Channel9.id, Jakarta. Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo, menyoroti dinamika politik nasional di tengah berbagai program pemerintah yang sedang berjalan. Ia menilai terdapat pihak-pihak tertentu yang berupaya mengganggu stabilitas nasional.
Dalam sambutannya pada Paskah Nasional 2026 di Manado, Sulawesi Utara, Rabu, Hashim menyampaikan pemerintah saat ini tengah menjalankan sejumlah program prioritas, seperti makan bergizi gratis, sekolah rakyat, hingga layanan cek kesehatan gratis yang telah menjangkau puluhan juta masyarakat.
Di tengah pelaksanaan program tersebut, ia menyinggung adanya dinamika yang berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto menghadapi berbagai tekanan meskipun masa jabatannya belum genap satu setengah tahun.
“Saya hitung satu tahun lima bulan sudah ada yang ingin menggulingkan dia, sudah ada yang mau kudeta dia, mau menggantikan dia secara inkonstitusional,” ujar Hashim, Rabu (8/4/2026).
Meski demikian, ia menilai Prabowo tetap tenang dalam menghadapi kritik dan tekanan tersebut. Hashim menyebut pengalaman panjang di dunia politik membuat Presiden terbiasa menghadapi berbagai bentuk serangan.
Selain itu, Hashim juga menyoroti makna perayaan Paskah sebagai momentum persatuan. Ia menilai tema Paskah Nasional tahun ini relevan dengan kondisi bangsa.
“Untuk bangsa Indonesia, tema Paskah Nasional 2026 ‘Supaya Semua Menjadi Satu’, ini sudah tepat,” katanya.
Ia juga mengaitkan nilai-nilai tersebut dengan situasi global yang tengah dilanda konflik, seperti di Ukraina dan Timur Tengah. Menurutnya, semangat persatuan dan pengorbanan menjadi penting dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Perayaan Paskah Nasional 2026 diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin Ketua Sinode GMIM Pendeta Prof. Adolf Wenas, dilanjutkan puji-pujian oleh penyanyi rohani Maria Shandi, serta penampilan dari presenter Choky Sitohang dan pagelaran budaya.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Theo Sambuaga, EE Mangindaan, serta Patris Rumbayan. Hadir pula Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar.
Sementara itu, tiga menteri yakni Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait sempat tiba di Manado pada Selasa (7/4) malam. Namun, pada pagi harinya mereka kembali ke Jakarta untuk menghadiri agenda kenegaraan lainnya.





