Nasional

ABII Dorong Industri Pulp dan Kertas Manfaatkan Biochar

Channel9.id-Jakarta. Asosiasi Biochar Indonesia Internasional (ABII) mendorong industri pulp dan kertas memanfaatkan teknologi biochar untuk mengolah residu biomassa menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus mendukung pengurangan emisi.

Wakil Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) sekaligus Anggota Pengawas ABII, Rudi Andries, mengatakan residu seperti kulit kayu, serbuk kayu, dan sisa produksi berpotensi diolah melalui teknologi pirolisis menjadi biochar yang mampu menyimpan karbon dalam bentuk relatif stabil.

“Residu biomassa tidak seharusnya hanya dipandang sebagai sisa produksi. Dengan teknologi yang tepat, material tersebut berpotensi menjadi sumber nilai ekonomi baru sekaligus mendukung pengurangan emisi dan pemulihan lingkungan,” kata Rudi, kepada Channel9.id, di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Menurutnya, biochar juga berpotensi dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas tanah dan mendukung pengembangan pasar karbon. Namun, manfaat pengurangan emisi dan peluang kredit karbon harus dibuktikan melalui pengukuran serta verifikasi yang kredibel.

Untuk mengembangkan potensi tersebut, ABII mendorong kemitraan dengan Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) melalui program ABII–APKI Green Pulp & Paper Biochar Partnership. Program ini mencakup pemetaan residu biomassa, proyek percontohan, serta pengembangan sistem pengukuran manfaat karbon.

Rudi menilai, pemanfaatan biochar dapat mendorong industri pulp dan kertas tidak hanya menghasilkan produk dengan emisi lebih rendah, tetapi juga berkontribusi terhadap pemulihan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Industri perlu mampu menciptakan nilai tambah dari sumber daya alam sekaligus memastikan manfaat ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

51  +    =  55