Lifestyle & Sport

Jane Callista Berperan sebagai Cinderella itu Mimpinya Sejak Kecil yang Jadi Kenyataan

Channel9.id-Jakarta. Mewujudkan mimpi sejak kecil tentu kebahagiaan tersendiri bagi penyanyi muda Jane Callista. Wajahnya memang yang sudah sering wara-wiri di televisi dengan berbagai prestasi di 2026. Di 2026 ini, Jane Callista, pelan tapi pasti dapat mewujudkan mimpinya sejak kecil yang kini menjadi kenyataan.

Salah satunya adalah saat mendapatkan peran sebagai Cinderella dalam musikal Rodgers & Hammerstein’s Cinderella produksi Center Stage Community di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, yang dihadiri Wamen Ekraf RI Ibu Irene Umar.

Delapan bulan latihan intensif terbayar lunas lewat penampilan matang secara vokal dan akting.

“Jadi Cinderella itu mimpiku sejak kecil yang jadi kenyataan,” ujar Jane Callista saat ditemui di kawasan Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Bagi Jane, teater musikal adalah ruang pembuktian totalitas. Mulai dari suara, akting, dan ketahanan fisik menyatu di atas panggung.

Ternyata gak sampai di panggung itu. Jane Callista, kembali naik panggung dalam konteks yang berbeda, sebagai penyanyi di Orchestra Vaganza 3.0 bersama Purwa Caraka Youth Orchestra yang dipimpin oleh maestro Purwa Tjaraka, di Gedung Kesenian Jakarta.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, serta berbagai tokoh seniman senior.

Membawakan medley Disney, Jane menunjukkan warna vokal yang kian dewasa.

“Nyanyi diiringi live orchestra selalu terasa megah dan istimewa bagiku,” ujarnya ramah.

Jane juga dipercaya menjadi juri kualifikasi nasional SanremoJunior 2026, ajang internasional yang pernah dimenangkan pada 2022 di Italia dengan dua gelar juara dunia sekaligus: World Grand Champion Vocalist dan Alice Artemis Vigano Award Winner.

Dari peserta kini menjadi penilai, Jane menekankan kualitas vokal, stage act, dan orisinalitas.

“Selain teknik vokal, otentisitas dan orisinalitas itu penting, karena sebagai penyanyi tidak baik jika hanya meniru lagu dan cara bernyanyi orang lain,” tegasnya.

Ia juga menjadi bagian dalam sejumlah konser amal di Jakarta, antara lain Charity Concert 100th Canisius College bertema Children of Hope, bekerja sama dengan Yayasan Kelompok Bakti Kasih Kemanusiaan (KBKK), untuk pembangunan mission center di Palangkaraya.

“Acara ini bertujuan mulia. Semoga bisa menjadi berkat bagi banyak orang, dapat meningkatkan kepedulian dan saling berbagi kasih, karena ini adalah sesuatu yang berasal dari manusia untuk manusia,” pungkas Jane.

Rodgers & Hammerstein’s Cinderella adalah musikal klasik yang awalnya ditulis khusus untuk televisi pada tahun 1957, menampilkan musik oleh Richard Rodgers dan lirik oleh Oscar Hammerstein II. Berdasarkan dongeng klasik Charles Perrault, kisah ini menonjolkan sihir, romansa, dan lagu-lagu ikonik. Versi panggungnya telah sukses dipentaskan secara global dan di Indonesia.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3  +    =  8