Connect with us

Nasional

Berpantun Di Batam Mendagri Ajak Pemilih Coblos Pilkada

Published

on

Channel9.id-Batam. “Pergi ke Batam selagi muda. Naik pesawat tidak perlu kuda. Sebentar lagi nyoblos pilkada. Tapi jangan lupa protokol covid kita waspada”.

Sebait pantun disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat meluncurkan program Launching 5 juta Masker Wujudkan Pilkada Sehat 2020 di Batam Kepulauan Riau (10/11/2020).

Mendagri  mengimbau calon kepala daerah untuk mengampanyekan kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2020 mendatang.

Baca juga: Gerakan 5 Juta Masker di Kepri, Mendagri: Terbesar Saat Ini

Mendagri menyampaikan alasan mengapa Pemerintah dan DPR sepakat menyelenggarakan Pilkada 9 Desember 2020. “Tidak ada jaminan dari pakar di seluruh dunia yang menyebutkan kapan Pandemi ini akan berakhir,” katanya.

Data dari Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 di daerah yang menyelenggarakan Pilkada, dan mematuhi protokol kesehatan jumlah penderita Covid-19 menunjukan penurunan, ujar Mendagri.

Karena itulah, Mendagri sangat mengapresiasi program launching 5 juta masker satu bulan menjelang pencoblosan yang diinisiasi Pjs Gubernur Riau, Dr Bahtiar MSi.  “Lima juta masker oleh provinsi, termasuk yang terbanyak saat ini,” ujar mantan Kapolri ini.

Bahtiar menyampaikan, seperti menjadi arahan Mendagri, untuk selalu mengubah tantangan menjadi peluang. Pilkada nanti, menjadi cara mendongkrak kesadaran masyarakat patuh kepada protokol kesehatan untuk melawan musuh bersama Covid-19.

Hadir dalam acara yang digelar di Ballroom Raddison Hotel Batam, Kapolda Kepri, Pangkowilhan II, Bakamla Kepri, dan seluruh jajaran Forkompimda Provinsi, para Pjs Bupati dan Walikota se-Kepulauan Riau.

Waktu Pilkada sudah dekat, taati protokol kesehatan, 9 Desember nanti datang ke TPS pilih pimpinan terbaik daerah, tetap dengan tenang, hati gembira, tapi seperti dalam pantun Mendagri tetap waspada.

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Mahfud MD: Jumlah Pelanggaran Prokes di Pilkada Hanya 2,2 Persen dari 73.500 Kegiatan

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan, jumlah pelanggaran protokol kesehatan selama rangkaian persiapan Pilkada 2020 hanya sebanyak 2,2 persen.

“Ada pelanggaran protokol kesehatan, terjadi sebanyak 2,2 persen dari 73.500 event, itu pelanggarannya kira-kira 1.510 event,” kata Mahfud melalui kanal Youtube Kemenko Polhukam RI, Selasa (24/11).

Menurutnya, banyak dari pelanggaran tersebut adalah pelanggaran yang sifatnya kecil. Misalnya saja tidak mengenakan masker.

“Itu pun yang kecil-kecil, misalnya lupa pakai masker, jumlah di ruangan lebih banyak dan sebagainya,” kata Mahfud.

Baca juga: Pelanggar Prokes Hanya 2,2 Persen, KPU Pastikan Pilkada Aman dari Covid-19 

Mahfud menyampaikan, semua pelanggaran tersebut sudah diingatkan. Pun mereka semua patuh, sehingga tidak ada kasus pelanggaran besar.

Sebagian di antara para pelanggar juga mendapatkan pemidanaan. Pihaknya mencatat paling tidak ada 16 kasus tindak pidana pelanggaran protokol kesehatan selama rangkaian persiapan Pilkada 2020.

“Yang ditindak pidana dan diproses pidana khusus untuk pilkada itu ada 16 tindak pidana yang sekarang ini dalam proses penyelidikan dan penyidikan dan sudah dalam proses peradilan juga,” ujarnya.

“Jadi jangan bilang bahwa tidak ada tindakan, semua sudah ditindak,” lanjut Mahfud.

(HY)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Tokoh Otomotif Nasional Helmy Sungkar Wafat

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Dunia otomotif Indonesia kehilangan putra terbaiknya. Salah satu tokoh otomotif nasional Helmy Sungkar meninggal dunia, Selasa (24/11) pagi sekitar pukul 06.10 WIB. Helmy berpulang pada usia 68 tahun di tempat tinggalnya, Bintaro.

Helmy Sungkar Alurmei nama lengkapnya, dikenal sebagai sosok yang gigih memajukan dunia otomotif Tanah Air, utamanya motorsport. Mantan pembalap nasional dan promotor olahraga otomotif ini menurunkan kecintaannya terhadap dunia otomotif menurun kepada putranya, Rifat Sungkar dan Rizal Sungkar.

Baca juga: Ricky Yacobi Meninggal Dunia, Diduga Serangan Jantung

Helmy rajin menggelar berbagai kejuaraan balap motor mulai dari road race, motocross hingga drag race.

Ia juga diketahui memiliki event organizer balap sendiri bernama Trendy Promo Mandira (TPM). Meski event motocross Indonesia tengah lesu, beliau tetap rajin menggelar acara balap dengan biaya sendiri tanpa sponsor.

Sebelumnya, Helmy Sungkar sempat dirawat selama satu bulan di rumah sakit akibat stroke. Diketahui, ia memang menderita sakit diabetes dan harus menjalani perawatan khusus.

Continue Reading

Hot Topic

Pemkot Jaksel Ungkap Kemunculan Klaster Tebet

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menjelaskan munculnya klaster Covid-19 di Tebet usai ada kerumunan massa saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan itu.

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji menyatakan sehari setelah acara, Puskesmas Kecamatan Tebet melakukan penelusuran kasus aktif atau active case finding (ACF) terhadap 97 orang di lingkungan RW 01, tempat kegiatan maulid berlangsung.

Mereka kemudian mengikuti tes usap (swab test). Hasilnya, didapatkan lima orang positif Covid-19.

“Setelah Maulid itu, Sabtu (14/11) dilakukan swab di Tebet, dari 97 orang, ada lima yang positif,” ujar Isnawa, Senin (23/11).

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Jakarta Selatan itu tidak mengetahui pasti berapa jumlah warga yang hadir dalam kerumunan maulid tersebut. Sebab, warga yang datang bukan hanya dari kawasan Tebet saja, tetapi juga dari berbagai daerah lain.

Tekait data 50 warga Tebet yang dinyatakan positif Covid-19, Isnawa menyebutkan data tersebut berasal dari data keseluruhan warga terkonfirmasi positif se-Kecamatan Tebet yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada 19 November 2020.

“Terkait yang 50 itu biar dari Satgas Tebet yang menjelaskan, di sini ada Kapuskes Tebet,” kata Isnawa.

Kepala Puskesmas Kecamatan Tebet Myrna K. menyatakan, 50 orang warga tersebut adalah kasus positif se-Kecamatan Tebet, bukan dari kegiatan kerumuman maulid.

Baca juga: Doni Monardo: Lonjakan Jumlah Kasus Covid-19 Akibat Kerumunan Rizieq Shihab

Lebih lanjut, dia menjelaskan, dari 50 data kasus positif itu, Puskesmas Tebet melakukan pelacakan, mencari tahu alamat orangnya, dan melihat penyebab terpaparnya.

“Dari 50 orang tersebut, 33 orang belum bisa kita telusuri karena alamatnya tidak jelas, kemudian nomor ponselnya tidak lengkap. Sedangkan 17 orang lainnya sudah kita dapat telusuri,” kata Myrna.

Menurut Myrna, hasil penelusuran pihaknya, 17 dari 50 orang yang dinyatakan positif berdasarkan data Dinas Kesehatan, sebagian besar terpapar karena liburan, ada yang pekerja kantoran, dan ada pula berasal dari klaster keluarga.

“Jadi, dari hasil penelusuran, sebagian besar terpapar karena liburan, ada yang dari perkantoran, bekerja di Tebet, tidak tinggal di Tebet, tracing dari keluar dan pergi pada saat liburan,” ujar Myrna.

(HY)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC