Nasional

Sentil Pemda yang Anak-Tirikan Humas, Mendagri Tito: Anggaran Diskominfo Harus Dijadikan Prioritas!

channel9.id – Jakarta. Mendagri Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memperkuat peran dan fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai garda terdepan komunikasi publik.

Langkah ini dinilai krusial agar masyarakat memahami dengan akurat berbagai program dan kebijakan yang digulirkan pemerintah, sekaligus menangkal arus hoaks yang makin deras di era digital.

Pesan tegas tersebut disampaikan Mendagri dalam Rapat Koordinasi Orkestrasi Agenda Setting Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Rabu (14/10/2026).

Mendagri secara khusus menyoroti ancaman fenomena firehose of falsehood, yaitu strategi penyebaran informasi bohong secara masif dan beruntun yang berpotensi menenggelamkan informasi fakta.

“Kondisi ini berpotensi membuat masyarakat lebih mempercayai informasi yang salah dibanding fakta sebenarnya. Karena itu, Diskominfo di daerah menjadi ujung tombak dan mitra penting untuk menyamakan narasi,” tegas Tito.

Mantan Kapolri ini mendorong agar Diskominfo di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota membangun saluran komunikasi yang paralel dengan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI dan Puspen Kemendagri.

Namun, Tito menyadari tantangan di lapangan. Karena urusan komunikasi dan informatika masuk dalam kategori pelayanan wajib non-pelayanan dasar, Diskominfo di sejumlah daerah kerap dinomorwakilkan dan kurang mendapat perhatian Pemda.

Oleh sebab itu, Mendagri meminta para kepala daerah untuk mengubah pola pikir tersebut dan mulai memprioritaskan sektor kehumasan.

“Harus kita perkuat kehumasan. Anggarannya, jumlah personelnya, peralatannya, kemudian juga jenjang kariernya mendapat atensi, kita perbaiki, dijadikan prioritas,” sentilnya.

Tak hanya soal anggaran, Tito mengingatkan agar penempatan posisi Kepala Diskominfo di daerah tidak dilakukan secara asal-asalan. Jabatan tersebut wajib diisi oleh figur yang memiliki latar belakang, pemahaman, dan pengalaman nyata di bidang komunikasi dan media.

“Orang yang mengawaki betul-betul orang yang memahami tentang urusan pekerjaan, komunikasi, dan informasi,” tandas Tito.

Sebagai informasi, Rakor ini digelar bersama Bakom RI yang mengusung tema “Dua Tahun Gerak Nyata” untuk mengomunikasikan capaian dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan serta jajaran Kepala Diskominfo dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Baca juga: Rombak Pejabat Utama Kemendagri, Mendagri Tito Tekankan Pengawasan Ketat Pemda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  20  =  26