Nasional

Mayoritas Infrastruktur Terdampak Sudah Berfungsi, Konektivitas dan Logistik Berangsur Normal

Channel9.id, Jakarta. Perbaikan infrastruktur di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana hidrometeorologi terus menunjukkan progres signifikan. Pemerintah mempercepat pemulihan konektivitas sosial dan ekonomi masyarakat melalui rehabilitasi jalan dan jembatan.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) per 11 Mei 2026, sekitar 94 persen dari total 2.421 ruas jalan daerah yang rusak telah kembali berfungsi. Selain itu, sekitar 67 persen dari 1.181 unit jembatan daerah terdampak juga telah difungsikan kembali.

Sementara itu, seluruh jalan dan jembatan nasional yang sebelumnya rusak kini telah 100 persen beroperasi untuk mendukung distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Juru Bicara Satgas PRR, Amran, mengatakan perbaikan jalan dan jembatan hampir selesai. Satgas juga membersihkan lumpur yang menutup saluran irigasi dan drainase di sekitar infrastruktur terdampak.

“Kondisi di lapangan sudah menunjukkan progres signifikan dan hampir tuntas. Untuk akses jalan nasional bahkan sudah 100 persen terhubung sejak beberapa bulan lalu. Saat ini tinggal pembersihan drainase yang tertutup lumpur,” kata Amran dalam konferensi pers Satgas PRR di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Amran memastikan pemerintah akan menyelesaikan perbaikan hingga tahap permanen. Namun, pembangunan infrastruktur permanen membutuhkan waktu lebih lama agar lebih kuat menghadapi risiko bencana di masa mendatang.

“Jembatan yang sudah terbangun saat ini sebagian merupakan jembatan Bailey dan beberapa jembatan sementara. Untuk jembatan permanen masih berproses. Dari sisi fungsional, hampir seluruh akses sudah dapat digunakan kembali. Namun, untuk memulihkan infrastruktur seperti sebelum bencana terjadi tentu membutuhkan waktu,” ujarnya.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan percepatan pemulihan infrastruktur menjadi komitmen pemerintah agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat segera pulih.

“Penanganan infrastruktur pascabencana menjadi prioritas kami agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Ia menargetkan seluruh infrastruktur di tiga daerah tersebut segera pulih sepenuhnya dan lebih tangguh menghadapi potensi bencana pada masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8  +  2  =