Connect with us

Nasional

Bupati Blora Nyanyi dan Joget Tanpa Masker, Ketua DPRD: Menyakiti Masyarakat!

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Video Bupati Blora, Jawa Tengah, Djoko Nugroho asyik bernyanyi dan joget bareng tanpa masker viral di media sosial. Ketua DPRD Blora Dasum mengatakan, sikap Djoko bernyanyi dan joget bareng tanpa masker sangat mencederai dan menyakiti masyarakat.

“Waduh. Kok bisa seperti itu ya,” kata Dasum mengomentari video tersebut saat dihubungi detikcom, Senin (12/10/2020).

Baca juga: Bupati Blora Bantah Joget Tanpa Masker, Ini Respon Ganjar Pranowo

Ketua DPRD Blora HM Dasum minta Satpol PP bertindak. Karena saat ini Pemkab Blora dengan tim gabungan tengah gencar melakukan operasi penegakan protokol kesehatan virus Corona atau COVID-19 hingga ke desa-desa.

“Bagi Satpol PP, tolong jika hal itu melanggar aturan harus ditegakkan. Aturan jangan diterapkan untuk rakyat saja,” tandas Dasum.

Diberitakan sebelumnya, video yang berisi tayangan Bupati Blora, Jawa Tengah, Djoko Nugroho asyik bernyanyi dan joget di sebuah hajatan viral di media sosial. Dalam video itu terlihat Djoko Nugroho tak mematuhi protokol kesehatan, yakni tidak memakai masker serta tak menjaga jarak.

Video tersebut berdurasi 30 detik dan beredar di grup WhatsApp serta media sosial.

Tampak dalam video, Djoko bernyanyi bersama seorang perempuan berseragam mirip PNS. Keduanya terlihat tanpa memakai masker.

Selain itu, di dekat Djoko terlihat ada dua orang perempuan yang memakai dress panjang namun tak memakai masker. Selain itu, ada juga sejumlah pria berbaju batik tampak asyik berjoget. Di antara para pria itu tampak ada yang memakai masker dan ada yang tidak memakai masker.

Djoko Nugroho membenarkan tentang video tersebut. Dia juga mengaku sudah melihat cuplikan video tersebut.

“Benar, saya sudah lihat (videonya),” kata Djoko, Senin (12/10) dikutip detik.com.

Acara yang dihadiri Djoko tersebut berlangsung di Kecamatan Randublatung, Senin siang. Namun Djoko tak menyebut acara apa yang dihadirinya itu. Djoko hanya mengaku dia sebetulnya memakai masker di lokasi, namun dia melepas masker yang dia kenakan saat menyanyi.

“Iya (masker dilepas saat menyanyi),” jelasnya.

Djoko pun menampik disebut membuat gaduh karena videonya beredar viral di masa pandemi Corona. Padahal saat ini Pemkab Blora tengah gencar-gencarnya memberlakukan sanksi sosial hingga denda kepada warga yang melanggar protokol kesehatan virus Corona atau COVID-19.

“Gaduh kenapa? Siapa bilang saya nggak memakai masker. Tanya itu yang punya gawe (hajat),” tukas Djoko.

IG

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Hina Islam, Jokowi: Indonesia Mengecam Keras Pernyataan Macron

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras kekerasan yang terjadi di Paris dan Nice, Prancis. Jokowi juga mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai menghina Islam.

“Indonesia mengecam keras terjadinya kekerasan di Paris dan Nice yang telah memakan korban jiwa, yang kedua Indonesia mengecam pernyatan Presiden Prancis yang menghina agama Islam yang telah melukai pernyataan umat Islam di seluruh dunia,” kata Jokowi melalui siaran Youtube, Sabtu (31/10).

Baca juga: Menag RI Kecam Pernyataan Macron

Pernyataan Macron, lanjutnya, mencederai persatuan dunia. Jokwoi menegaskan kebebasan berekespresi yang menodai simbol agama harus dihentikan.

“Kebebasan berekspresi yang menodai kesakralan simbol agama sama sekali tidak bisa dibenarkan dan harus dihentikan,” ujarnya.

Lebih lanjut Jokowi pun mengecam terorisme, namun dia menegaskan terorisme tidak ada kaitannya dengan agama manapun. “Terorisme tidak ada hubungannya dengan agama apapun,” katanya.

Continue Reading

Nasional

Libur Panjang, Dispendukcapil Surabaya Tetap Berikan Pelayanan

Published

on

By

Channel9.id-Surabaya. Dispendukcapil Surabaya tetap buka dan memberikan pelayanan seperti biasanya. Baik online maupun tatap muka, selama masa libur panjang dan cuti bersama ini

Menurut Kadispendukcapil Surabaya, Agus Imam Sonhaji, dibukanya pelayanan saat long weekend ini penting dilakukan demi memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Pelayanan secara online lewat aplikasi www.klampid.disdukcapilsurabaya.id juga tetap diproses petugas.

“Jadi petugas tetap masuk untuk melayani yang online itu sesuai dengan jadwal. Apalagi masyarakat dapat menginput data dan mengakses web bisa dari mana saja,” kata Agus, Sabtu (31/10).

Pelayanan tatap muka seperti perekaman e-KTP juga dilayani. Dalam sehari, kapasitas yang diberi sebanyak 250 orang.

“Karena perekaman ini mengharuskan tatap muka, maka kami beri kapasitas 250 per hari. Tetapi untuk pendaftarannya perekaman harus melalui online dahulu,” ujarnya.

Selama libur panjang, pelayanan tatap muka dibuka sejak pagi pukul 08.00 – 18.00 WIB. Petugas dibagi menjadi beberapa shift. Shift pertama pukul 08.00 – 13.00 WIB, shift kedua pukul 13.00 – 18.00 WIB.

Dalam per hari, ada sekitar 31 orang yang melakukan perekaman. Kepada masyarakat yang ingin mengurus perekaman e-KTP, maka harus mendaftar online dulu. Kemudian akan ditindaklanjuti oleh petugas untuk perekaman.

“Jadi akan kami tindaklanjuti sesuai dengan jadwal. Tidak perlu khawatir libur nasional ini. Apapun pelayanan berbasis online yang terdapat dalam website tersebut juga tetap akan diproses,” pungkasnya

Continue Reading

Hot Topic

Jasa Marga Catat 509.140 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.140 kendaraan meninggalkan Jakarta selama 27 Oktober-29 Oktober 2020. Angka itu naik 40,3 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas selama new normal.

Corporate Communications & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengimbau pengguna jalan untuk meninggalkan Jakarta selama periode libur panjang cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H untuk menghindari puncak arus kendaraan kembali ke Jakarta dan pulang lebih awal.

Ia menyarankan pengguna jalan untuk menghindari waktu yang bersamaan kembali ke Jakarta. Hal ini untuk menghindari kepadatan yang berpotensi terjadi pada Minggu, 1 November 2020.

Baca juga: Penjelasan Jasa Marga Terkait Tarif 9 Ruas Tol yang Akan Naik

“Kami mengimbau agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta lebih awal. Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk dapat memberlakukan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan penempatan petugas di lokasi rawan kepadatan,” ungkap Heru dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (31/10).

Heru menyatakan pemberlakuan contraflow pada arus balik perlu dilakukan untuk menghindari kepadatan pertemuan dua lalu lintas Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta di Km 66 Simpang Susun Dawuan, serta kepadatan jelang akses masuk masuk dan rest area Km 62 dan Km 52.

“Kami juga memastikan proyek pekerjaan di jalan tol berpotensi mengganggu lajur dihentikan sementara, termasuk pekerjaan mobilisasi peralatan,” terang Heru.

Heru juga mengimbau agar pengguna jalan memastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima dan mematuhi protokol kesehatan saat berada di tempat istirahat, isi BBM, dan saldo uang elektronik yang cukup. Selain itu, pengguna jalan juga diimbau untuk mengisi saldo uang elektronik yang cukup, mematuhi rambu-rambu, dan istirahat jika lelah berkendara.

IG

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC