Channel9.id-Jakarta. Kita patut memberi apresiasi tinggi kepada Baim Wong yang mengajak dua bocah down syndrome yang bukan aktor untuk ikut bermain di film terbarunya berjudul ‘Semua Akan Baik-Baik Saja’. Sebuah film yang dibintangi di antaranya Reza Rahadian, Christine Hakim, Raihaanun, dan Teuku Rifnu Wikana.
‘Semua Akan Baik-Baik Saja’ menjadi film ketiga Baim, yang kini bergenre drama. Sebelumnya, ia telah sukses dengan dua film horornya, Lembayung dan Sukma yang sama-sama meraih predikat blockbuster saat tayang di bioskop.
Kedua anak down syndrome yang ikut bermain di film Baim adalah Alim dan Vanessa. Keduanya akan memerankan karakter dengan nama asli mereka. Disebutkan, awalnya Baim bertemu keduanya di salah satu kedai kopi yang merekrut anak-anak berkebutuhan khusus sebagai staf.
“Saya itu pertama ketemu mereka di Kopi Kamu yang mempekerjakan anak-anak difabel jadi karyawan. Hati saya tergerak sebagai manusia. Jadi mereka bisa mempekerjakan orang yang belum tentu bisa bekerja,” ujar Baim Wong kepada wartawan di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2026).
Karena terinspirasi dengan hal tersebut, Baim pun mencoba memberanikan untuk mengajak keduanya terlibat di film barunya. Bagi Baim, yang perlu diberikan adalah soal kesempatan.
Ia pun kemudian mengingat masa awal dirinya merintis karier, ketika ia juga banyak diragukan.
“Seperti saat awal-awal masa saya syuting, itu enggak ada kesempatan dari rumah produksi-rumah produksi. Akhirnya mereka saya kasih kesempatan. Saya ingin orang-orang seperti Alim dan Vanessa punya kepercayaan diri. Mereka itu yang enggak ada kesempatan,” terang Baim.
Baim mengaku tergerak secara emosional untuk memberikan ruang bagi penyandang disabilitas di layar lebar. Ia berharap keterlibatan Alim dan Vanessa dapat memberikan pesan tentang nilai diri dan kepercayaan diri.
“Sesimpel saya tergerak sebagai manusia, lalu saya berpikir, ‘Saya juga mau, saya mau buat film yang ada merekanya’,” bebernya.
Meskipun menyadari tantangan besar dari sisi biaya produksi, mantan suami Paula Verhoeven itu tetap membulatkan tekadnya untuk merealisasikan idenya. Baginya, memberikan kesempatan bagi mereka yang memiliki keterbatasan adalah prioritas utama dalam proyek ini.
“Takut sebenarnya, karena kita tahu buat film itu tidak murah. Tapi ada yang mendorong saya lebih. Ini karena saya mau orang-orang seperti mereka itu punya kepercayaan diri, punya value. Mereka merasakan value ada di dalam diri mereka. Itu yang tidak ada kesempatan bagi orang-orang sama seperti kita,” papar Baim Wong.
Sepanjang proses syuting, kemampuan akting Alim diakui Baim sangat luar biasa. Ia bahkan sempat terpukau saat melihat Alim melakukan adegan emosional secara spontan di depan kamera.
“Jadi ada di satu momen Alim minta dia mau marah dan nangis. Saya langsung ambil kamera, itu aktingnya sungguhan kalah loh aktornya. Di situ saya mikir bahwa mereka akting dengan ketulusan jadi semua natural,” tegasnya.
Bagi Baim, keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk menghasilkan karya yang berkualitas. Ia justru melihat hal tersebut sebagai kekuatan utama yang memberikan warna berbeda pada film terbarunya ini.
“Kemampuan dan kekurangan Alim dan Vanessa ini rupanya jadi kelebihan di film ini, saya senang sekali,” pungkas Baim.
Secara garis besar, film ‘Semua Akan Baik-Baik Saja’ mengisahkan tentang dinamika sebuah keluarga yang dipicu oleh keinginan Ibu Wida (Christine Hakim) untuk menjual rumah. Keputusan tersebut mempertemukan anak-anaknya, yakni Lintang, Bintang, dan Banyu dalam sebuah konflik emosional.
Situasi semakin memanas karena campur tangan menantunya, Ilham (Teuku Rifnu Wikana), yang berniat menguasai sertifikat rumah tersebut. Ilham digambarkan sebagai sosok yang kerap menyulitkan keluarga Ibu Wida, termasuk istrinya sendiri, Tari (Happy Salma).
Film produksi Tiger Wong Entertainment ini dijadwalkan mulai menyapa penonton di bioskop seluruh Indonesia pada 13 Mei 2026 mendatang.
Kontributor: Akhmad Sekhu





