Ekstensi Ini Bantu Tampilkan Jumlah Dislike Video di YouTube
Techno

Ekstensi Ini Bantu Tampilkan Jumlah Dislike Video di YouTube

Channel9.id-Jakarta. YouTube memang sudah tak lagi menampilkan jumlah dislike video. Bagi orang yang membutuhkan fitur ini, tentunya perubahan tersebut jadi masalah. Namun, tak perlu khawatir, kini ada cara baru yang bisa mengembalikan tampilan jumlah dislike—setidaknya untuk saat ini.

Baru-baru ini, sekelompok developer membuat ekstensi browser open-source yaitu “Return YouTube Dislike” yang akan menampilkan kembali jumlah dislike di YouTube. Menurut 9to5Mac, ekstensi ini memperoleh data dari API YouTube sendiri, yang masih menunjukkan dislike saat digunakan untuk data publik, dan mengembalikan tata letak lama sebelum YouTube memutuskan untuk menyembunyikan jumlah dislike pada bulan lalu untuk mengatasi masalah pelecehan.

Menariknya, dilansir dari Gizmodo, ekstensi tersebut menunjukkan jumlah pasti dislike—bukan hanya perkiraan, yang sebelumnya ditawarkan oleh YouTube.

Ekstensi ini tersedia di Chrome, dan telah diunduh oleh lebih dari 200.000 pengguna dan mendapat lebih dari 3.800 ulasan positif secara keseluruhan. Ekstensi ini juga bisa diinstal di Firefox, Edge, Opera, dan Brave. Untuk pengguna iOS, pengembang juga punya versi khususnya namun sudah di-jailbreak dan menyarankan siapa pun yang tertarik untuk menyadari risikonya.

Pengembang mengakui bahwa Return YouTube Dislike tidaklah sempurna. Jumlah dislike diperbarui setiap 2-3 hari, yang menurut mereka tidaklah ideal. Mereka juga masih berupaya menyempurnakannya.

Ekstensi itu gratis, namun pengembang masih bisa menerima sumbangan di Patreon dan platform pembayaran Rusia YooMoney.

Telah disinggung sebelumnya, ekstensi itu hanya sementara mengembalikan jumlah dislike YouTube. Di halaman Github mereka, pengembang mencatat bahwa YouTube akan menghapus bidang “dislike” dari API-nya pada 13 Desember. Ini artinya jumlah dislike tak akan bisa diakses melalui API setelah tanggal tersebut. “Ini akan menghapus kemampuan untuk menilai kualitas konten sebelum menonton,” ujar pengembang.

Untuk diketahui, ekstensi itu mendapat informasi dari kombinasi data API YouTube dan data yang dihapus. Pengembang mengklaim bahwa mereka menyimpan semua data yang ada ke database mereka, sehingga mereka bisa memastikannya akan tersedia ketika YouTube mematikan jumlah dislike di API-nya. Selain itu, mereka juga mengaku punya rencana baru untuk mengantisipasi ketika YouTube menghapus bidang “dislike.” Namun, belum jelas apakah rencana itu akan berhasil.

“Dengan penghapusan statistik dislike dari API YouTube, backend kami akan beralih menggunakan kombinasi statistik dislike yang sudah dihapus, perkiraan analisis dari data pengguna ekstensi, dan perkiraan berdasarkan rasio tampilan like,” tulis pengembang di Github.

(LH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  15  =  21