Mirip Guntur Kolaborasi dengan Nakisha di Single ‘Bukan di Bumi yang Ini’
Lifestyle & Sport

Mirip Guntur Kolaborasi dengan Nakisha di Single ‘Bukan di Bumi yang Ini’

Channel9.id-Jakarta. Dunia entertainment Indonesia melahirkan penyanyi yang punya ciri khas tersendiri yang memberi warna di industri musik Tanah Air. Kali ini, proyek musik Mirip Guntur yang kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru berjudul ‘Bukan di Bumi yang Ini’.

Single ini hadir sebagai narasi lanjutan dari karya sebelumnya, ‘Sampai Antariksa’, yang konsisten membangun semesta cerita tentang cinta yang terasa jauh namun tetap membekas di hati.

Dalam rilisan kali ini, Mirip Guntur berkolaborasi dengan penyanyi muda berbakat asal Bandung, Nakisha (Sasha). Nama Nakisha sendiri sudah tidak asing di industri musik tanah air setelah sebelumnya meniti jejak melalui ajang pencarian bakat Indonesian Idol Junior dan The Voice Kids Indonesia.

Perpaduan vokal Nakisha yang lembut namun emosional dengan nuansa dreamy khas Mirip Guntur menciptakan atmosfer lagu yang menyerupai percakapan intim antara dua insan.

Secara tematik, Bukan di Bumi yang Ini digambarkan sebagai sebuah pesan singkat yang tidak pernah benar-benar sampai ke penerima yang tepat.

Lagu ini menangkap momen ketika dua orang saling memiliki rasa, namun harus berbenturan dengan realita dan waktu yang tidak berpihak pada mereka.

Lagu ini merupakan buah karya dari Happy Andromeda dan Dimas Bokor. Keduanya dikenal lewat tangan dingin mereka dalam menggarap lagu-lagu puitis seperti Bahagia Lagi (Piche Kota) serta Sumpah Mati.

Gaya penulisan yang puitis namun tetap ringan menjadi kekuatan utama dalam menyampaikan pesan tentang penerimaan tanpa rasa amarah.

Berbeda dengan lagu bertema patah hati pada umumnya, single ini tidak bicara soal penolakan atau akhir dari sebuah hubungan. Fokus utamanya adalah kondisi “belum waktunya”.

Meskipun membawa muatan emosional yang dalam, aransemen musiknya tetap dijaga agar terasa tenang dan hangat.

Lagu ‘Bukan di Bumi yang Ini’ menjadi ruang refleksi bagi siapa saja yang pernah merasakan cinta yang nyata namun terhalang oleh keadaan. Sebuah pengingat bahwa jika kebersamaan tidak bisa terwujud di dunia saat ini, mungkin hal itu akan terjadi di semesta yang lain.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4  +  6  =