Hot Topic

Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Polda, Perkiraan Panen 2.795 Ton

Channel9.id – Jakarta. Polri memperluas dukungan terhadap upaya swasembada bawang putih melalui penanaman serentak di 14 Polda. Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/8/2026), juga ditandai dengan panen raya dan peletakan batu pertama Gudang Ketahanan Pangan Polri.

Dikutip dari siaran pers yang diterima, Rabu (19/8/2026), kegiatan tersebut dihadiri Kapolri, Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian, serta sejumlah pemangku kepentingan. Langkah tersebut menjadi bagian dari kerja sama lintas sektor untuk meningkatkan produksi bawang putih sekaligus memperkuat pengelolaan komoditas dari tahap budidaya hingga pascapanen.

Dalam program percepatan swasembada bawang putih, Polri bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan mitra strategis telah mengidentifikasi lahan terverifikasi seluas 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dari total lahan tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton dan melibatkan 117 kelompok tani serta 2.257 petani.

Pada Rabu, penanaman serentak dilakukan di 14 Polda dengan total lahan 279,5 hektare. Lahan tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih yang dapat dipanen pada kuartal IV 2026, sedangkan tiga Polda lainnya akan menyesuaikan waktu penanaman dengan masa tanam di wilayah masing-masing.

Di Sembalun, panen raya dilakukan di lahan seluas 105 hektare dengan potensi hasil sekitar 1.050 ton bawang putih. Pada lokasi yang sama, Polri juga memulai pembangunan Gudang Ketahanan Pangan seluas 250 meter persegi yang memiliki kapasitas penyimpanan hingga 300 ton.

Gudang tersebut ditujukan untuk mendukung pengelolaan hasil setelah panen, terutama melalui penyediaan fasilitas penyimpanan agar kualitas bawang putih tetap terjaga sebelum diserap dan didistribusikan.

Selain pengembangan lahan, dukungan sarana produksi juga diberikan melalui bantuan alat dan mesin pertanian. Polri menyediakan 81 unit hand tractor dan lima unit pompa air tenaga surya, sementara Kementerian Pertanian memberikan sembilan unit hand tractor, satu unit traktor roda empat, dan 19 unit pompa air. PT Pupuk Indonesia turut memberikan bantuan 17 ton pupuk.

Polri juga bekerja sama dengan Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk mengembangkan bibit bawang putih yang dapat dibudidayakan di wilayah dengan ketinggian kurang dari 1.000 meter di atas permukaan laut. Pengembangan bibit tersebut diarahkan untuk membuka peluang perluasan sentra produksi bawang putih ke wilayah dataran yang lebih rendah.

Melalui penguatan produksi, penyediaan sarana pertanian, hingga fasilitas pascapanen, program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Polri juga menyatakan pengembangan tersebut diharapkan dapat mendukung kesejahteraan petani serta pencapaian swasembada bawang putih nasional.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  87  =  96