Channel9.id-Jakarta. Dunia entertainment Indonesia melahirkan grup musik yang punya sikap dalam menyikapi perkembangan teknologi mutakhir. Demikian dengan grup musik Ungu merilis video musik (MV) dari lagu terbaru mereka yang berjudul ‘Utara-Selatan’ dengan mempertahankan pendekatan kreatif analog non-CGI guna menyikapi kemunculan berbagai tren baru yang unik di kalangan generasi Z.
Langkah konvensional tersebut sengaja dipilih Ungu untuk mempresentasikan visual lagunya ke publik agar identitas asli musikalitas mereka tetap autentik dan karyanya dapat terus dinikmati oleh berbagai kalangan pendengar setia.
Meskipun sistem distribusi lagu terbarunya kini sepenuhnya memanfaatkan ekosistem platform digital, band yang digawangi oleh Pasha, Enda, Oncy, Makki, dan Rowman ini menegaskan bahwa pengerjaan gambar serta jalan cerita klip tersebut murni menggunakan rekaman nyata tanpa rekayasa digital.
“Ungu sudah sangat siap dari zaman dulu analog, kita sudah sangat mempersiapkan diri kita untuk digital,” ungkap para personel Ungu dalam konferensi pers peluncuran video musik lagu ‘Utara-Selatan’ di mal kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Kesiapan bermigrasi ke teknologi digital tidak lantas membuat band legendaris ini terhanyut oleh arus tren visual instan yang sedang ramai diadopsi para kreator muda saat ini.
Pemain bas Ungu, Makki Omar Parikesit, meluruskan bahwa pembatasan teknologi digital justru sengaja dilakukan demi menjaga orisinalitas klip video tersebut.
Menurut Makki, konsep visual konvensional justru memberikan kedalaman rasa yang tidak bisa digantikan oleh mesin.
Menambahkan penjelasan rekan satu grupnya, sang gitaris, Franco Medjaya atau akrab disapa Enda, merinci bentuk nyata dari konsep produksi manual yang mereka terapkan untuk video musik ‘Utara-Selatan’ yang disutradarai langsung oleh Pasha.
“Ini approach-nya lebih, kalau meskipun teknologinya digital, approach-nya lebih analog, di panggung, cerita, gambar betulan, tidak ada CGI, tidak ada AI, tidak ada apa,” tambah Enda.
Melalui kombinasi strategi distribusi modern dan prinsip produksi visual manual tersebut, Ungu optimistis dapat menjaga eksistensi mereka di industri musik tanah air hingga perayaan tiga dekade perjalanan karier bermusik.
Menyambut momentum bersejarah itu, persiapan matang juga tengah dilakukan dengan merancang rangkaian konser spesial.
Tak tanggung-tanggung, mereka berencana merangkum seluruh perjalanan diskografi dari awal berkarier untuk dimasukkan ke dalam daftar penampilan panggung.
“Kita berharap seluruh album kita, dari album pertama sampai kurang lebih 15 album yang kita punya, kita akan masukkan dalam repertoar lagu,” jelas sang vokalis, Sigit Purnomo Syamsuddin Said (Pasha).
Perencanaan daftar lagu yang dikurasi secara teliti tersebut sengaja disiapkan untuk membangkitkan kembali memori mendalam bagi para penggemar setia, Cliquers, yang selama ini menemani langkah mereka.
“Kita pingin bawa apa memori teman-teman Cliquers yang sudah menemani Ungu di puluhan tahun kemarin, kira-kira mereka masih kebawa enggak sejarah perasaan dengan lagu-lagu yang bakal kita bawain,” pungkas Pasha.
Video musik lagu ‘Utara-Selatan’ dari Ungu dapat disaksikan mulai Rabu, 5 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB di seluruh platform musik digital.
Kontributor: Akhmad Sekhu





