Hot Topic

Cegah Hotspot Jadi Titik Api, Prabowo Minta 306 Sumur Bor Dibangun di Riau

Channel9.id – Pekanbaru. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pembangunan sumur bor di 306 titik panas (hotspot) di Riau sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pembangunan diminta segera dilakukan agar potensi kebakaran dapat ditangani sebelum berkembang menjadi titik api.

Instruksi tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat penanganan karhutla di Pekanbaru, Riau, Senin (24/8/2026). Ia meminta aparat terkait tidak menunggu hingga kebakaran terjadi untuk mengambil tindakan.

“Jangan nunggu sampai jadi titik api. Segera saja di 306 titik (hotspot) langsung bikin (sumur) bor air,” ujar Prabowo.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau M. Edy Afrizal melaporkan terdapat 306 hotspot yang terdeteksi di wilayah Riau. Dari jumlah tersebut, tujuh titik telah berkembang menjadi titik api yang tersebar di empat kabupaten.

Prabowo meminta pembangunan sumur bor dilakukan di sekitar titik-titik panas tersebut dengan kedalaman sekitar 30 hingga 50 meter. Langkah itu ditujukan untuk menyediakan sumber air di lokasi yang berpotensi mengalami kebakaran.

“Ya, tolong masuk ke titik hotspot itu. Segera saja masuk ambil tindakan. Di tempat-tempat itu bisa dibikin (sumur) bor air,” kata Prabowo.

Sumur bor dinilai dapat menyediakan sumber air di wilayah rawan kebakaran, terutama pada lahan gambut yang cenderung mengering saat musim kemarau. Ketersediaan air juga dapat digunakan untuk membasahi lahan gambut sehingga mengurangi risiko api meluas.

Selain penanganan teknis, Prabowo meminta aparat mencegah pembakaran hutan dan lahan secara sengaja, termasuk yang dilakukan oleh individu, instansi maupun perusahaan.

Pemerintah daerah juga diminta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai larangan pembakaran lahan. Bagi masyarakat yang membutuhkan pembukaan lahan, pemerintah diminta menyediakan mekanisme pelaporan dan pendampingan agar kegiatan tersebut tetap dapat diawasi.

“Kasih penjelasan, edukasi ke semua unsur, di semua desa. Kasih penjelasan bahwa membakar lahan dilarang keras. Kalau mereka butuh untuk buka lahan, mereka buat laporan ke kepala desa, camat, bupati, nanti pemerintah yang akan bantu mereka,” kata Prabowo.

Prabowo juga memperingatkan korporasi yang diduga mengorganisasi petani atau masyarakat desa untuk melakukan pembakaran hutan dan lahan. Ia meminta dugaan tersebut diselidiki oleh aparat penegak hukum dan unsur intelijen.

“Siapa pun, korporasi apa pun, ada sedikit indikasi mereka ikut, menyuruh membakar-bakar, kita cabut izinnya. Seluruh izin korporasi itu, kita cabut. Saya tidak main-main,” jelas Prabowo.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17  +    =  24