Aktor Cilik Adam Xavier Tampil Menggemaskan & Natural dalam Film ‘Senin Harga Naik’
Lifestyle & Sport

Aktor Cilik Adam Xavier Tampil Menggemaskan & Natural dalam Film ‘Senin Harga Naik’

Channel9.id-Jakarta. Dunia entertainment melahirkan aktor cilik berbakat dengan akting gemilang yang mewakili zamannya. Kali ini, aktor cilik Adam Xavier yang tampil menggemaskan dan natural dalam film ‘Senin Harga Naik’.

Dalam film drama keluarga tersebut, Adam Xavier, yang memerankan tokoh Alviero, menunjukkan bakat akting yang luar biasa, terutama pada adegan emosional yang menuntutnya untuk menangis.

Menariknya, teknik yang digunakan oleh Adam tergolong sangat natural dan spontan untuk anak seusianya, tanpa perlu menggunakan alat bantu atau metode membayangkan kejadian menyedihkan yang lazim dilakukan aktor dewasa.

Dalam jumpa pers di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026), saat ditanya mengenai proses di balik layar adegan menangis tersebut, Adam memberikan jawaban yang polos namun mengejutkan. “Aku sih, kalau nangis enggak dibantuin siapa-siapa,” ungkap Adam Xavier saat menjelaskan apakah ada arahan khusus atau alat bantu untuk memancing air matanya.

Lebih lanjut, Adam mengaku hanya perlu mengontrol ekspresi wajahnya untuk mendapatkan emosi yang diinginkan. “Aku langsung pakai muka sedih, habis itu air matanya langsung keluar,” bebernya.

Kemampuan ini bahkan membuat orang-orang di sekitarnya terkesima karena ia bisa langsung terlihat sedih tanpa harus membayangkan hal-hal menyedihkan terlebih dahulu. Para pameran film ‘Senin Harga Naik’ pun mengakui bahwa akting Adam terasa sangat natural dan untuk anak seusia nya.

Meski mampu menunjukkan performa akting yang serius dan emosional di depan kamera, Adam Xavier tetaplah seorang anak-anak yang ceria di lokasi syuting.

Di balik layar, Adam Xavier membangun kedekatan dengan para pemain dewasa lainnya melalui cara yang sederhana. Salah satu teman bermain favoritnya adalah Givina, yang dalam film ini berperan sebagai Taris.

Kehangatan di lokasi syuting Senin Harga Naik tercipta salah satunya karena interaksi santai antar pemain di sela-sela pengambilan gambar. Adam mengungkapkan bahwa kegiatan yang paling membuatnya senang selama berada di lokasi syuting bukanlah hal yang rumit. “Main Ludo sama Tante Givina,” jawab Adam Xavier dengan antusias saat ditanya mengenai pengalaman paling menyenangkan selama proses produksi.

Di tengah jadwal syuting yang padat, suasana di lokasi tetap terasa ringan. Dukungan kru dan para pemain membuat Adam menjalani proses syuting dengan nyaman, tanpa kehilangan keceriaannya sebagai anak-anak.

Kemampuan Adam Xavier menangkap emosi tidak lepas dari pantauan Dina Jasanti selaku Sutradara dan Mithu Nisar sebagai Produser. Mithu Nisar menyebutkan bahwa kehadiran Adam Xavier memberikan keunikan tersendiri dalam jajaran pemain. Dinamika keluarga dalam film ini terasa semakin hidup karena keterlibatan aktor-aktor lintas generasi yang mampu saling mengisi.

Interaksi antara Adam Xavier dengan Givina juga bukan sekadar teman main Ludo, melainkan bagian dari upaya membangun chemistry yang kuat. Givina sendiri menyatakan bahwa karakter Taris yang ia mainkan harus memiliki kesabaran seluas samudera, sebuah sifat yang mungkin juga ia terapkan saat berhadapan dengan Adam Xavier di lokasi.

Kesuksesan Adam Xavier memerankan Alviero membuktikan bahwa arahan Dina Jasanti berhasil membangkitkan sisi emosional yang tepat tanpa menghilangkan jati diri sang aktor cilik. Aktingnya yang natural diharapkan mampu membuat penonton merasa relate dengan dinamika yang terjadi di dalam rumah Bu Retno.

Film ‘Senin Harga Naik’ mengisahkan tentang konflik antara Bu Retno (Meriam Bellina) dan ketiga anaknya di tengah suasana menjelang Lebaran. Sebagai seorang single mother yang keras, Bu Retno percaya bahwa memegang kendali penuh atas hidup anak-anaknya adalah bentuk kasih sayang yang paling benar. Namun, sikap protektif ini justru memicu keretakan hubungan, terutama dengan anak keduanya, Mutia (Nadya Arina), yang merasa tidak memiliki kebebasan.

Di dalam rumah tersebut, ada pula Amal (Andri Mashadi), anak sulung yang memikul beban sebagai pengganti sosok ayah, serta Tasya (Nayla Purnama), si bungsu yang memilih mengorbankan mimpinya demi menemani sang ibu. Kehadiran menantu seperti Taris (Givina) dan cucu seperti Alviero (Adam Xavier) menambah dimensi baru dalam konflik keluarga yang sudah kompleks.

Melalui perjalanan emosional ini, keluarga Bu Retno belajar bahwa rekonsiliasi bukanlah tentang mencari siapa yang benar atau salah, melainkan tentang keberanian untuk memahami “bahasa cinta” masing-masing.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  19  =  23