Channel9.id-Jakarta. Dunia entertainment Indonesia melahirkan talenta baru yang memberi kesegaran di industri musik Tanah Air, yakni PinkDice. Sebuah talenta baru yang di balik gemerlap debut mereka, tersimpan cerita panjang tentang dedikasi, latihan keras, dan persahabatan yang terpupuk sejak masa pelatihan.
Perjalanan PinkDice bermula dari koridor Eve Model Inc, sebuah sekolah model yang juga membuka kelas dance dan performa K-Pop. Di sanalah para anggota pertama kali bertemu, menyatukan visi, dan membangun chemistry sebagai calon penampil profesional. Apa yang dimulai sebagai pertemuan sederhana di kelas pelatihan, kini telah bertransformasi menjadi sebuah grup yang siap bersaing di industri hiburan.
Pada 12 Juli 2025, proyek ini resmi dimulai. Para trainee dikumpulkan dalam satu tim untuk menjalani latihan vokal rutin setiap hari Sabtu. Selama periode Juli hingga September 2025, fokus utama mereka adalah mengasah teknik bernyanyi dan harmonisasi suara. Menariknya, saat itu mereka belum memiliki nama resmi dan hanya dikenal sebagai proyek girlband yang sedang dipersiapkan.
Momen krusial terjadi pada 27 September 2025 di kawasan Tegal Guci, di mana proyek ini dideklarasikan secara resmi. Langkah ini menjadi sinyal keseriusan mereka untuk terjun ke industri musik.
Memasuki Oktober 2025, mereka mulai menginjakkan kaki di studio rekaman untuk menggarap lagu pertama, sembari tetap mempersiapkan materi untuk single kedua.
Menjelang akhir tahun 2025 hingga Januari 2026, intensitas latihan meningkat tajam. PinkDice mulai fokus pada koreografi untuk lagu debut mereka yang berjudul Bully No Bully. Di bawah arahan coach Reinhart Martin, para member digembleng untuk menampilkan performa panggung yang maksimal.
Nama PinkDice sendiri memiliki makna filosofis yang mendalam. “Dice” atau dadu melambangkan keberanian untuk mengambil peluang dan memulai langkah baru. Enam sisi dadu merepresentasikan formasi awal mereka yang terdiri dari enam orang, sementara warna “Pink” dipilih untuk menggambarkan energi muda dan keceriaan yang menjadi identitas grup.
Sebelum resmi merilis karya perdana, PinkDice telah aktif menyapa publik melalui berbagai kegiatan pre-promotion. Berikut adalah rangkuman perjalanan penting PinkDice menuju debut:
Setelah melalui proses panjang, PinkDice kini mantap melangkah dengan formasi lima member yang memiliki peran strategis masing-masing:
PinkDice yang terdiri dari Cinta sebagai Leader, Main Presence, Kaori (Main Vocal, Main Dancer), Icel (Main Dancer, Lead Vocal), Rei (Lead Vocal, Lead Dancer) dan Evelyn sebagai Sub Vocal, Maknae (Anggota Termuda).
Dengan rilisnya Bully No Bully, PinkDice membuktikan bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil. Dari latihan rutin setiap Sabtu di sekolah model hingga berdiri di panggung profesional, mereka kini siap mewarnai industri musik dengan semangat dan keceriaan.
Kontributor: Akhmad Sekhu





