Tito Ingatkan Kepala Daerah, Korupsi dan Pemborosan Bisa Rusak Kepercayaan
Nasional

Korupsi dan Pemborosan Disorot, Mendagri Tito: Ini Bisa Berdampak Luas

Channel9.id-Banda Aceh. Mendagri Tito Karnavian mengingatkan kepala daerah untuk menjaga integritas dan menghindari pemborosan anggaran. Tito menegaskan, praktik korupsi dan inefisiensi menjadi dua hal yang paling berbahaya karena bisa merusak kepercayaan publik sekaligus citra pemerintah daerah.

“Korupsi dan pemborosan, dua hal ini harus betul-betul dijaga,” ujarnya dalam forum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia di Banda Aceh, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, persepsi publik saat ini sangat dipengaruhi oleh pemberitaan media. Ketika ada kasus, seperti operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, dampaknya tidak hanya pada individu, tetapi bisa meluas ke seluruh pemerintah daerah.

Menurut Tito, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi hubungan antara pemerintah daerah dan pusat, terutama dalam hal kepercayaan terkait pengelolaan anggaran seperti DAU, DAK, hingga DBH.

Meski demikian, ia mengapresiasi banyak kepala daerah yang telah bekerja baik dan menghadirkan inovasi. Namun, capaian tersebut kerap tertutup oleh pemberitaan negatif yang lebih cepat viral.

Karena itu, Tito mendorong kepala daerah lebih aktif membangun narasi positif dengan mempublikasikan kinerja dan prestasi secara berkelanjutan.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi publik sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi.

“Persepsi itu penting, tapi yang utama tetap perbaikan dari dalam, hati-hati terhadap praktik koruptif,” katanya.

Tito menegaskan, kepercayaan publik menjadi kunci utama dalam mendukung kelancaran pemerintahan daerah serta hubungan yang harmonis dengan pemerintah pusat.

Baca juga: Mendagri Tito Dorong Walkable City, Lebih Murah dari Biaya Berobat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8  +  2  =