Connect with us

Hot Topic

Dua Polisi Diduga Jual Senpi ke KKB, DPR: Pecat dan Pidanakan!

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengecam tindakan dua oknum anggota polisi yang berasal dari Polres Ambon dan Polres Pulau Lease yang diduga menjual senjata api (senpi) kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.

Azis meminta kasus ini diusut tuntas. Pun meminta kedua polisi itu diberikan sanksi yang tegas berupa pemecatan dan pidana jika terbukti menjual senjata ke KKB.

“Kami minta agar kasus ini di usut tuntas serta mengungkap semua pihak-pihak yang terlibat, tanpa terkecuali. Ini adalah masalah keamanan negara, dan jika terbukti maka dua anggota Polri tersebut harus dipecat dan dipidanakan,” kata Azis dalam keterangan tertulis, Selasa 23 Februari 2021.

Menurut Azis, langkah itu supaya dapat memberikan efek jera serta pembelajaran bagi aparat Kepolisian lainnya.

Selain itu, dia meminta Divisi Propam Polri dapat mengungkap siapa pemasok utama senjata dan amunisi yang dijual kepada KKB tersebut.

Dia menilai, penjualan senjata kepada KKB sudah dilakukan sejak lama dan juga terorganisir. Hal itu adalah tindakan pelanggaran hukum yang tidak dapat dibenarkan.

Azis menambahkan, tindakan menjual senpi beserta amunisi menodai keinginan pemerintah Indonesia yang sedang berupaya menyelesaikan berbagai persoala di Papua.

“Jangan sampai dugaan tindakan menjual senjata api dan amunisi tersebut memperkeruh suasana keamanan serta ketertiban di Bumi Cenderawasih,” katanya.

Sebelumnya, Polda Maluku menangkap sejumlah orang yang diduga menjual senpi kepada KKB. Dua di antara para pelaku diduga oknum anggota polisi.

Berdasarkan informasi, penangkapan dua anggota polisi itu berangkat dari seorang warga Bentuni yang diamankan petugas lantaran membawa senjata api berikut amunisinya pada Rabu 10 Februari 2021 lalu.

Dari hasil pemeriksaan, warga tersebut mengaku mendapatkan senjata dan amunisi itu dari polisi yang bertugas di Polresta Pulau Ambon. Kapolda Maluku Irjen Refdi Andri kemudian menginstruksikan Kapolresta Pulau Ambon untuk berkoordinasi dengan Polda Papua Barat dan Polres Bentuni.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes M Roem Ohoirat menyatakan, pihaknya saat ini masih melakukan koordinasi dengan Polda Papua Barat serta Polres Bintuni terkait penangkapan seorang tersangka yang membawa senpi dan amunisi dari Kota Ambon.

“Dari hasil pengembangan pemeriksaan terhadap pelaku yang ditahan di Polres Bintuni, mengaku kalau senpi dan amunisi tersebut dibeli dari Ambon,” kata Roem, Senin 22 Februari 2021.

Kemudian, polisi menangkap sejumlah oknum dari proses pengembangan. Namun, dia tidak merinci berapa oknum yang telah ditahan dan status mereka belum disebutkan.

Dia menegaskan, kasus dugaan penjualan senpi serta amunisi dari Ambon ini masih dalam proses penyelidikan sehingga belum dapat memberikan penjelasan lebih rinci.

“Misalnya jenis senjata api dan kaliber amunisinya, dijual oleh siapa saja dan modus operandinya untuk apa,” katanya.

HY

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Vaksin Jadi Rebutan Dunia, Menkes: Masyarakat Harap Bersabar

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat yang ingin divaksin untuk bersabar. Sebab, prosesnya dilakukan secara bertahap. Di satu sisi, vaksin juga masih menjadi rebutan dunia internasional hingga saat ini.

“Vaksin ini menjadi rebutan di seluruh dunia. Banyak negara belum bisa mendapatkan vaksinnya. Dari total 7,8 miliar populasi manusia di bumi, sebanyak 70 persennya atau sekitar 5,5 miliar jiwa butuh 11 miliar vaksin agar mendapatkan herd immunity, maka proses vaksinasi bertahap dan butuh waktu,” kata Budi Sadikin, Rabu 3 Maret 2021.

Dia menilai, persaingan dalam mendapat vaksin Covid-19 tidak mudah. Sebab, seluruh negara sama-sama tengah membutuhkannya untuk keluar dari krisis.

Menurut Budi, Indonesia tergolong beruntung karena telah mendapatkan vaksin dan proses vaksinasi masih terus berjalan. Sementara beberapa negara di Asia lainnya baru memulai vaksinasi beberapa hari lalu.

“Beberapa negara maju baru mulai vaksinasi, jadi Indonesia ini bersyukur kita bisa dapat, karena (vaksin) masih menjadi rebutan di seluruh dunia,” katanya.

Pemerintah juga akan terus mengebut vaksinasi supaya Herd Immunity bisa tercapai dan diharapkan sampai Juni tahun ini bisa menyentuh angka 20 persen.

Untuk mencapai Herd Immunity harus ada 70 persen masyarakat usia 18 tahun ke atas yang divaksin. Dia menargetkan sebanyak 181 juta penduduk Indonesia bisa mendapatkan vaksin.

“Memang bertahap ini vaksinasinya, jadi bapak dan ibu mohon bersabar, sampai Juni mungkin 20 persen penduduk yang bisa divaksin, kita berusaha mendapatkan vaksin sebanyak-banyaknya, sisanya pada Juli Insya Allah bisa sebagian rakyat divaksin,” katanya.

HY

Continue Reading

Hot Topic

Markas Besar TNI Siapkan 10 Ribu Vaksinator

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Markas Besar (Mabes) TNI menyiapkan sebanyak 10 ribu vaksinator Covid-19 demi tercapainya percepatan vaksinasi Covid-19 untuk seluruh masyarakat Indonesia. Hal tersebut juga menjadi bentuk koordinasi dan kerja sama pihak terkait terutama untuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono menyampaikan, program sertifikasi vaksinator prajurit TNI dilakukan mulai 2 Maret hingga 4 Maret 2021.

“Tanggal 2 sampai 4 Maret ini, maka genap 10 ribu akan tersertifikasi vaksinator di jajaran TNI, baik AD, AL, AU,” kata Tugas di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/2).

Teguh menegaskan, pihaknya siap membantu Kemenkes dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19. Persiapan pun telah dilakukan dan tinggal menunggu koordinasi selanjutnya.

“Ini vaksinator ini betul-betul kita akan gerakkan untuk melaksanakan percepatan vaksinasi yang sudah diprogramkan oleh pemerintah dalam hal ini kebijakan Kemenkes,” jelas dia.

Dia mengatakan, sejauh ini ditargetkan ada 1 juta penduduk Indonesia yang akan menerima vaksin Covid-19.
Diharapkan dalam kurun waktu satu tahun, vaksinasi Covid-19 dapat selesai secara keseluruhan.

“Dan ini sangat penting untuk terciptanya konsep komunal imunitas atau herd imunity, di mana minimal 70 persen dari masyarakat Indonesia tervaksinasi Covid-19. Sehingga ini suatu upaya untuk mempercepat penyelesaian pandemi ini. Kita harapkan dengan vaksinasi ini pandemi akan segera berakhir,” tutur Teguh.

IG

Continue Reading

Hot Topic

Situasi Intan Jaya Kondusif, Aktivitas Warga Sudah Normal

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Satgas Nemangkawi meninjau kondisi keamanan di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Dari peninjauan itu, situasi di daerah tersebut terpantau kondusif dan warga sudah beraktivitas normal.

Kasubsatgas Mutimedia Ops Nemangkawi AKBP Arief Fajar Satria menyatakan, aktivitas masyarakat sudah kembali normal dan perekonomian berjalan lancar.

“Kita berada tengah Kota Intan Jaya, aktivitas pasar disini sudah normal dan masyarakat sedang melakukan pekerjaan masing-masing, hidup damai berdampingan,” kata AKBP Arief di Kabupaten Intan Jaya, Papua, Rabu 3 Maret 2021.

Tidak hanya itu, jajaran petugas gabungan dari pemerintah daerah (pemda) dan TNI-Polri juga memberikan penyuluhan kepada warga supaya mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Jadi masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan di setiap aktivitasnya,” ujarnya.

Sebelumnya daerah tersebut tidak kondusif karena gangguan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB). Sejumlah warga mengungsi ke gereja dan pastoran.

HY

Continue Reading

HOT TOPIC