Connect with us

Lifestyle & Sport

Cara Atasi Kecanduan Kopi

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Banyak orang menyukai kopi, bahkan ada yang menjadikan minuman ini sebagai kebutuhan pokok. Mengonsumsi kopi sejatinya tidak masalah, kecuali jika Anda kecanduan tinggi pada kopi yang bisa berdampak buruk pada kesehatan.

Alih-alih mendapat manfaat dari kopi, mengonsumsinya secara berlebihan justru bisa mengurangi konsentrasi karena bisa menyebabkan kegelisahan dan kecemasan, dan menyebabkan kualitas tidur yang buruk. Pun bisa memicu stres dan mempengaruhi kualitas tidur. Maka dari itu, Anda yang sudah telanjur kecanduan tinggi, disarankan untuk mengurangi asupan kopi.

Bagi pecandu kopi, mengurangi konsumsi kopi bukanlah perkara mudah. Kendati begitu, bukan berarti sama sekali tak bisa dilakukan, sebab hal itu bisa diupayakan secara perlahan. Berikut ini sejumlah langkahnya.

1. Kurangi secara bertahap
Mengurangi asupan kopi tak bisa dilakukan secara instan. Cobalah melakukannya secara bertahap dengan membuat target. Misalnya, sehari hanya minum 1 gelas kopi. Di minggu selanjutnya, minumlah hanya 4 cangkir. Dengan cara ini, Anda bisa mengatasi kecanduan kopi. Atau, sebagai ganti kafein, anda bisa mengonsumsi teh atau coklat.

2. Menyibukkan diri
Tetap menyibukkan diri akan membantu Anda meningkatkan konsentrasi dan energi yang diperoleh dari kafein.

Baca juga : Menyoal Kecanduan Kopi

3. Cari minuman lain yang lebih sehat
Carilah minuman pengganti. Anda bisa mencoba minuman tanpa kafein, seperti teh herbal atau bahkan air lemon hangat.

4. Ganti dengan air putih
Minum air putih jauh lebih bermanfaat daripada minum kopi. Air putih bisa beroeran sebagai detoksifikasi tubuh.

5. Ganti dengan minuman yang mengandung susu
Meminum minuman panas di pagi hari jug aberfek seperti terapi. Anda disarankan untuk mengganti kebiasaan minum kopi dengan meminum minman lainnya, seperti cokelat hangat, teh herbal hangat, atau susu.

6. Tidur
Kebanyakan orang yang tidak bisa tidur yang cukup mengatasinya dengan meminum banyak kopi. Kopi menjadi pilihan, sebab salah satu efek stimulan kopi adalah menghasilkan energi pada tubuh. Anda bisa memulihkan energi dengan tidur dan istirahat cukup, serta olahraga secara teratur.

(LH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle & Sport

Trik Sehat Minum Kopi

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Minum kopi terbukti bermanfaat bagi kesehatannya. Pasalnya kopi mengandung nutrisi baik seperti antioksidan. Hal ini pun diamini seorang ahli diet dari Amerika Serikat Adina Pearson, RD. Ia juga menyebutkan bahwa kopi menyehatkan dan mampu menekan nafsu makan.

Sayangnya, jika dikonsumsi terlalu banyak dengan tambahan gula berlebihan, tentu saja manfaatnya bisa berkurang. Maka dari itu, agar bisa merasakan manfaat baik dari kopi, terapkan cara sehat minum kopi. Berikut ini caranya.

1. Membuat kopi di rumah
Saat membeli kopi di kafe, tak ada konsumen yang bisa memastikan bahwa peralatan yang digunakan untuk menyajikan kopi benar-benar higienis. Maka dari itu, disarankan untuk membuat kopi di rumah dan membawanya dengan tumbler. Meski rasanya tak seenak yang dibuat oleh barista, setidaknya Anda bisa menghemat uang dan mendukung kesehatan tubuh.

Baca juga : Kiat Kembalikan Konsentrasi Akibat Kurang Tidur

2. Mengurangi gula tambahan
Sebaiknya kurangi penggunaan tambahan ini. Namun, jika benar-benar tak bisa mentolerir rasa asli kopi, disarankan untuk mengganti gula dengan pemanis alami, seperti madu, gula kelapa, atau stevia. Kendati mengandung kalori, setidaknya pemanis alami tak memicu lonjakan kadar gula darah.

3. Bubuhkan kayu manis
Cara sehat lainnya yaitu dengan menaburkan menaburkan bubuk kayu manis di kopi. Selain memperkaya cita rasa, bubuk kayu manis juga bermanfaat bagi kesehatan, misalnya mengurangi risiko naiknya gula darah.

4. Selalu gunakan penyaring kertas
Kopi mengandung cafestol, yaitu senyawa yang membuat kadar kolesterol dalam darah menjadi tinggi. Namun, zat ini bisa dikurangi dengan menggunakan penyaring kopi berbahan kertas ketika membuat kopi.

Menurut penelitian, penggunaan penyaring kertas saat menyeduh kopi mengurangi senyawa cafestol di dalamnya.

5. Tak minum kopi di atas jam 2 siang
Minum kopi pada siang hari, terutama di atas jam 2 siang akan membuat jam tidur malam Anda terganggu. Hal ini sebagaimana dibuktikan oleh penelitian dari Journal of Clinical Sleep Medicine. Lebih jauh, minum kopi 6 jam sebelum waktu tidur bisa mengurangi durasi tidur.

Untuk mengakalinya, Anda bisa mengganti kopi dengan teh yang mengandung kafein lebih sedikit. Atau, Anda bisa menyesuaikan batas maksimal minum kopi di siang atau sore hari dengan jam tidur. Contohnya, jika terbiasa tidur pukul 11 malam, maka batas terakhir yaitu pukul 6 sore.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Kiat Kembalikan Konsentrasi Akibat Kurang Tidur

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Kebiasaan kurang tidur bisa membahayakan kondisi fisik dan mental seseorang. Salah satunya kesulitan berkonsentrasi saat beraktivitas di esok hari.

Hal tersebut diperkuat oleh hasil penelitian yang membuktikan bahwa kekurangan tidur membuat penurunan fungsi sel saraf dan transmisi otak. Akibatnya, seseorang menjadi susah fokus dan berkonsentrasi.

Ada ragam alasan yang membuat orang harus begadang, dari pekerjaan hingga sakadar untuk mencari hiburan di malam hari. Tentu saja alasan ini menyebabkan Anda mengantuk di esok harinya, sehingga kehilangan konsentrasi. Namun, jangan khawatir, efek kurang tidur ini bisa diatasi dengan cara berikut ini.

1. Berjemur di bawah sinar matahari
Berjemur pada pagi hari bisa membuat otak memperlambat produksi melatonin, yakni hormon yang membuat mengantuk pada malam hari.

untuk berjemur pada pukul 7-9 selama 10 menit. Selain mengembalikan konsentrasi karena kurang tidur, aktivitas ini juga bisa mengurangi stres.

Baca juga : Bahaya Tidur Siang Terlalu Lama dalam Sehari

2. Konsumsi minuman berkafein
Menurut ahli, kafein bisa meningkatkan kewaspadaan dan fokus, tetapi dalam batas yang wajar. Mengonsumsi minuman berkafein pada pagi hari setelah kurang tidur bisa mengembalikan konsentrasi. Namun, tetap ingat untuk mengonsumsi secukupnya agar mendapat manfaatnya.

Hindari mengonsumsi kafein setelah pukul 4 sore. Sebab, jika demikian, Anda akan terjaga di malam hari karena kafein.

3. Penuhi kebutuhan cairan
Jika jarang minum, jantung bisa kesulitan memompa darah yang mengalirkan oksigen dan nutrisi ke otak. Hal ini menyebabkan Anda sukit berpikir jernih. Maka dari itu, penuhi asupan cairan setiap hari.

4. Olahraga ringan
Olahraga menjadi salah satu cara mengembalikan konsentrasi karena kurang tidur. Lakukan olahraga ringan, misalnya dengan peregangan punggung atau push up di meja. Aktivitas ini bisa membantu meningkatkan kemampuan daya ingat dan konsentrasi.

5. Tidur sebentar
rasa ngantuk tak bisa ditahan, tidurlah sebentar selama 20-30 menit. Hal ini guna mengisi ulang daya tubuh dan pikiran kendati sebentar.

Usahakan untuk tidak tidur lebih dari 30 menit agar Anda tidak jadi lebih mengantuk saat terbangun.

Untuk diketahui, sejatinya cara mengembalikan konsentrasi karena kurang tidur adalah tidur berkualitas. Disarankan untuk tidur selama 7-10 jam agar kualitas tidur lebih baik.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Bakteri Mulut Bisa Berpindah ke Organ Lain dan Picu Infeksi, Cegah Risikonya dengan Cara Ini

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Miliaran bakteri hidup di mulut. Ada yang baik dan asayang menyebabkan penyakit. Jika lingkungan mulut terlalu asam, lembap, dan kotor, bakteri penyebab penyakit dapat berkembang dengan pesat.

Untuk diketahui, bakteri-bakteri dalam tubuh bisa berpindah dari satu organ ke organ lainnya. Misalnya, dari mulut ke otak. Selain itu, bisa masuk ke aliran darah sehingga bisa berpindah ke jantung, usus, dan otak.

Sebuah studi menunjukkan bahwa jumlah bakteri penyebab masalah gusi, pada otak penderita alzheimer lebih tinggi ketimbang otak orang yang sehat. Ini menunjukkan bahwa bakteri mulut bisa berpindah ke otak dan menyebabkan infeksi.

Perpindahan bakteri dari mulut ke bagian tubuh lainnya sejatinya proses alami. Kita tak bisa sepenuhnya mencegah proses ini. Namun, jumlah bakteri yang masuk ke dalam aliran darah bisa dikurangi. Caranya yaitu dengan merawat kebersihan gigi dan mulut.

Berikuti ini perawatan gigi dan mulut yang bisa meminimalisasi risiko perpindahan bakteri.

1. Rutin sikat gigi
Sikat gigi 2 kali sehari, yaitu sesudah makan dan sebelum tidur. Namun, menyikat gigi terlalu keras dan cepat. Paling tidak, lakukan selama 2 menit. Kemudian, bilas mulut dengan air bersih.

Selain itu, jaga kebersihan peralatan sikat gigi. Bilaslah sebelum menggunakan gigi dan simpanlah di tempat kering setelahnya.

2. Gunakan benang gigi
Bakteri bisa menyusup di celah-celah di gigi. Jika dibiarkan, bisa memicu penyakit gusi dan bakteri mulut memiliki kesempatan besar berpindah ke otak. Maka dari itu, Anda bisa membersihkannya dengan benang gigi.

3. Kumur setelah makan
Makanan bisa membuat mulut lebih asam. Jika sisa makanan menempel di gigi namun tidak dibersihkan, maka plak menumpuk. Bakteri kian betah, sehingga risiko infeksi dan penyebaran bakteri mulut ke otak semakin tinggi.

Nah, sebelum membersihkan gigi setelah makan, baiknya Anda menunggu 30 hingga 45 menit. Berkumurlah dengan air terlebih dahulu untuk membersihkan sisa makan. Sebab menggosok gigi tepat setelah makan membuat enamel gigi ikut terkikis.

4. Cek kesehatan gigi dengan rutin
Anda disarankan untuk cek kesehatan gigi ke dokter, setidaknya 6 bulan sekali. Terlebih jika Anda punya masalah gigi dan mulut.

(LH)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC