Channel9.id, KENDARI. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menilai Kota Kendari memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus pusat industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) di kawasan timur Indonesia.
Hal itu disampaikan Wiyagus saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Wiyagus, posisi strategis Kendari sebagai gerbang logistik, perdagangan, dan jasa di Sulawesi Tenggara menjadi modal utama untuk mendorong transformasi ekonomi daerah. Apalagi, Kendari kini didukung infrastruktur yang semakin berkembang dan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif.
“Dengan dukungan infrastruktur berstandar internasional dan SDM yang berkualitas, Kendari memiliki syarat lengkap untuk menjadi pusat ekonomi kreatif dan industri MICE di Indonesia timur,” ujar Wiyagus.
Ia menambahkan, pengembangan industri MICE diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif serta berkelanjutan.
Selain itu, Wiyagus juga menyoroti potensi ekonomi biru melalui optimalisasi kawasan Teluk Kendari. Menurutnya, kawasan tersebut dapat dikembangkan menjadi pusat pariwisata bahari terintegrasi sekaligus titik distribusi berbagai komoditas unggulan dari daerah sekitar.
Jadi Sorotan Asia-Pasifik
Wiyagus menyebut peringatan HUT Kendari tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan penyelenggaraan United Cities and Local Government (UCLG) ASPAC 2026. Forum internasional tersebut menjadikan Kendari sebagai perhatian kawasan Asia-Pasifik dalam pengembangan tata kelola pemerintahan daerah.
Ia menilai kepercayaan dunia internasional kepada Kendari sebagai tuan rumah forum global menjadi bukti kapasitas kota tersebut terus meningkat.
“Ini menunjukkan Kendari berkembang ke arah yang tepat, memadukan pembangunan modern dengan kekuatan budaya lokal,” katanya.
Menurutnya, Kendari berhasil tumbuh sebagai kota yang modern tanpa meninggalkan identitas budaya dan nilai sosial masyarakat.
Ekonomi Tumbuh di Atas Nasional
Dalam sambutannya, Wiyagus juga mengapresiasi capaian pembangunan Kota Kendari di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kendari mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,16 persen atau melampaui angka nasional.
Stabilitas harga di daerah juga dinilai terjaga dengan baik. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari berhasil menjaga inflasi pada level 2,96 persen.
Selain itu, Kendari mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 86,36 dan menempati posisi keenam secara nasional. Menurut Wiyagus, capaian tersebut menunjukkan investasi pemerintah pada sektor kesehatan, pendidikan, dan peningkatan pendapatan masyarakat mulai memberikan hasil nyata.
Dorong Tata Kelola dan Kota Berkelanjutan
Pada kesempatan itu, Wiyagus menyampaikan lima agenda prioritas untuk memperkuat kapasitas daerah. Pertama, memperkuat tata kelola pemerintahan melalui transparansi, akuntabilitas, reformasi birokrasi, dan digitalisasi layanan publik.
Kedua, mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata dan berkualitas. Ketiga, mengembangkan kota berkelanjutan yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Keempat, menjadikan Kendari sebagai laboratorium inovasi untuk penguatan nutrisi masyarakat dan pendidikan vokasi. Kelima, memperkuat ketahanan sosial dan budaya dengan menjaga nilai kearifan lokal di tengah arus globalisasi.
Wiyagus juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan HUT ke-195 Kota Kendari sebagai momentum memperkuat kolaborasi pembangunan daerah.
“Dirgahayu Kota Kendari. Semoga momentum ini menjadi penggerak bagi terwujudnya pemerintahan daerah yang semakin baik,” ujarnya.
Upacara HUT Kota Kendari turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, jajaran Forkopimda Provinsi Sultra dan Kota Kendari, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.





