Channel9.id-Jakarta. Sebuah film tak hanya hiburan semata, tapi juga merenungkan tentang arti kehidupan. Hidup sebagai orang dewasa di era modern seringkali terasa berat akibat tekanan ekonomi hingga ketidakpastian masa depan. Film Tanah Runtuh hadir sebagai ajakan sederhana untuk kembali melihat dunia dengan cara yang lebih tenang dan penuh kasih sayang.
Film ini menyoroti karakter Ringgo, seorang anak Down Syndrome yang diperankan Ridho Khaliq. Kehadiran sosok Ringgo dalam film ini mengajak penonton untuk kembali memahami hal-hal mendasar dalam hidup seperti keluarga dan kepedulian.
Sutradara Rudi Soedjarwo menggarap film ini dengan fokus pada bagaimana manusia bertahan dan saling menjaga di tengah situasi sulit. Rudi mengungkapkan bahwa kekuatan hati karakter Ringgo menjadi daya tarik utama yang ingin ia sampaikan kepada penonton.
“Ketika dunia terasa runtuh, yang sering menyelamatkan kita justru bukan hal-hal besar, tetapi orang-orang yang memilih untuk tetap tinggal dan peduli. Saya tertarik pada manusia-manusia di dalamnya, dan melalui Ringgo, saya merasa film ini memiliki hati yang sangat kuat,” ujar Rudi Soedjarwo, beberapa waktu yang lalu.
Denny Siregar selaku produser, menegaskan karya ini tidak berfokus pada konflik, melainkan pada cinta yang bertahan di masa sulit. Denny merasa masyarakat saat ini terlalu sering melihat dunia dengan penuh prasangka dan kebisingan.
“Hari ini kita hidup di masa ketika semua orang seperti sedang marah, takut, dan lelah. Kita terlalu sering melihat dunia dengan prasangka dan kebisingan. Lewat Ringgo, saya merasa kita diingatkan kembali pada sesuatu yang sangat sederhana: bahwa manusia bisa saling mencintai tanpa syarat dan saling menjaga tanpa harus melihat perbedaan,” jelas Denny.
Di film ini, Vino G. Bastian yang ikut dilibatkan berperan sebagai Idham, pria yang bertemu dengan Ringgo dalam sebuah perjalanan. Vino mengaku tersentuh dengan cara karakter Ringgo melihat dunia di tengah kekacauan yang terjadi.
“Yang paling menyentuh buat saya bukan konflik atau kekacauan yang terjadi di sekeliling mereka. Justru bagaimana Ringgo melihat dunia dengan cara yang tenang. Ada kejujuran, ada cinta, dan ketulusan yang mungkin mulai jarang kita temukan dalam kehidupan orang dewasa hari ini,” kata Vino G. Bastian.
Sebagai seorang ayah, Vino merasakan kedekatan emosional yang sangat kuat selama mendalami peran di film ini. Ia merasa diingatkan bahwa menjadi kuat bukan berarti harus melupakan rasa peduli terhadap sesama manusia.
“Kita hidup di masa ketika semua orang sibuk, semua orang terburu-buru, dan semua orang seperti dituntut untuk terus kuat. Tapi melalui Ringgo, saya merasa diingatkan bahwa kadang yang paling penting bukan menjadi yang paling kuat, melainkan tetap punya hati untuk peduli pada orang lain,” tuturnya.
Film ini mengajak penonton melampaui keterbatasan fisik dan melihat bahwa kemampuan untuk mencintai adalah kekuatan yang tidak bisa runtuh. Visualisasi perjalanan Kai dan Ringgo dalam mencari sang ibu menjanjikan petualangan emosional yang mendalam bagi para penikmat film Tanah Air.
Film ‘Tanah Runtuh’ dibintangi jajaran aktor seperti Sigi Wimala hingga Tike Priatnakusumah ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026.
Kontributor: Akhmad Sekhu





