Channel9.id-Jakarta. Film Indonesia adaptasi film luar negeri semakin banyak diproduksi dan siap tayang. Kali ini, film ‘Descendants of The Sun’ arahan sutradara Hanung Bramantyo siap ditayangkan di bioskop Indonesia pada tahun 2027.
“Saya mengumumkan film ini akan segera tayang pada 2027 di bioskop Indonesia, dengan jajaran pemeran berbakat yang dimiliki industri perfilman Indonesia,” kata Hanung sebagaimana dikutip dalam siaran pers rumah produksi di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Film ‘Descendants of The Sun’ diadaptasi dari serial drama Korea Selatan populer berjudul sama yang dirilis tahun 2016 dengan pemeran utama Song Joong-ki, Song Hye-kyo, Jin Goo, dan Kim Ji-won.
Versi aslinya mempertemukan Song Hye Kyo sebagai Kang Mo Yeon dengan Song Joong Ki sebagai Yoo Shi Jin. Kisah cinta keduanya berkembang di tengah perbedaan profesi, konflik, hingga situasi yang mempertaruhkan keselamatan.
Lantas, seperti apa spoiler alur Descendants of the Sun versi Indonesia? spoiler Alur Cerita Descendants of the Sun Jika mengikuti garis besar cerita versi aslinya, Descendants of the Sun mengisahkan pertemuan Kang Mo Yeon, seorang dokter, dengan Yoo Shi Jin, anggota pasukan khusus.
Keduanya berasal dari dunia yang berbeda. Mo Yeon terbiasa berhadapan dengan pasien dan berpegang pada prinsip untuk menyelamatkan nyawa. Sementara Shi Jin merupakan seorang tentara yang harus menjalankan berbagai misi berbahaya demi tugasnya. Pertemuan keduanya kemudian berkembang menjadi hubungan romantis. Namun, perbedaan pekerjaan dan prinsip membuat hubungan mereka tidak berjalan mulus.
Salah satu persoalan utama dalam hubungan mereka adalah bagaimana keduanya memandang kehidupan dan pekerjaan. Sebagai dokter, Mo Yeon berusaha menyelamatkan siapa pun yang membutuhkan pertolongan.
Di sisi lain, Kapten Yoo harus menghadapi situasi yang terkadang memaksanya mengambil keputusan sulit dalam menjalankan tugas militer. Hubungan keduanya bahkan sempat berakhir sebelum mereka kembali dipertemukan dalam sebuah misi.
Dokter Kang Mo Yeon kemudian mendapat tugas sebagai bagian dari tim medis yang dikirim ke wilayah konflik. Di tempat tersebut, ia kembali bertemu dengan Kapten Yoo Shi Jin. Pertemuan itu membuat perasaan yang sebelumnya sempat terpendam kembali muncul. Namun, situasi yang mereka hadapi tidak sederhana. Keduanya harus menjalani hubungan di tengah kondisi yang penuh risiko. Bencana, konflik, ancaman keselamatan dan tuntutan pekerjaan menjadi bagian dari perjalanan mereka.
Di sinilah kisah cinta Dokter Kang Mo Yeon dan Kapten Yoo Shi Jin tidak hanya berbicara mengenai hubungan romantis, tetapi juga pilihan antara pekerjaan, prinsip, dan orang yang mereka cintai.
Apa yang berbeda dari versi Indonesia? Meski membawa judul dan karakter utama yang sama, versi Indonesia tentu memiliki tantangan tersendiri.
Film garapan Hanung Bramantyo ini akan membawa cerita Descendants of the Sun ke dalam konteks Indonesia.
Hal tersebut menjadi menarik karena versi Korea memiliki latar militer dan konflik yang sangat kuat. Adaptasi Indonesia pun membuat penonton penasaran bagaimana latar, karakter, serta konflik dalam cerita tersebut akan diterjemahkan ke dalam kondisi Indonesia. Selain itu, formatnya juga berbeda.
Descendants of the Sun versi Korea hadir sebagai serial dengan banyak episode, sedangkan versi Indonesia dikembangkan sebagai film layar lebar. Artinya, cerita yang sebelumnya berkembang secara panjang harus dirangkum dalam durasi film.
Sejumlah konflik utama kemungkinan perlu dipadatkan agar perjalanan hubungan Kang Mo Yeon dan Yoo Shi Jin tetap memiliki ruang untuk berkembang.
Hanung, yang sudah dua kali meraih penghargaan untuk sutradara terbaik dalam Festival Film Indonesia, mengadaptasi cerita serial drama tersebut agar lebih relevan dengan penonton di Indonesia.
Aktor Reza Rahadian dan aktris Dian Sastrowardoyo dipilih sebagai pemeran utama film ‘Descendants of the Sun’, yang akan menampilkan romansa pasangan beda profesi dan idealisme.
Dian menyebut ‘Descendants of the Sun’ sebagai film pertama yang mempertemukan dia dengan Reza dalam kisah asmara.
“Saya dan Reza tentu saja sudah lama berkarier di perfilman, dan sudah sejak lama kami saling mengenal. Tapi ternyata baru di proyek inilah kami benar-benar dipersatukan dalam sebuah project, sebagai co-actor, dan akan terlibat love interest, sangat excited,” katanya.
Reza, yang sebelumnya bekerja bersama Hanung dalam penggarapan film ‘Perempuan Berkalung Sorban’ (2009), senang sekali kini bisa kembali berkolaborasi dengan sang sutradara.
“Mas Hanung bagi saya sudah seperti Kakak. Kami bekerja bersama sejak lama, sejak film ‘Perempuan Berkalung Sorban’. Bahkan dari video klip, kami sudah bekerja sama,” ungkapnya mantap.
“Jadi ini bukan sekadar reuni, karena hampir setiap tahun mungkin pasti kami ada produksi bersama. Saya tidak bisa menolak untuk Mas Hanung,” pungkas Reza Rahadian.
Kontributor: Akhmad Sekhu




