Connect with us

Internasional

Aktivis Myanmar Tidak Setuju Dengan Pendekatan ASEAN

Published

on

Aktivis Myanmar Tidak Setuju Dengan Pendekatan ASEAN

Channel9.id-Myanmar. Aktivis pro-demokrasi Myanmar dengan tegas mengkritik perjanjian antara pemimpin junta miltier Myanmar dengan para pemimpin negara ASEAN dalam upayanya untuk menyudahi kekerasan di Myanmar. Pada hari Minggu (25/4/2021), mereka juga bersumpah akan terus melakukan protes unjuk rasa anti-kudeta.

Beberapa unjuk rasa terjadi di beberapa kota besar Myanmar pada hari Minggu, sehari setelah ASEAN dan Jenderal Senior Min Aung Hlaing bertemu di Jakarta untuk mencapai kesepakatan untuk mengakhiri krisis di Myanmar.

“Entah itu ASEAN atau PBB, mereka hanya akan berucap dari luar dan mengatakan ‘jangan ribut tapi negosiasi dan selesaikan masalahnya’. Tapi itu tidak mudah untuk dilakukan jika saja mereka tahu apa yang benar-benar terjadi disini,” kata Khin Sandar dari kelompok General Strikes Collaboration Committe.

“Kami akan terus melakukan unjuk rasa,” katanya kepada Reuters melalui telepon.

Menurut pernyataan dari perwakilan ASEAN dari Brunei, sebuah kesepakatan telah tercapai di ibukota Indonesia, Jakarta mengenai lima poin – mengakhiri kekerasan di sana, membuat dialog konstruktif untuk semua partai,    diadakannya utusan khusus dari ASEAN, diterimanya bantuan dan kunjungan dari pihak utusan ke Myanmar.

Namun lima poin konsensus itu tidak menyinggung masalah tahanan politik, walaupun dalam pernyataan tersebut dikatakan pertemuan itu menerima suara untuk dibebaskan tahanan politik di Myanmar.

Draf pernyataan awal sempat beredar sehari sebelum diadakannya KTT . Di draf tersebut disinggung soal tahanan politik di lima poin kesepakatan tersebut. Namun di pernyataan akhirnya, pembahasan mengenai tahanan politik itu tak disangka-sangka dikesampingkan.

Para pemimpin ASEAN mengingkan adanya komitmen dari Min Aung Hlaing untuk menahan pasukannya untuk tidak melakukan tindak kekerasan, yang dilaporkan oleh Assistance Association for Political Prisoners (AAPP) bahwa 748 telah tewas ditangan junta militer sejak terjadinya kudeta di tanggal 1 Februari.

AAPP juga melaporkan kalau lebih dari 3,000 orang telah ditahan oleh pihak junta.

“Kami sadar apapun hasil dari pertemuan ASEAN tersebut, itu tidak akan mencerminkan apa yang kita inginkan,” kata Wai Aung, seorang komando unjuk rasa di Yangon. “Kami akan terus berunjuk rasa sampai rezim militer jatuh,” tambahnya.

Beberapa orang mengkritik kesepakatan yang dicapai ASEAN di sosial media.

“Pernyataan dari ASEAN itu adalah tamparan untuk mereka yang telah disiksa, dibunuh dan diteror oleh pihak militer,” kutip postingan pengguna Facebook dengan nama pengguna Mawchi Tun. “Kami tidak butuh bantuanmu dengan pola pikir dan pendekatan seperti itu,” kutip postingan tersebut.

(RAG)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Internasional

PBB Akan Segera Diskusikan Konflik Israel-Palestina

Published

on

By

PBB Akan Segera Diskusikan Konflik Israel-Palestina

Channel9.id-Amerika. Dewan Keamanan PBB akan mendiskusikan secara publik perihal konflik antara Israel dengan Palestina pada hari Minggu nanti, ungkap para diplomat, Jumat (14/5/2021). Para diplomat mengatakan sebelumnya Amerika Serikat, sekutu dekat Israel, menyarankan untuk mengadakan diskusi ini pada hari Selasa dan mereka juga menolak saran untuk mengadakan diskusi ini pada hari Jumat

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken mengungkapkan alasannya mengapa hari Selasa. Ia mengatakan, “dengan menunggu beberapa hari akan memberikan para diplomat  untuk melihat lebih jelas lagi apa yang harus dilakukan untu de-eskalasi situasi disana,” ujarnya. Ia juga menambahkan “Amerika terbuka untuk segala bentuk diskusi yang suportif dan terbuka,” ucapnya di PBB.

Konflik Israel-Palestina sudah memasuki hari kelima dengan tidak ada tanda-tanda konflik ini akan segera mereda. Israel terus menembakkan roket-roketnya dan juga menyerang dengan serangan udaranya terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Hamas juga membalas sebisa mungkin dengan roket-roketnya ke daerah Israel.

15 anggota dewan telah bertemu dengan rahasia sebanyak dua kali pada minggu ini untuk membahas konflik yang kian memburuk disana, namun sejauh ini masih belum menemukan jalan tengahnya.

Seluruh anggota dewan sudah setuju akan mengadakan pertemuan secara virtual dikarenakan adanya pandemi Covid-19.

Amerika sudah mengirimkan utusannya ke daerah konflik karena khawatir peperangan ini akan terus kian memburuk.

“Amerika Serikat secara aktif akan terus melakukan upaya diplomatis dengan tingkatan tertinggi agar bisa meredakan tensi disana,” kutip duta Amerika Serikat, Linda Thomas-Greenfield di Twitter setelah AS setuju kalau pertemuannya akan diadakan pada hari Minggu.

Upaya perdamaian juga sudah dilakukan oleh Mesir, Qatar dan PBB, namun sampai saat ini belum menunjukkan progress yang signifikan.

(RAG)

Continue Reading

Internasional

Menlu RI Ajak Semua Negara Bangun Solidaritas, Kolaborasi, dan Kerja Sama  Atasi Pandemi

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi meyakini bahwa solidaritas, kolaborasi, dan kerja sama antarnegara merupakan hal yang penting dalam melawan pandemi Covid-19.

Menurutnya, tidak boleh ada satu negara pun yang tertinggal dalam penanganan pandemi ini.

“No country should be left behind. No one is safe until everyone is,” ujar Menlu Retno saat melepas bantuan hibah pemerintah Republik Indonesia kepada India untuk penanganan pandemi Covid-19, pada Rabu, 12 Mei 2021 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Menlu Retno menambahkan, dengan spirit solidaritas dan kerja sama yang dilakukan, Indonesia dapat secepatnya keluar dari pandemi Covid-19 sebagai pemenang.

“Recover together, recover stronger,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menlu secara simbolis menyerahkan bantuan hibah pemerintah Indonesia untuk mendukung upaya penanganan Covid-19 di India. Bantuan ini bukan merupakan bantuan pertama Indonesia dalam memberikan dukungan penanganan Covid-19 bagi negara sahabat.

“Di awal pandemi, saat mulai terjadi di Wuhan, Indonesia juga memberikan bantuan alat kesehatan seperti masker, sarung tangan, dan hand sanitizer,” ujar Retno.

Indonesia juga memberikan bantuan kepada Palestina dan negara-negara Pasifik. Tak hanya itu, Indonesia juga berkontribusi melalui Coalition for Epidemic Preparedness Innovation (CEPI) untuk mendukung kesetaraan akses vaksin bagi semua negara.

Sementara itu, Duta Besar India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah Indonesia.

“Pertama-tama, izinkan saya berterima kasih kepada Ibu Menteri Luar Negeri RI atas pernyataannya yang baik dan bijak mengenai kerja sama di kala membutuhkan. Ia dengan sangat tepat menunjukkan bahwa teman saat membutuhkan adalah teman sesungguhnya. Kami telah mempraktikkan hal tersebut di masa lalu sepanjang waktu. Sekarang saatnya mencari bantuan dari teman-teman kita,” ungkapnya.

 

Continue Reading

Internasional

Dubes Heri Akhmadi Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1422 H

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Duta besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi, mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri bagi warga negara Indonesia. Dalam video yang diunggahnya, Dubes Heri dan istrinya, menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin.

“Assalamualaikum,  saudaraku warga negara Indonesia di Jepang dan Micronesia. Alhamdulilah hari kemenangan yang kita nantikan telah tiba. Perkenankanlah saya, Heri Akhmadi, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Mikronesia, dan istri saya, Nuning Akhmadi, mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1422 Hijriah. Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga ibadah ramadhan kita sebulan penuh diterima oleh Allah Subhanahuta’ala, Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya, Kamis 13 Mei 2021.

Baca juga: Dubes Heri Akhmadi Imbau WNI Patuhi Aturan Pemerintah Jepang 

Heri mengatakan, KBRI Tokyo tidak menggelar shalat Idul Fitri dan open house karena situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Namun, rencananya silaturahmi daring akan digelar pada akhir pekan ini.

“Seperti lebaran tahun lalu, KBRI Tokyo tidak menyelenggarakan shalat Idul Fitri dan juga open house secara tatap muka. meski tidak dapat silaturahmi secara tatap muka, insya Allah lebaran tahun ini kita akan bersilaturahmi tatap maya akan dilakukan pada hari Minggu, 16 Mei 2021,”katanya.

Heri berharap, warga negara Indonesia di Jepang dapat bergabung dalam halal bi halal daring yang diadakan oleh KBRI Jepang.

“Untuk memastikan kawan-kawan dalam situasi libur, sehingga, dapat ikut bergabung dan berhalal bi halal bersama. Tetap jaga kesehatan jasmani dan rohani. Salam hangat untuk anda dan keluarga tercinta,”tutupnya.

Continue Reading

HOT TOPIC