Channel9.id-Aceh Tamiang. Progres pembersihan kantor-kantor pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang terus berjalan. Hingga Rabu (7/1/2026), pembersihan telah mencapai sekitar 30 persen sebagai bagian dari upaya pemulihan aktivitas pemerintahan pascabencana.
Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Tim Pemulihan Aceh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Ulung Sampurna Jaya mengatakan, proses pemulihan melibatkan ribuan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendagri yang dikerahkan secara bertahap sejak akhir pekan lalu.
Praja IPDN diberangkatkan dalam dua gelombang pada 3 dan 4 Januari 2026. Kegiatan pemulihan aktif dimulai sejak Senin (5/1/2026) dengan menetapkan 27 target operasi di berbagai kantor pemerintahan.
“27 target operasi dan seluruhnya sudah dikerjakan,” ujar Ulung di Kompleks Perkantoran Kabupaten Aceh Tamiang.
Ia menjelaskan, capaian tersebut ditopang oleh selesainya sebagian besar pekerjaan manual yang dilakukan praja IPDN. Sementara pekerjaan lanjutan di area luar ruangan, terutama pengangkutan lumpur, akan dilanjutkan dengan dukungan alat berat.
Sejumlah kantor pemerintahan bahkan telah dinyatakan rampung dibersihkan dan siap memasuki tahap pemulihan berikutnya. “Bappeda dan Dinas Kesehatan dinyatakan hari ini clear, dan dilanjutkan dengan kantor-kantor dinas lainnya,” kata Ulung.
Dalam pelaksanaannya, setiap titik operasi melibatkan rata-rata dua pleton praja IPDN, disesuaikan dengan luas dan tingkat kerusakan lokasi. IPDN juga menyiagakan praja tambahan untuk memperkuat titik-titik yang membutuhkan personel lebih banyak.
“Apabila daerah itu membutuhkan praja yang lebih besar, maka itu akan ditambah,” ujarnya.
Ulung menambahkan, seluruh kegiatan di lapangan dilakukan dengan pendampingan Kasat Dharma dan pengawasan Kasat Wira untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Dengan dukungan alat berat dan kondisi cuaca yang mendukung, ia optimistis seluruh target pemulihan dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
“Apabila alat berat lengkap dan cuaca mendukung, insyaallah dalam waktu 10 hari bisa diselesaikan. Saya optimistis melihat progres yang ada,” tandasnya.
Baca juga: Ribuan Praja IPDN Turun ke Aceh Tamiang, Bersihkan Kantor Pemerintahan





