Connect with us

Lifestyle & Sport

Bagnaia Raih Kenenangan MotoGP Perdananya Musim Ini

Published

on

Bagnaia Raih Kenenangan MotoGP Perdananya Musim Ini

Channel9.id – Jakarta. Pebalap Ducati Francesco Bagnaia boleh berlega hati setelah menahan gempuran juara dunia enam kali Marc Marquez di Grand Prix Aragon pada Minggu guna merebut kemenangan perdananya dalam MotoGP.

Hasil itu menjadi kesuksesan pertama Bagnaia pada kelas premier setelah meraih 10 kemenangan di Moto2 dan Moto3 dalam kariernya.

Merebut pole position dengan rekor lap baru Sirkuit MotorLand, Pecco memimpin lomba sejak start dan dibuntuti oleh Marquez, yang mengincar kemenangan ke-58 di MotoGP.

Kedua pebalap melesat cukup jauh dari rival-rival mereka dan Marquez melancarkan serangan pada lap-lap terakhir.

Tiga lap tersisa menjelang finis Marquez sempat beberapa kali mengambil alih pimpinan lomba sebelum Bagnaia merestorasi posisinya.

Pada upaya ketujuhnya mencoba menyalip, Marquez justru melebar dari tikungan sehingga membuat Bagnaia bisa sedikit bernafas menuju garis finis demi kemenangan perdananya dalam kelas premier.

Baca juga: Valentino Rossi Duet Dengan Dovizioso di MotoGP 2021

“Kemenangan ini seperti suatu pembebasan. Kami telah bekerja keras untuk meraih hasil ini,” kata Bagnaia seperti dikutip AFP.

“Tidak mudah bertahan di depan Marquez, dia masih sangat kompetitif bahkan ketika dia tidak dalam kondisi 100 persen,” kata pebalap Italia itu mengacu cedera yang dialami Marquez sejak musim lalu itu.

Marquez pun mengakui Bagnaia sulit ditaklukkan hari itu di Aragon.

“Pecco sangat kuat. Saya mencoba melihat di mana titik kelemahan dia tapi dia tidak punya satupun. Dia mengerem lebih larut daripada saya. Saya mencoba (menyalip) tapi setiap kali saya berada di limit.”

Sementara itu pemuncak klasemen sementara Fabio Quartararo tak menemukan kecepatan untuk bisa finis lebih baik dari P8 kendati start dari baris terdepan.

“Saya tidak senang, hari ini aneh,” kata El Diablo.

“Saya meningkatkan kecepatan saya pagi ini, tapi sesuatu yang aneh terjadi saat balapan. Hal ini bisa terjadi kadang-kadang.

“Tapi ini bukan kegagalan total. Kami akan bekerja keras untuk menganalisis apa yang terjadi, dan pekan depan kami akan membalap di Misano.”

Juara dunia bertahan Joan Mir melengkapi podium di peringkat tiga untuk Suzuki.

Dengan lima balapan tersisa musim ini, Quartararo mengoleksi 214 poin, diikuti Bagnaia dengan 161 poin dan Mir terpaut empat poin di belakang.

HY

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle & Sport

Dubes Heri Akhmadi: Penyelenggaraan PON Papua Bisa Belajar dari Olimpiade Tokyo

Published

on

By

Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi menyaksikan langsung perjuangan Saptoyogo Purnomo di Olympic Stadium, Tokyo Jumat (27/8). Foto KBRI Tokyo

Channel9.id-Jakarta. Perhelatan PON XX di Papua akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021 di tengah pandemi Covid-19. Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi mengatakan perhetalan PON XX di Papua bisa banyak belajar dari penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 yang dinilai berjalan sukses. Menurutnya, perhelatan akbar 4 tahunan bisa berjalan sukses karena tetap tunduk pada ketentuan state of emergency.

“Tidak ada perubahan status di Jepang saat pelaksanaan Olimpiade Tokyo, PPKM-nya kalo disini. Semua status, protokol tunduk pada ketentuan status state of emergency,” ujar Heri dalam diskusi virtual ‘Persiapan Protokol Kesehatan PON XX Papua’ yang disiarkan Youtube BNPB, Rabu (15/9).

“Ada ketentuan tidak boleh kumpul sekian orang, tidak boleh kegiatan bersama. Itu jadi dasar pelaksanaan Olimpiade Tokyo bisa sukses terlaksana,” sambungnya.

Heri mengatakan, semua ketentuan pelaksanaan Olimpiade diatur oleh National Olympic Comitee (NOC). Mereka semua yang mengatur mengenai penerapan protokol kesehatan secara ketat selama berlangsungnya olimpiade.

“Siapa yang diberikan akses masuk ada di tangan NOC. Jadi di tingkat pusat ada panitianya, di tingkat nasional ada NOC. Semua kontrol ada di sana,” katanya.

“Jadi kerja sama dengan Satgas Covid-19 dalam pelaksanaan PON XX ini sangat penting. Itu punya pengaruh signifikan,” tutur Heri.

Baca juga: Rapat Dengan DPR, Mendagri Paparkan Persiapan PON XX 

Dikatakannya, ada beberapa tahapan terkait penyelenggaraan Olimpiade Tokyo. Dimulai dari pra keberangkatan, semua atlet wajib divaksin dan monitoring kesehatan 14 hari sebelum berangkat ke Jepang. Seperti cek suhu harian, cek ada tidaknya gejala Covid-19 dan tes PCR 3X24 Jam sebelum berangkat.

Setelah tiba di Jepang, Heri menjelaskan bahwa atlet dibatasi ruang geraknya, termasuk di ruang makan. Karena Indonesia masih zona merah atau emergency yang tinggi, maka tidak boleh disatukan dengan atlet-atlet lain pada 4 hari pertama.

“Jadi prosesnya seperti bubble. Di bandara tidak ada persinggungan sama sekali. Bahkan kami tim penjemput pun harus mengambil jarak 2 meter. Kami pun tidak diperkenankan ikut rombongan bersama para atlet,” ungkap Heri.

Lebih lanjut, Heri menuturkan atlet masing-masing langsung masuk ke wisma wisma atlet dan tidak bisa banyak bersinggungan dengan atlet yang lain pada awal awal kedatangan ini. Baru kemudian setelah beberapa hari dibolehkan untuk berinteraksi. Itu pun para atlet diwajibkan tes Saliva PCR tiap hari.

Wilayah edarnya para atlet pun terbatas. Sebab, mereka dilarang keluar dari atlet village. Jika pun keluar hanya ke tempat pertandingan dan latihan dengan menggunakan kendaraan yang sudah disediakan panitia. Di samping itu, setiap kontingen atlet dibekali aplikasi untuk melacak keberadaan para atlet. Atlet yang melanggar disiplin terpaksa harus dipulangkan.

“Itulah rentetan aturan di sana. Ini yang membuat atlet stress,” ujar Heri.

Menurut Heri, dari sekitar 12 ribu atlet yang berlaga di Olimpiade Tokyo, hanya ada sekitar 36 yang terpapar Covid-19. “Termasuk Praveen Jordan (atlet bulutangkis Indonesia) yang ternyata negatif setelah 2 hari atau false,” tukasnya.

IG

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Meski Baik Bagi Kesehatan, Jangan Kebanyakan Makan Buah-Buahan

Published

on

By

Meski Baik Bagi Kesehatan, Jangan Kebanyakan Makan Buah-Buahan

Channel9.id-Jakarta. Banyak orang yang berpikir bahwa semakin banyak mengonsumsi makanan yang sehat—seperti buah-buahan, maka semakin banyak manfaat yang bisa didapat oleh tubuh. Ini salah kaprah. Pasalnya, alih-alih makin sehat, mengonsumsinya terlalu banyak malah bisa berdampak buruh bagi kesehatan, lo.

Ya, dalam konteks tertentu, ungkapan “hal yang berlebihan tidaklah baik” bukanlah sekadar bualan. Ini juga berlaku dalam mengonsumsi buah-buahan.

Baca juga: Pilihan Buah yang Bantu Redakan Sakit Kepala

Memangnya, apa saja sih dampak buruknya bagi tubuh jika terlalu banyak mengonsumsi buah-buahan? Untuk lebih jelasnya, simaklah ulasan berikut ini.

1. Kadar gula darah naik
Terlalu banyak makan buah bisa meningkatkan kadar gula darah. Tak peduli gula alami atau bukan, bagi penderita diabetes, hal ini juga harus diperhatikan. Pasalnya, kenaikan gula darah berpotensi memperparah penyakit atau menimbulkan komplikasi diabetes.

Untuk diketahui, buah-buahan mengandung karbohidrat sederhana atau gula alami yang disebut fruktosa. Fruktosa ini bisa meningkatkan gula darah dengan cepat. Orang dengan tubuh yang sehat mungkin tak akan mengalami dampak yang berat, tapi lain ceritanya bagi para penderita diabetes.

2. Ganggu pencernaan
Buah-buahan kaya akan serat, yang baik untuk sistem pencernaan. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, sistem pencernaanmu bisa terganggu. Kamu bisa mengalami kembung, begah, kram perut, hingga diare.

Sebagai informasi, orang dewasa pada umumnya membutuhkan 30 gram serat per hari. Sementara, orang yang menjalani diet rendah serat—misalnya saat pemulihan dari diare—hanya boleh mengonsumsi maksimum 10 gram serat per hari hingga kondisi pencernaannya membaik.

3. Kekurangan zat gizi
Jika Kamu menganggap buah-buahan sebagai makanan utama dan tak mengonsumsinya dengan makanan lain, Kamu berisiko kekurangan zat gizi lain. Adapun salah satu anjuran makan gizi seimbang yaitu mengonsumsi jenis makanan yang beragam. Anjuran ini berangkat dari fakta bahwa tak ada satu makanan yang bisa memenuhi seluruh kebutuhan gizi harianmu.

Buah-buahan memang kaya vitamin, namun minim asam lemak dan asam amino—yang tak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh. Selain itu, buah jug atak mengandung zat besi, kalsium, dan beberapa mineral yang penting bagi kesehatan.

Adapun rekomendasi asupan buah dan sayuran umumnya minimal 400 gram sehari. Ini sesuai anjuran dari Kementerian Kesehatan yang menyarankan konsumsi lima porsi sayur atau buah per harinya. Sebagai gambaran, satu porsi buah setara dengan satu buah berukuran sedang, misalnya jeruk berukuran sedang, satu buah pisang, atau satu buah apel.

Konsumsi lebih dari lima porsi buah dan sayuran setiap hari tak akan menambahkan manfaatnya. Jadi, Kamu tak perlu kebanyakan makan buah untuk bisa memiliki hidup yang sehat. Selain itu, jangan lupa untuk melengkapinya gizi dengan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Messi dan Mbappe Dimainkan, PSG Hanya Bermain Imbang 

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. PSG imbang 1-1 atas tuan rumah Club Brugge dalam pertandingan pertama Grup A Liga Champions di Jan Breydel Stadium, Kamis 16 September 2021 dini hari.

Mauricio Pochettino selaku pelatih tim tamu PSG langsung menampilkan pemain bintangnya seperti Neymar Jr, Kylian Mbappe dan Lionel Messi sejak laga dimulai.

Klub berjuluk Les Parisiens pun sanggup membuka keunggulannya dari Club Brugge pada menit 15.

Les Parisiens mencetak gol lebih dahulu melalui Ander Herrera memanfaatkan assist Kylian Mbappe.

Namun, keunggulan itu gagal dipertahankan karena hanya berselang 12 menit tuan rumah Club Brugge sukses menyamakan kedudukan berkat sepakan Hans Vanaken.

Baca juga: PSG Pertahankan Kemenangan Awal Musim Demi Genggam Posisi Puncak

Gol Vanaken pun membuat PSG bermain imbang 1-1 selama paruh pertama. Selepas turun minum, Pochettino memasukan beberapa pemain diantaranya Julian Draxler dan Danilo Pereira.

Keduanya masuk untuk menggantikan Giorginio Wijnaldum bersama Leandro Paredes. Bahkan Kylian Mbappe juga harus keluar karena mengalami masalah pada kakinya.

Mbappe digantikan oleh Mauro Icardi yang sama-sama berkarakter menyerang. Sayangnya pergantian pemain itu tidak bisa membawa kemenangan bagi PSG yang harus puas berbagi 1 poin dengan Club Brugge.

Pochettino terbilang gagal dalam memaksimalkan peran Messi dalam hasil imbang 1-1 PSG di markas Club Brugge.

Susunan Pemain

Club Brugge

Mignolet (Gk); Clinton Mata, Hendry, Nsokl; Sowah, Rits, Vanaken, Balanta, Sobol; De Ketelaere, Lang.

PSG

Navas (Gk); Hakimi, Kimpembe, Marquinhos, Diallo; Wijnaldum, Herrera, Paredes; Neymar, Messi, Mbappe.

Continue Reading

HOT TOPIC