Hot Topic

Kapolri Minta Polisi Terdekat Segera Datangi Lokasi Kejadian Tanpa Tunggu Perintah

Channel9.id – Jakarta. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto meminta anggota Polri yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian segera mengambil tindakan ketika menerima informasi mengenai suatu masalah atau musibah. Ia meminta anggota tidak menunggu perintah maupun arahan untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat.

Suyudi mengatakan, kecepatan dan ketepatan anggota dalam merespons kejadian menjadi bagian penting dari pelayanan kepolisian. Menurutnya, masyarakat menilai institusi Polri dari kehadiran dan tindakan anggotanya di lapangan, bukan dari pangkat maupun jabatan.

“Saya selalu menyampaikan kepada teman-teman bahwa masyarakat kita tidak pernah peduli dan tidak pernah mau tahu pangkat dan jabatan. Masyarakat melihat baju kita, masyarakat melihat sosok kita, kehadiran kita,” kata Suyudi saat memberikan sambutan dalam acara syukuran HUT ke-75 Humas Polri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, sebagaimana dikutip Channel9.id, Selasa (3/11/2026).

Dia menilai, kecepatan anggota mendatangi lokasi kejadian dapat memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat. Karena itu, ia meminta anggota Polri tidak menganggap remeh pentingnya kehadiran di tempat kejadian perkara (TKP).

“Untuk itu, kecepatan dan ketepatan mengambil langkah menjadi sesuatu yang penting bagi masyarakat. Jangan pernah mengecilkan arti kecepatan datang ke sebuah lokasi atau tempat kejadian perkara,” ujarnya.

Suyudi juga menyinggung slogan Polisi Bersama Masyarakat yang menurutnya perlu diwujudkan melalui tindakan nyata anggota kepolisian. Salah satunya dengan merespons informasi kejadian yang diterima melalui pusat kendali atau command center.

Dia menegaskan, anggota yang berada paling dekat dengan lokasi harus mengambil langkah tanpa harus menunggu instruksi dari atasan.

“Sudah saatnya kita tanpa harus menunggu perintah atau arahan. Kalau sudah ada informasi dari command center, misalnya ada sebuah masalah atau musibah, polisi terdekat di situ harus mengambil langkah-langkah,” katanya.

Suyudi menekankan, tindakan pertama yang harus dilakukan anggota di lokasi adalah memberikan pertolongan kepada masyarakat. Menurut dia, kehadiran dan kecepatan respons polisi dapat meninggalkan kesan mendalam bagi warga yang membutuhkan bantuan.

“Yang paling utama adalah melakukan pertolongan kepada masyarakat,” ujarnya.

Adapun HUT Humas Polri tahun ini mengusung tema “75 Tahun Humas Polri, Polisi Bersama Masyarakat Menjaga Reputasi Polri”. Peringatan tersebut menjadi momentum bagi Humas Polri untuk memperkuat komunikasi yang terbuka dan responsif.

Dalam rangkaian peringatan HUT ke-75, Humas Polri juga menggelar sejumlah kegiatan sosial dan kemanusiaan. Salah satunya donor darah yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran humas kepolisian di seluruh Indonesia dan menghasilkan 6.917 kantong darah.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4  +  3  =