Hot Topic

Dua Guru Tewas, PGRI Kutuk Keras Tindakan Kriminal KKB

Channel9.id – Jakarta. Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi mengutuk keras penembakan yang menyebabkan tewasnya dua guru di Julukoma, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua. Keduanya ditembak karena dituduh mata-mata oleh kelompok separatis bersenjata (KKB).

Kedua guru yang ditembak yakni seorang guru sekolah dasar bernama Oktovianus Rayo dan seorang guru SMP bernama Yonatan Randen.

“Untuk kesekian kalinya, beberapa guru di daerah konflik kembali menjadi korban kekerasan oleh kelompok kriminal bersenjata,” kata Unifah dalam keterangan resmi, Minggu 11 April 2021.

Tidak hanya itu, PGRI juga sangat menyesalkan terjadinya pembakaran terhadap 3 gedung sekolah (SD Jambul, SMPN 1, dan SMAN 1 Beoga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua) dan rumah guru pada Kamis 8 April 2021.

Unifah menyampaikan, guru adalah penyuluh peradaban bangsa yang mengabdikan diri untuk mencerdaskan generasi bangsa sehingga harus dilindungi dalam menjalankan tugasnya.

PGRI meminta negara hadir melalui pemerintah, pemerintah daerah, aparat pertahanan dan keamanan, tokoh masyarakat (adat) untuk dapat memberikan perlindungan terhadap keselamatan para guru yang bertugas di pedalaman yang saat ini tersulut konflik agar mereka mendapatkan jaminan keselamatan diri, dan keluarganya.

Apabila guru tersebut merasakan ketidakpastian akan jaminan keselamatan dalam menjalankan tugasnya, maka mohon bantuan Pemerintah dan pemerintah daerah dapat memfasilitasi mereka agar mendapatkan tempat tugas yang aman dan terlindungi.

“Semoga Tuhan melindungi kaum guru dan seluruh masyarakat yang berada di daerah konflik. Semoga mereka yang meninggal mendapat tempat yang tinggi di sisi-Nya dan keluarganya diberikan kesabaran,” ujarnya.

HY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

50  +    =  56