Ketum TP PKK Ajak Para Pengurus dan Kader PKK Pahami Pentingnya Literasi Keuangan di Tingkat Keluarga
Nasional

Tri Tito Ajak Kader PKK Melek Keuangan, Waspadai Pinjol Ilegal hingga Investasi Bodong

Channel9.id-Jakarta. Ketua Umum Tim Penggerak PKK Tri Tito Karnavian mengajak seluruh pengurus dan kader PKK meningkatkan pemahaman literasi keuangan agar mampu mengelola keuangan keluarga secara bijak sekaligus terhindar dari berbagai praktik keuangan ilegal.

Hal itu disampaikan Tri saat menghadiri acara Edukasi Keuangan Bagi Perempuan dalam Rangka Bulan Literasi Keuangan 2026 di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta.

Menurut Tri, literasi keuangan menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan keluarga. Pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan akan membantu masyarakat mengambil keputusan yang tepat di tengah derasnya informasi dan beragam produk jasa keuangan yang terus berkembang.

“Mudah-mudahan dengan literasi ini, pemahaman ini, kita bisa menambah wawasan agar kita bisa juga menyesuaikan ini dengan informasi-informasi tentang keuangan yang ada saat ini,” kata Tri.

Ia mengapresiasi meningkatnya tingkat literasi keuangan masyarakat yang ditandai dengan semakin banyaknya penggunaan produk dan layanan keuangan formal. Namun demikian, menurutnya, edukasi tetap perlu diperluas agar masyarakat semakin memahami manfaat maupun risiko dari setiap instrumen keuangan.

Tri menegaskan, kader PKK memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak edukasi di tingkat keluarga dan masyarakat. Karena itu, ia berharap para kader aktif mengajarkan pengelolaan keuangan rumah tangga, budaya menabung, investasi yang sehat, hingga kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan.

“Kita diharapkan Tim Penggerak PKK, ibu-ibu sebagai kader PKK menjadi garda terdepan dalam melakukan edukasi pada keluarga tentang pengelolaan keuangan rumah tangga,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya melindungi keluarga dari praktik pinjaman online ilegal maupun investasi bodong yang masih kerap memakan korban di berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Tri menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah berkolaborasi menyelenggarakan program edukasi keuangan bagi perempuan. Ke depan, ia berharap edukasi serupa dapat menjangkau lebih banyak kader PKK hingga ke daerah-daerah.

“Banyak sekali kader-kader PKK di seluruh Indonesia memerlukan edukasi literasi keuangan ini,” katanya.

Lebih lanjut, Tri berharap TP PKK dan OJK dapat memperkuat kerja sama melalui penyusunan kurikulum atau silabus edukasi keuangan yang terstruktur. Dengan pengalaman panjang PKK dalam mendampingi masyarakat, ia optimistis program literasi keuangan dapat semakin efektif menjangkau keluarga Indonesia.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari OJK agar kami mempunyai silabus yang jelas dan bagus dalam mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan keuangan,” pungkasnya.

Baca juga: Ketum TP PKK Ajak Pelajar Alor Peduli Kesehatan Mental dan Cegah TBC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

75  +    =  79