Channel9.id – Jakarta. Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan perkembangan pemulihan fasilitas kesehatan untuk mendukung layanan bagi penyintas bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya ini dilakukan melalui percepatan perbaikan dan pengoperasian kembali berbagai fasilitas kesehatan yang sempat terdampak bencana.
Berdasarkan data Satgas PRR per 4 Maret 2026, sebanyak 87 rumah sakit pemerintah yang terdampak bencana telah kembali beroperasi di tiga provinsi tersebut. Selain itu, seluruh Puskesmas terdampak yang berjumlah 867 unit juga telah kembali memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Satgas PRR masih berupaya mengaktifkan kembali Puskesmas Pembantu (Pustu) yang sempat terdampak bencana. Dari total 2.522 Pustu terdampak, sebanyak 176 unit sempat berhenti beroperasi per 1 Desember 2025 dan kini tersisa 21 Pustu yang masih dalam tahap pembersihan, renovasi, atau pembangunan kembali.
Sebanyak 12 Pustu yang belum beroperasi berada di Provinsi Aceh. Fasilitas tersebut antara lain Pustu Blang Seunong dan Pustu Alue Le Mirah di Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, serta sejumlah Pustu lain di wilayah Indra Makmur, Rantau Selamat, Simpang Ulim, Peunaron, Madat, dan Peureulak.
Sementara itu, sembilan Pustu yang masih dalam proses pemulihan berada di Provinsi Sumatera Utara. Fasilitas tersebut tersebar di Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Tapanuli Tengah yang masih memerlukan pembersihan, renovasi, atau pembangunan kembali.
Adapun di Provinsi Sumatera Barat, seluruh Pustu terdampak telah kembali beroperasi. Sebelumnya dari total 709 Pustu terdampak, sebanyak 49 unit sempat berhenti beroperasi per 1 Desember 2025.
Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian sebelumnya menyampaikan bahwa kembalinya layanan kesehatan di tiga provinsi terdampak tidak lepas dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang dilakukan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas nama Satgas dan juga atas nama Dewan Pengarah karena kerja keras Bapak-Ibu sekalian, kementerian (dan) lembaga, kemudian juga pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, kota, serta semua non-pemerintah yang hadir juga di sana,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Wilayah Sumatera di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (26/1/2026).
HT





