Prilly Latuconsina Optimis Film ‘Danur: The Last Chapter’ Jadi ‘Gong’ Puaskan Penggemar
Lifestyle & Sport

Prilly Latuconsina Optimis Film ‘Danur: The Last Chapter’ Jadi ‘Gong’ Puaskan Penggemar

Channel9.id-Jakarta. Prilly Latuconsina termasuk artis yang sangat serius dalam membintangi sebuah film. Begitu juga dalam Prilly membintangi film horor ‘Danur: The Last Chapter’ yang tampaknya penuh penghayatan dengan totalitas aktingnya yang tak perlu diragukan.

Tokoh Risa Saraswati tampaknya punya tempat istimewa di hati Prilly. Maklum, peran ini dimainkannya sejak usia 19 tahun.

Menyadari perjalanan Risa Saraswati dalam jagat sinema Danur telah mencapai fase akhir, Prilly Latuconsina optimis film ‘Danur: The Last Chapter’ akan jadi “gong” yang memuaskan para penggemar karya Risa Saraswati. Danur sendiri dikenal punya fans garis keras.

“Ya, setelah 10 tahun kita mulai Danur, mulai persiapan dan syuting 2016. Tahun 2026 ini, Danur: The Last Chapter, akhir dari seri Danur,” kata Prilly Latuconsina, beberapa waktu yang lali.

Lebih lanjut, Prilly menerangkan dirinya penuh keharuan membintangi film tersebut.

“Buat aku rasanya mengharukan sekali, karena enggak terasa sudah 10 tahun perjalanan,” terangnya.

“Senangnya adalah Danur punya penonton dan selalu dicintai komunitasnya. Akhirnya berkembang hingga saat ini. Sedih karena ceritanya pun… merangkum semua, benar-benar men-capture fase kehidupan Risa yang sudah bertumbuh dewasa,” urai Prilly Latuconsina.

Tak berlebihan rasanya, jika Prilly Latuconsina mengklaim Danur punya basis penggemar yang kuat. Mengingat Danur: I Can See Ghosts yang rilis pada 2017 mendulang 2,7 jutaan penonton. Sekuelnya, Danur: Maddah dan Danur: Sunyaruri konsisten di 2 jutaan penonton.

Danur juga melahirkan spin-off yakni Asih dan Asih 2, serta Ivanna yang tak kalah sukses. Mendapati Danur punya universe atau jagat sinema sendiri, Prilly Latuconsina bangga bukan kepalang. Film horor, jika digarap dengan penuh selera, bisa memeluk berjuta penonton.

Prilly Latuconsina menyampaikan, bahwa Danur bukan sekadar film melainkan momen bagi genre horor di Tanah Air. Danur disebut membuka peluang film horor mendulang 2 juta penonton lebih.

“Danur buat aku bukannya sekadar film, tapi awal perjalanan karier, awal perjalanan dari film horor. Kita sudah di pengujung perjalanan pasti mengharukan banget. Semoga ini jadi penutup yang manis buat perjalanan Danur,” papar Prilly Latuconsina.

Terkait alasan jilid terakhir Danur berjarak tujuh tahun dari Danur: Sunyaruri, Prilly menyebut sekuel punya beban berat. Kualitas naskah adalah kunci. Untuk menghasilkan naskah solid, memang butuh waktu.

“Saya ditelepon Pak Manoj dua tahun sebelumnya, gonta-ganti skrip bagaimana yang benar-benar pas untuk menjadi penutup. Proses syuting lebih lama daripada Danur sebelumnya, bahkan ini syuting film terlama yang pernah saya alami,” ungkapnya mantap.

Karenanya, Prilly Latuconsina menyebut Danur: The Last Chapter sangat spesial. Film karya sineas Awi Suryadi ini juga dibintangi Zee Asadel, Dian Nitami, Dito Darmawan, Anya Zen, hingga aktor senior Pritt Timothy.

“Semuanya spesial, bukan cuma apa yang aku berikan saja,” pungkas Prilly Latuconsina.

Film ‘Danur: The Last Chapter’ tayang di bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026 dan hadir dalam format 2D konvensional dan IMAX.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

29  +    =  32