Connect with us

Lifestyle & Sport

Barcelona dan Real Madrid Berebut Bek Belia Brasil

Published

on

Channel9.id, Barcelona – Barcelona dan Real Madrid tak hanya saling sikut di Liga Spanyol. Kedua klub raksasa tersebut saat ini sedang berebut bek muda berbakat Brasil Leo Santos dari Corinthians.

Santos baru berusia 19 tahun. Namun dia sudah jadi andalan di tim utama Corinthians. Total Santos sudah main 18 kali bersama Corinthians. 

Mundo Deportivo melaporkan nama Leo Santos berada dalam daftar incaran Barcelona dan Real Madrid untuk meremajakan barisan pertahanan mereka.

Kontrak Santos bersama Corinthians masih berlaku sampai tahun 2020. Namun ketertarikan Barcelona dan Real Madrid membuat Corinthians kemungkinan akan merelakan Santos pergi pada tahun 2019.

Santos dilirik Barcelona dan Real Madrid karena kedua klub sama-sama memiliki bek yang sudah termakan usia. Gerard Pique (Barcelona) dan Sergio Ramos (Real Madrid) sudah berusia diatas 30 tahun.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle & Sport

Pameran Bonsai Hiburan Libur Panjang di Tengah Pandemi

Published

on

By

Channel9.id-Lamongan. Menikmati ratusan pohon bonsai cantik karya warga Lamongan menjadi salah satu cara untuk menikmati libur panjang cuti bersama dengan cara berbeda.

Ratusan karya penghobi bonsai yang tergabung dalam Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Lamongan dipamerkan di Lapangan Gajahmada, Jalan Soemargo. Pameran bonsai ini berakhir hingga nanti malam, Kamis (29/10).

“Ada lebih dari 300 bonsai karya penyuka bonsai Lamongan yang kami pamerkan,” kata Ketua PPBI Lamongan, Mochammmad Wahyudi saat di lokasi.

Pameran bonsai, kata Wahyudi, kerap dilakukan hampir tiap tahun sekali. Berbeda dengan pameran-pameran bonsai sebelumnya, peserta pameran kali ini murni penghobi bonsai dari Lamongan dan tidak melibatkan penghobi bonsai dari luar kota. Pelaksanaan kegiatan pameran yang ke-14 ini juga terpaksa diundur karena pandemi COVID-19. Seharusnya digelar Juni baru bisa digelar Oktober 2020.

“Selain karena sedang pandemi COVID-19 sehingga tidak melibatkan peserta dari luar kota, kami juga ingin menumbuhkan minat dan hobi masyarakat Lamongan akan seni merawat dan membentuk pohon bonsai,” tutur Wahyudi.

Meski peserta pameran adalah lokal Lamongan, namun ternyata minat untuk bonsai cukup besar. Buktinya, peserta pameran bonsai kali sebanyak 345 pohon bonsai dari 12 komunitas penghobi bonsai di Lamongan. Wahyudi mengakui, jumlah kontestan ini lebih banyak meski pesertanya adalah lokal Lamongan.

“Meski lokal Lamongan, tapi peserta tahun ini terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Wahyudi seraya menambahkan pihaknya juga terpaksa menolak banyak peserta dari luar kota seperti Surabaya, Malang, Gresik, Tuban, Bojonegoro dan kota-kota lainnya.

Selain menunjukkan semakin tingginya minat warga Lamongan terhadap bonsai, pameran bonsai tahun ini juga semakin bisa menunjukkan Kota Soto ini memiliki potensi alam yang masih bisa digali melalui bonsai.

“Bonsai yang dipamerkan ini adalah pohon-pohon yang bisa ditemukan di Lamongan seperti pohon Serut, Mustam, Klampis Hitam, Stigi dan pohon-pohon lainnya,” ujar Wahyudi.

Sementara dua kelas bonsai dipamerkan dalam pameran bonsai ini yakni kelas prospek (pemula) dan regional. Penilaian bagus tidaknya bonsai, menurut Wahyudi, ditentukan dari beberapa kriteria di antaranya kematangan pohon meliputi besarnya batang, cabang dan ranting harus seimbang.

“Selain itu ada keserasian arah cabang dan ranting dengan batang pohon bonsai. Tak hanya itu, kriteria pendukung lainnya termasuk aksesories yang ada pada pohon bonsai juga menjadi penilaian

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Tips Menyimpan Pakaian Kotor Selama Liburan

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Di masa-masa cuti seperti ini, liburan ke tempat baru yang jauh dari rumah kerap menjadi pilihan. Di momen seperti ini, pakaian kotor mengiringi namun persoalan ini nyaris diabaikan. Padahal pakaian kotor ini bisa mengeluarkan bau.

Sudah seharusnya Anda menyiapkan tempat khusus untuk menyimpan baju kotor. Tujuannya agar tidak mengotori pakaian yang bersih jika ditaruh di satu tempat, karena penyebaran bakteri.

Melansir NHS UK, ada tiga hal yang menjadi penyebab yang mempercepat penyebaran bakteri ke pakaian bersih. Pertama, karena handuk atau seprai digunakan lebih dari satu orang. Kedua, karena bakteri menyebar dari pakaian kotor dan tangan. Terakhir, kuman menyebar dari barang yang sedang dicuci.

Maka itu, untuk mengurangi penyebaran bakteri ke pakaian bersih, ada sejumlah tips yang bisa Anda lakukan, seperti berikut ini.

1. Membawa beberapa kantong plastik
Anda sebaiknya selalu membawa beberapa kantong plastik. Kantong ini Anda pakai untuk memisahkan pakaian kotor dengan pakaian bersih. Dengan demikian, bakteri dari pakaian kotor tidak menyebar ke pakaian bersih.

Atau, Anda bisa menggunakan tas kain laundry yang bisa digunakan berulang-ulang. Biasanya tempat penginapan menyediakannya untuk sementara Anda menginap.

2. Menyimpan pakaian kotor pada bagian bawah ransel
Jika tak membawa kantong plastik atau tak tersedia tas laundry di penginapan, Anda bisa menyimpan baju dan celana yang sudah dipakai di bagian bawah ransel. Sementara, Anda bisa meletakkan pakaian bersih pada bagian atas.

Baca juga : Cara Jitu Hilangkan Stres Agar Liburan Lebih Menyenangkan

Jika tak ada pebatas yang nemisahkan keduanya, memang masih ada kemungkinan bakteri menyebar. Namun, setidaknya, tak semua pakaian bersih tercampur pakaian kotor. Dan, setidaknya memudahkan Anda mencari pakaian bersih.

3. Mencuci pakaian kotor
Menyimpan pakaian kotor akan lebih mudah jika dicuci saat Anda di hotel atau penginapan. Dengan begitu, Anda bisa meringankan beban bawaan Anda dan ketika pulang nanti, jumlah pakaian kotor yang harus dicuci juga berkurang.

Maka dari itu, tak heran bila banyak pelancong yang suka mencuci pakaian agar bisa memakai kembali pakaian tersebut. Sehingga, tidak perlu terlalu banyak membawa baju dan celana.

Untuk diketahui, menggunakan kembali pakaian kotor bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan, seperti gejala alergi berupa gatal-gatal.

Selain itu, bisa juga menimbulkan masalah folikel dan jerawat. Sebab menggunakan pakaian berulang kali menyebabkan penumpukan minyak terjadi dan bisa menyumbat pori-pori kulit. Akibatnya, masalah gatal pada kulit pun tidak terhindarkan. Bahkan, jika memiliki luka terbuka bisa meningkatkan risiko infeksi bakteri dari pakaian ke kulit.

Setelah mengetahui risikonya, tips ini sekiranya bisa mengurangi terkena masalah kesehatan kulit.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Cara Jitu Hilangkan Stres Agar Liburan Lebih Menyenangkan

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Sebagian kantor dan perusahaan tengah memberlakukan cuti hingga akhir pekan ini bagi karyawannya. Kesempatan ini umumnya dimanfaatkan untuk melupakan pekerjaan dan berlibur.

Kendati begitu, tak jarang berlibur justru membuat stres, bisa jadi karena terbayang pekerjaan yang ditinggalkan. Atau, penyebab lainnya yaitu tak bisa menghabiskan waktu sendiri karena terlalu banyak menghabiskan waktu bersama, hingga terlalu banyak minum alkohol saat pesta.

Situasi tersebut malah bisa merusak suasana liburan, lho. Maka dari itu, cobalah untuk mengelola stras agar tak memengaruhi kesehatan fisik dan mental Anda. Berikut cara-cara untuk menghilangkan stres dengan cepat.

1. Mengatur prioritas
Anda disarankan untuk mengatur prioritas saat liburan. Tentukan kegiatan apa yang paling positif, setidaknya untuk menghindari Anda dari kewalahan karena aktivitas yang tidak perlu.

Misalnya, selalu sibuk memasak atau membereskan rumah ketika berkunjung ke rumah saudara atau memasak setiap liburan. Sebetulnya, Anda bisa membagi tugas dengan sanak yang lain. Jangan membebani diri Anda sendiri karena pekerjaan ini.

Baca juga : Cara Menghilangkan Sensasi Panas di Tangan Setelah Mengolah dan Makan Cabai

2. Makan dan tidur teratur
Tidur cukup dan makan teratur adalah salah satu kunci agar hormon stres tidak melonjak saat liburan. Sebab tubuh membutuhkan nutrisi dan istirahat agar kesehatan tidak terganggu. Sehingga, Anda bisa mengelola stres dengan baik dan liburan tak terganggu.

3. Tetap rutin berolahraga
Selain itu, berolahragalah dengan rutin. Luangkanlah waktu setidaknya 30 menit pada pagi hari.

Menurut penelitian, rutin berolahraga, bisa meningkatkan hormon endorfin di tubuh. Endorfin ialah hormon yang menstimulasi perasaan senang di otak manusia. Maka itu, dengan rutin berolahraga bisa meredakan stres yang dialami.

4. Awali dan akhiri hari dengan hal menyenangkan
Memulai dan mengawali hari dengan kegiatan yang disukai sukai saat liburan cukup efektif dalam mengelola stres saat liburan.

Pasalnya, jika melakukan sesuatu yang menyenangkan dan menutup hari dengan kegiatan yang disukai, bisa membuat beban kegiatan Anda berkurang.

5. Mencari bantuan
Jika kelelahan dan kewalahan menghadapi kegiatan liburan yang bertubi-tubi, mintalah bantuan kepada orang terdekat. Sebab beban bukan hanya di Anda.

Dengan begitu, Anda bisa membuat kegiatan, seperti memasak atau membersihkan rumah menjelang tamu datang, menjadi menyenangkan marena dilakukan bersama-sama.

(LH)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC