Channel9.id-Jakarta. Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih harus mengganti sejumlah pejabat yang selama ini dipercaya menjalankan tugas penting negara. Namun, ia menegaskan keputusan tersebut diambil demi kepentingan rakyat setelah menerima laporan adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program pemerintah.
Prabowo mengatakan langkah itu bukan keputusan yang mudah karena melibatkan orang-orang yang selama ini dekat dan mendapat kepercayaannya. Meski demikian, ia memilih berpegang pada pesan almarhum ayahnya, Prof. Soemitro Djojohadikusumo, untuk selalu berpihak kepada rakyat saat menghadapi keraguan.
Presiden juga menegaskan telah meminta BPKP, PPATK, KPK, dan Kejaksaan Agung memperkuat pengawasan serta penegakan hukum, khususnya terhadap program-program strategis negara seperti Badan Gizi Nasional (BGN).
“Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Tidak ada pengecualian,” tegas Prabowo.
Menurutnya, meski keputusan tersebut berat secara pribadi, kepentingan rakyat dan integritas pemerintahan harus tetap menjadi prioritas utama.





