Happy Asmara dan Pikachu Bawakan Lagu ‘Kopi Dangdut’ dengan Goyang Hepika
Lifestyle & Sport

Happy Asmara dan Pikachu Bawakan Lagu ‘Kopi Dangdut’ dengan Goyang Hepika

Channel9.id-Jakarta. Banyak penyanyi yang meremake lagu ‘Kopi Dangdut’ ciptaan Fahmi Shahab. Kali ini, penyanyi Happy Asmara yang berkolaborasi dengan Pikachu membawakan lagu ‘Kopi Dangdut’ dengan Goyang Hepika.

Melalui Aransemen Tyo Adrian, lagu tersebut kini hadir sebagai warna dangdut baru yang memadukan nuansa klasik dan modern. Hasilnya adalah sebuah lagu yang membawa nostalgia namun juga trendi, dan dapat dinikmati bahkan oleh mereka yang jarang mendengarkan musik dangdut.

Happy Asmara menyampaikan, kolaborasi ini terasa sangat istimewa, karena menghadirkan lagu dengan daya tarik yang memadukan rasa nostalgia dengan nuansa modern. “Saya percaya lagu ini dapat dinikmati oleh berbagai generasi,” ujar Happy saat acara jump pers Goyang Hepika – Kolaborasi Happy Asmara dan Pikachu di MGP Space SCBD Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Lebih lanjut, Happy Asmara menerangkan bahwa ini merupakan kolaborasi pertama pokemon dengan dangdut, genre musik yang dicintai secara luas oleh masyarakat Indonesia.

Selain menyanyi, Happy Asmara akan hadir sebagai pengisi suara dalam serial animasi Pokémon terbaru, “Pokémon Horizon: Season 3 – Asa Mengangkasa”, yang dijadwalkan tayang pada tahun 2026! Karakter tersebut menjadi debut Happy Asmara sebagai pengisi suara. Serial ini akan mulai tayang di MentariTV pada 30 Mei 2026 dan kemudian dapat disaksikan secara gratis melalui kanal YouTube resmi Pokémon Indonesia mulai 5 Juni 2026.

Meskipun terbiasa mengolah vokal di atas panggung, Happy mengakui proses dubbing animasi memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dan jauh lebih teknis dibandingkan menyanyi. Ia membeberkan tantangan utamanya adalah menyelaraskan napas dan emosi dengan gerak mulut karakter yang ada di monitor.

“Jujur, karena beda banget sama nyanyi. Kita harus menyamakan mimik muka, gerak mulut, dan apa yang sedang dilakukan karakter itu. Menyesuaikan napas itu menantang banget,” beber Happy.

Bahkan, Happy menceritakan pengalamannya harus melakukan pengambilan suara berulang kali hanya untuk adegan tertawa kecil. “Intonasi sedikit saja sudah berubah karakternya. Bahkan cuma ketawa kecil saja itu bisa berarti beda. Ada tawa ‘haha’ yang begini dan begitu, makanya aku take berulang kali,” ungkap Happy Asmara mantap.

Sementara itu, Corporate Officer The Pokemon Company, Susumu Fukunaga menyampaikan, kolaborasi dengan musik dangdut menjadi hal luar biasa, karena melahirkan sebuah karya baru yang membuat siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa untuk ikut menari.

“Kami berharap lagu ini menjadi kesempatan bagi para penggemar happy asmara dan seluruh pecinta dangdut untuk mengenal dunia pokémon,” katanya.

Kolaborasi ini menjadi sejarah baru dalam dunia kreatif Indonesia. Berawal dari kerjasama maskapai penerbangan Garuda Indonesia x Pikachu berkebaya, kolaborasi antara pokémon sebagai International IP terus berjalan.

Mulai dari peluncuran Pikachu berkemeja batik yang sukses menggandeng Batik Keris, keterlibatan strategis Salim Group, hingga kehadiran Pikachu di PKNS pada Januari lalu, kini strategi kolaborasi terus melompat jauh ke panggung musik legendaris tanah air.

Adapun, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/ Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Irene Umar menyampaikan, kolaborasi ini bukan sekadar strategi pemasaran biasa, melainkan sebuah misi budaya yang kuat. “Kolaborasi lintas batas ini dinilai menjadi salah satu kunci utama akselerasi ekonomi kreatif nasional, “ ujarnya.

Menurut Irene Umar, dengan membawa unsur khas seperti batik—yang secara historis sudah melekat kuat sebagai identitas mutlak Indonesia—ke dalam ekosistem Pokémon global, budaya Indonesia berpeluang besar menembus pasar internasional tanpa batas. “Selain melestarikan budaya di kalangan generasi muda agar bangga mengenakan batik, kolaborasi ini juga membuka lapangan kerja baru berskala global bagi para kreator lokal,” pungkas Irene Umar optimis.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  76  =  86