan tak ada keistimewaan yang ia terima di lokasi syuting. “Tidak ada VIP, jadi semua antre,” terangnya.

Tak hanya itu, kondisi yang ia alami di lapangan pun terbilang sulit. “Kami syuting selalu pagi hari dan di sana dingin banget. Tanpa air panas di kamar mandi. Bahkan aku ada adegan mandi di air terjun dalam waktu cukup lama dan harus tetap berdialog sekaligus memastikan kualitas audio dengan kru,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia juga menginap di pondok yang berdinding kayu dengan sela-sela yang bisa dimasuki serangga. “Nyamuk luar biasa dan serangga di sana juga membuat aku takut dan tidak bisa tidur. Jadi aku sempat tertekan dan menangis,” kata Olla.

Sementara itu, Connie Agustin selaku Deputy Manager Content Acquisition Viu mengungkap perbedaan dua musim ‘Bidaah’ dan ‘Walid: Heaven’s Reign’.

“Di season pertama, fokus cerita memang banyak berada pada Walid dan kelompoknya. Namun melihat respons luar biasa dari penonton, tim Viu Malaysia merasa ada ruang untuk memperluas perspektif dan membawa konflik ke tingkat yang lebih dalam. Di season kedua, tim menghadirkan sosok baru yang bahkan lebih manipulatif dan lebih berbahaya, sehingga dinamika kekuasaan berkembang ke arah yang tak terduga,” kata dia.

Connie juga mengungkap bahwa serial ini mengajak penonton untuk berpikir kritis dan tidak mudah terbuai oleh klaim atau figur otoritas apa pun.

“Kami berharap kehadirannya dapat menjadi medium diskusi yang sehat, sekaligus pengingat pentingnya melindungi masyarakat dari segala bentuk eksploitasi yang berkedok spiritualitas,” kata dia.

Adapun, episode perdana ‘Walid: Heaven’s Reign’ dibuka dengan momen Walid yang sedang berada dalam pelarian dari kejaran polisi. Ia tidak sendirian, ada pihak yang membantunya keluar dari penangkapan sebelum akhirnya dibawa menuju wilayah pedalaman. Tempat tersebut diyakini para pengikutnya sebagai lokasi aman yang sulit dijangkau aparat dan dianggap sebagai perlindungan terakhir bagi sang pemimpin.

Walid sendiri rupanya berada di balik bayang-bayang figur yang lebih berpengaruh darinya. Ketegangan meningkat saat lingkaran terdekatnya mulai retak, sementara para pengikutnya juga menunjukkan tanda-tanda perpecahan.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

31  +    =  36