Hot Topic

Sekolah Rakyat Diperluas, Pemerintah Targetkan 100 Sekolah Baru Tahun Ini

Channel9.id – Jakarta. Pemerintah memperluas program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari strategi meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program yang dikoordinasikan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) itu juga diarahkan untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi.

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko mengatakan program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda disiapkan untuk membangun generasi unggul sekaligus memperluas mobilitas sosial masyarakat.

Dalam satu tahun terakhir, program Sekolah Rakyat telah menjangkau sekitar 22 ribu siswa di 166 sekolah. Pemerintah pun menargetkan pembangunan 100 sekolah baru pada tahun ini.

“Karena itu Presiden Prabowo Subianto memperluas program Sekolah Rakyat,” ujar Budiman dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dikutip Jumat (13/3/2026).

Budiman menjelaskan tidak semua anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas meskipun memiliki mimpi dan semangat besar. Menurutnya, pendidikan menjadi instrumen paling efektif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin di masa depan.

“Masa depan Indonesia tidak boleh ditentukan oleh tempat seseorang dilahirkan, tetapi oleh kesempatan untuk belajar dan berkembang,” kata Budiman.

Ia menambahkan BP Taskin bertugas memastikan berbagai program pengentasan kemiskinan berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan tepat sasaran. Dalam kerangka tersebut, Sekolah Rakyat ditempatkan sebagai bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Budiman juga menyebut pemerintah mengembangkan Sekolah Unggul Garuda yang terintegrasi dengan kampus baru untuk mencetak generasi unggul di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Program itu diharapkan mendorong anak-anak Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta dan inovator.

“Masa depan Indonesia tidak boleh ditentukan oleh tempat seseorang dilahirkan, tetapi oleh kesempatan untuk belajar dan berkembang,” ujarnya.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  50  =  59