Channel9.id, Halmahera Tengah – Di tengah hiruk-pikuk pembangunan industri dan hilirisasi nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, terselip harapan dari seorang pekerja PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Herberth (32 tahun). Menurutnya, geliat pembangunan ini membuat semakin banyak anak muda daerah berkesempatan untuk bekerja dan membangun masa depan.
Bagi Herberth, kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto ke Halmahera Tengah bukan hanya menjadi momentum penting bagi perkembangan industri. Kehadiran kepala negara juga menumbuhkan optimisme bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang masih mencari peluang pekerjaan.
“Kehadiran Pak Presiden di sini justru memberikan peluang bagi kami anak-anak muda di sini untuk ada harapan mencari lapangan pekerjaan,” ujar Herberth di Groundbreaking dan Komersialisasi 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel serta Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10).
Ia melihat pembangunan dan groundbreaking yang dilakukan di kawasan tersebut sebagai sebuah pintu baru. Bukan hanya bagi industri, tetapi juga bagi masyarakat yang ingin mengembangkan kemampuan dan memperoleh kesempatan kerja yang lebih luas.
“(Dari) groundbreaking yang hari ini dilaksanakan, ada harapan baru bagi kami masyarakat untuk bisa mengembangkan diri. Ada peluang pekerjaan yang lebih luas,” katanya.
Pengalaman Herberth menjadi representasi bagaimana kawasan industri di Weda Bay mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah. Datang dari Maluku Barat Daya, ia kini bekerja di salah satu kawasan industri yang berkembang di Halmahera Tengah.
Karena itu, ia berharap pertumbuhan industri melalui hilirisasi tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga semakin banyak membuka ruang bagi masyarakat untuk tumbuh bersama.
Menurut Herberth, keberadaan industri dan pengembangan hilirisasi memberikan peluang bagi pekerja yang sudah berada di dalam industri untuk mengembangkan karier. Di saat bersamaan, peluang tersebut diharapkan bisa dirasakan pula oleh masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan.
“Hilirisasi memberikan peluang bagi kami sebagai karyawan bisa mengembangkan karier, punya peluang yang lebih besar untuk bisa bekerja di industri Weda Bay Nickel,” ucapnya.
Bagi masyarakat di sekitar kawasan industri, harapan tersebut menjadi penting. Sebab, di balik pembangunan industri berskala besar, ada keluarga dan anak-anak muda yang menunggu kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup.
Herberth pun menyampaikan apresiasinya atas kedatangan Presiden Prabowo. Ia berharap perhatian pemerintah terhadap kawasan industri di Maluku Utara dapat terus berlanjut melalui program-program yang membuka kesempatan kerja lebih luas bagi masyarakat.
Ia juga berharap Indonesia semakin maju dan pembangunan yang dilakukan pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapan kami, Indonesia semakin jaya di tangan Pak Presiden Prabowo Subianto,” kata dia.
Herberth juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang menyempatkan diri hadir di tengah kesibukan agenda kenegaraan untuk melihat langsung aktivitas industri dan para pekerja di Weda Bay.
“Atas nama pribadi maupun karyawan di PT IWIP, saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo Subianto. Meskipun dalam berbagai macam agenda kesibukan, tapi (Presiden) mau meluangkan waktu untuk datang ke sini untuk agenda penting di sini, untuk dapat melihat kami pekerja di PT IWIP,” katanya.




