Tantangan Ivan Gunawan Jajal Kemampuan Akting di Film 'Ibu Bagaimana Aku Tanpamu?’
Lifestyle & Sport

Tantangan Ivan Gunawan Jajal Kemampuan Akting di Film ‘Ibu Bagaimana Aku Tanpamu?’

Channel9.id-Jakarta. Membintangi sebuah film tentu ada tantangan tersendiri. Apalagi jika yang baru menjajal kemampuan akting. Demikiam dengan Ivan Gunawan yang mengungkap tantangan dalam menjajal kemampuan aktingnya melalui film layar lebar berjudul ‘Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?

Presenter sekaligus perancang busana itu mengaku antusias karena mendapat tantangan baru lewat karakter yang menuntutnya memainkan beragam emosi.

“Saya belum pernah main di film drama sebelumnya. Dan saya diminta banyak adegan-adegan yang serius, ada nangisnya, ada ketawanya, ada serunya gitu ya. Jadi di dalam satu scene aja tuh bisa banyak pergantian emosi gitu,” ungkap Ivan Gunawan di Kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2026).

Lebih lanjut, Ivan Gunawan mengaku menyukai tantangan yang dapat memacu adrenalin dalam berkarya. Menurutnya, tantangan justru membuat dirinya lebih bersemangat selama menjalani proses produksi film tersebut.

“Buat saya, ini adalah sebuah tantangan. Dan saya suka banget, orangnya suka tantangan, suka berkompetisi gitu. Jadi buat saya, saya kalau berada di satu lokasi kalau saya nggak ada tantangan tuh, buat saya nggak semangat. Jadi eh film ini justru penasaran banget untuk bisa segera tayang gitu, karena kita produksinya di puasa tahun ini ya gitu,” terangnya.

Dalam film tersebut, Ivan Gunawan memerankan karakter bernama Prince, seorang pemilik butik pakaian mewah. Prince memiliki hubungan kerja dengan Stella yang diperankan Marsha Timothy dan telah bekerja bersamanya selama beberapa tahun.

“Jadi perannya di sini saya sebagai Prince. Prince itu pemilik butik, yang mana Stella, diperankan Marsha Timothy, itu pegawai saya gitu. Jadi kita sudah beberapa tahun tuh kerja bareng. Sampai suatu saat ada satu kejadian lah yang dialami oleh Marsha atau Stella. Nah, di situlah dramanya dimulai,” bebernya.

Menariknya, Ivan Gunawan merasa karakter Prince tidak terlalu jauh dari kesehariannya sebagai seorang desainer. Ia bahkan merasa suasana syuting di butik dalam film tersebut cukup familiar dengan rutinitasnya di dunia fesyen.

“Aku ngerasain sih, rasain syutingnya, feel-nya seperti aku di butik pada umumnya. Bawelnya, tukang ngomelnya, tegasnya, juteknya gitu kan, ngaturnya gitu kan. Ya bener-bener ada di butik gitu,” paparnya.

Selama beradu akting dengan Marsha Timothy, pria yang akrab disapa Igun ini merasa berhasil membangun dinamika seperti hubungan antara atasan dan pegawai di dunia nyata. Berbagai persoalan yang terjadi di butik turut menjadi bagian dari konflik cerita.

“Stella tuh aku ngerasa dia tuh kayak bener-bener, ya pegawai aku sungguhan gitu kan. Gimana caranya kita menyelesaikan permasalahan, ada baju yang rusak, baju yang gagal, dan segala macem tuh ada ceritanya di sini gitu,” ungkapnya.

Kedekatan tersebut membuat Ivan Gunawan merasa nyaman saat menjalani adegan bersama Marsha Timothy. Ia bahkan beberapa kali merasa seperti sedang berbincang biasa dan lupa bahwa dirinya tengah menjalani proses syuting.

“Jadi kalau pas lagi di set tuh kayak ngerasa nggak syuting aku kadang-kadang. Kayak ngerasa nggak syuting, kayak berasa kayak misalnya gini, kayak lagi ngobrol berdua sama dia, kayak berasa kayak lagi ngobrol berdua, kayak nggak ada kamera gitu. Jadi kayak, sering banget momen-momen kayak gitu,” tegasnya.

Ivan Gunawan juga memuji kualitas naskah film tersebut yang menurutnya sudah kuat sejak awal. Ia mengatakan para pemain tidak banyak melakukan improvisasi dialog karena sebagian besar percakapan telah tersusun dalam naskah.

“Bukan karena aku yang main ya. Jadi beneran bukan karena aku yang main, tapi memang film ini dari skripnya aja udah bagus banget. Jadi skripnya udah bagus banget dan kita mostly di film ini nggak ada improve dialog, semuanya udah ada di situ. Bahasanya kekinian banget, relate banget sama bahasa kita sekarang,” pungkas Ivan Gunawan.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  84  =  90