Connect with us

Nasional

Dahsyat! 318 Kabupaten/Kota Serentak Lembur di Hari Libur, Puluhan Ribu KTP Direkam dan Dicetak

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Gegap gempita! Itulah sambutan Dinas Dukcapil di Tanah Air, atas seruan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk produktif di hari libur. Tidak main-main, tak kurang sebanyak 318 Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota secara serentak tetap bekerja di hari libur, yaitu Rabu-Kamis (28-29/10/2020).

Untuk apa melembur di hari libur? Tak lain untuk melakukan pelayanan jemput bola (jebol) mendatangi masyarakat untuk melakukan perekaman data KTP-el, sekaligus mencetak data print ready record (PRR) menjadi KTP elektronik dan langsung diterima masyarakat saat itu juga.

Baca juga: Keren! Kemendagri Sediakan 20 Anjungan Dukcapil Mandiri di Hari Libur

Diketahui, saat ini cakupan perekaman KTP-el mencapai 98% atau 189.676.771 jiwa dari 192 juta penduduk wajib KTP. Untuk mengejar target cakupan perekaman yang lebih tinggi, para Kadis Dukcapil berbondong-bondong menyambut seruan pimpinan mereka dengan semangat militansi oleh segenap aparatur Dukcapil.

Terbukti selama dua hari terakhir, dari 318 Disdukcapil daerah tersebut tercatat tak kurang sebanyak 10.276 warga direkam datanya hingga PRR. Tak kurang sebanyak 34.551 KTP-el dicetak serta dibagikan di tempat. Selain mengejar cakupan kepemlikan KTP-el yang lebih tinggi, pelayanan ‘jebol’ perekaman data KTP-el langsung cetak ini dihelat demi menyukseskan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

Zudan juga mencatat 20 Disdukcapil Kabupaten/Kota dengan transaksi pembuatan akta, KK, surat pindah, perekaman dan pencetakan KTP-el tertinggi.

“Masing-masing adalah Disdukcapil Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bengkalis, Tanjung Jabung Timur, Tulang Bawang, Sudin Dukcapil Kota Jakarta Barat, Disdukcapil Kota Tangerang, Serang, Lebak, Sukabumi, Tasikmalaya, Garut, Subang, Brebes, Lumajang, Banyuwangi, Kota Surabaya, Buleleng, Kutai Kertanegara, Bantaeng, dan Bone,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Tinjau Vaksinasi Pelajar, Khofifah Berharap PTM Terbatas di Jatim Segera Dimulai

Published

on

By

Tinjau Vaksinasi Pelajar, Khofifah Berharap PTM Terbatas di Jatim Segera Dimulai

Channel9.id-Mojokerto. Hari ini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama PLT Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim dr Kohar, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Dr Wahid Wahyudi, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan dan Kepala Dinas Pendidikan Amin Wachid, meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kota Mojokerto, Jawa Timur.

“Ini adalah vaksinasi serentak di 38 kabupaten dan kota yang hari ini masing-masing kabupaten/kota baru mendapatkan support untuk 1000 vaksin dari pemprov. Tapi kabupaten kota sudah melakukan vaksinasi kategori remaja dari umur 12 tahun dulu, vaksinasi pertama untuk 18 tahun ke atas kemudian vaksinasi selanjutnya umur 12 tahun hingga 17 tahun,” kata Khofifah, Rabu (4/8/21).

Baca juga: Bantu Warga Isoman, TNI AL Banyuwangi Buka Pengisian Oksigen Gratis

Khofifah berharap pembelajaran tatap muka bertahap di Jawa Timur akan mulai dilakukan, apabila seluruh pelajar sudah tuntas di suntik vaksin Covid-19. Ia juga mengimbau, untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) supaya mewujudkan herd imunity dan penyebaran Virus Covid bisa dikendalikan.

“Harapan kita adalah terutama untuk SMK. Ini butuh praktikum tidak cukup pembelajaran virtual. Oleh karena itu untuk siswa SMK bisa tuntas 2 dosis kita semua berikhtiar supaya Covid-19 terus melandai, menurun. Maka kita bisa merencanakan pembelajaran tatap muka secara bertahap,” harap Khofifah.

Khofifah menambahkan, vaksinasi untuk pelajar SMKN 1 Kota Mojokerto untuk umur 12 tahun hingga 17 tahun menggunakan Vaksin Sinovac, sementara untuk siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) dan difabel akan divaksin dengan Vaksin Sinovam bagi yang berusia 18 tahun ke atas.

“Jadi khusus SLB vaksinnya berbeda. Sinovam ini sudah mulai digunakan sejak Senin kemarin dan kita berharap untuk siswa SLB bisa segera mendapat percepatan vaksinasi. Difabel ini pakai Sinovam, maka proses pelaksanaannya tergantung pada percepatan daerah, karena jumlah siswa SLB relatif terbatas. Jadi vaksin yang dikirim ke kabupaten kota tentu berdasarkan yang telah dikoordinasikan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan,” pungkasnya.

Continue Reading

Nasional

Kasus Positif Covid-19 Tembus 3.5 Juta, 100 Ribu Lebih Meninggal

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Indonesia mencatat penambahan 35.867 kasus baru Covid-19 pada hari ini, Rabu, 4 Agustus 2021. Angka ini lebih tinggi dibanding kemarin yang mencatat penambahan sebanyak 33.900 orang. Dengan penambahan itu, total kasus Covid-19 yang ada di Tanah Air  mencapai 3.532.567.

Tak hanya kasus harian, angka kematian akibat terpapar virus corona pun naik. Tercatat sebanyak 1.747 orang pasien meninggal karena Covid-19. Sehingga totalnya menjadi 100.636.  Angka kematian ini naik dibanding kemarin yakni 1.598 orang.

Baca juga: Naik Lagi, Kasus Covid-19 Bertambah 33.900 

Adapun pasien sembuh dari virus corona mengalami penurunan. Tercatat sebanyak 34.251 pasien yang dinyatakan bebas dari Covid-19. Kabar baiknya, angka ini naik dari kemarin yang mencatat 31.324 pasien sembuh. Total pasien Corona yang dinyatakan sembuh hingga saat ini berjumlah 2.907.920 orang.

Continue Reading

Hot Topic

Heboh Peringatan Joe Biden, Hasto: Bu Mega Sudah Ingatkan Sejak 2015

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden beberapa waktu lalu memperingatkan potensi tenggelamnya Jakarta akibat perubahan iklim global. Menurut Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, peringatan sama telah dilontarkan Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri sejak 2015.

“Kemarin ketika Joe Biden prediksi Jakarta akan tenggelam tiba-tiba semua ribut. Padahal dari kronologis, Ibu Mega sejak awal sudah ingatkan hal itu,” katanya Hasto Kristiyanto, saat launching SIstem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometerologi secara virtual dari Kantor Pusat Partai di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (4/8).

Hasto menjelaskan, atas arahan Megawati, DPP PDIP sudah mengirim surat resmi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Isinya mengingatkan agar Jakarta bersiap-siap ketika ada bencana yang datang. Dan kita harus melakukan mitigasi karena kita berada di wilayah cincin api atau ring of fire Pasifik,”jelasnya.

Hasto mengingatkan, pada 2015, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP melaksanakan pelatihan bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang dikenal juga sebagai Basarnas. Saat itu, Megawati meminta agar PDIP membangun batalion khusus yang siap turun ke wilayah bencana, dan bekerja tanpa memperhatikan latar belakang pilihan politik masyarakat terdampak.

Selain itu, Megawati sampai menyampaikan persetujuan pemindahan ibukota. Alasannya, karena Jakarta tak terlihat menyiapkan perencanaan dan persiapan mitigasi bangunan dan berbagai upaya penanggulangan bencana.

Pada 2018, Megawati mengkhawatirkan wilayah DKI Jakarta yang tidak serta-merta  aman dari bencana. Apalagi letak Jakarta tak  jauh dari Selat Sunda, tempat Gunung Krakatau yang dikenal aktif. Jakarta juga punya  banyak gedung tinggi yang harus dipastikan memiliki sistem anti gempa.

Pada 2019, kembali Megawati mengingatkan bahwa Jakarta  dibayangi oleh gempa megathrust. “Inilah bukti kronologis bagaimana Ibu Mega menaruh perhatian besar. Inilah tacit knowledge kepemimpinan strategis beliau. Tak heran Unhan memberi gelar profesor kepada Ibu Mega. Karena kepemimpinan beliau visioner dan strategis,” ucap Hasto.

Menurutnya, kesadaran soal bencana dan mitigasinya harus dipersiapkan. Itulah salah satu alasan mengapa partainya menggelar launching sistem peringatan dini ini.

“Kami ucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung pelatihan mitigasi berjalan dengan baik. Akan diresmikan Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi,” kata Hasto.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, pihaknya mendukung peringatan dari Megawati agar budaya kesiapsiagaan menghadapi bencana segera dibangun. Sebab selain berada di wilayah ring of fire, Indonesia juga berada di wilayah tumbukan lempeng tektonik.

Baca juga: Cina dan AS Mengadakan Pembicaraan soal Iklim 

Itu sebabnya pulau-pulau di Indonesia berbentuk unik. Misalnya Pulau Sulawesi yang bentuknya seperti huruf K. Ini disebabkan oleh wilayah Indonesia yang berada di wilayah tumbukan lempeng tiga arah.

Sejak SD, anak Indonesia diajari bahwa negara berada diantara dua samudra dan dua benua. Hal ini ternyata menjadi penyebab fenomena iklim dan cuaca Indonesia yang berbeda dengan daratan Amerika, Eropa, dan Australia. Akibatnya, cuaca di Indonesia cepat berubah, dinamis, sehingga terdampak perubahan iklim global.

Ada pulau yang rentan terkena perubahan muka air laut. Dan karena wilayah maritim, suhu muka air laut kita mudah mengalami pemanasan. Hari ini, suhu muka air laut Indonesia lebih hangat dari normal.

“Inilah berdampak seperti prediksi BMKG, kemarau kali ini akan relatif lebih basah dari normalnya. Maka ada sebagian wilayah di Nusa Tenggara kekeringan, di wilayah utara ada banjir longsor, dan ada wilayah alami gempa bumi,” kata Dwikorita.

Selain itu, sambungnya, selain terjadi peningkatan aktivitas kegempaan, kejadian cuaca ekstrem semakin tinggi, intensitas, dan frekuensinya semakin tinggi.

“Ujungnya, terjadi kerentanan resiko di wilayah kita jadi meningkat.  Makanya kita mendukung dibangun sistem peringatan dini ini,” tandas Dwikorita.

Continue Reading

HOT TOPIC